Connect with us

Ekbis

Sandiaga: 34 Juta Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perlu Diselamatkan

Published

on

Magetan, Tradisi mudik libur hari Raya Idul Fitri tahun ini resmi di larang oleh Pemerintah Pusat, Kebijakan ini di ambil untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona dan memaksimalkan vaksinasi yang telah berlangsung di semua wilayah RI. Namun sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Magetan mengaku khawatir terhadap larangan mudik lebaran oleh pemerintah tahun 2021 ini. Larangan mudik jelas akan berdampak kepada tingkat kunjungan wisatawan. Pasalnya, libur lebaran menjadi momen panen kunjungan dan pendapatan. Hal ini diakui oleh Honggo Utomo, pengelola wisata Mojosemi Forest Park. Meski khawatir, pihaknya tetap optimis membidik wisatawan lokal nonpemudik. “Larangan mudik jelas akan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan, namun kami akan bidik wisatawan lokal,” kata Pengelola Mojosemi Forest Park, Honggo Kusumo, Senin (5/4/21). Menurutnya, dia bisa mengandalkan wisatawan lokal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pihaknya pun yakin dengan wahana yang dimiliki Mojosemi Forest Park tetap akan menarik wisatawan. “Dengan wahana yang kami miliki, saya yakin tingkat penurunanya tidak signifikan,” papar Honggo. Wahana andalan Mojosemi Forest Park, seperti dino show dan dino park menjadi tujuan wisata ke Magetan paling favorit dan paling populer saat ini. Setiap hari tak kurang dari 1000 wisatawan datang untuk menikmati dino show dan dino park. “Belum lagi pada libur panjang bisa mencapai 2000 pengunjung,” ujarnya. Pihaknya pun sangat optimis segmen wisatawan lokal masih terbuka lebar. Selain itu, karena pandemi pihak pengelola tidak menarget lebih mesti kapasitas mencapai 4000 pengunjung. “Pandemi, target kami 2000 pengunjung per hari, itu 50% dari kapasitas,” Untuk berwisata ke Mojosemi Forest Park pengelola tidak akan menaikkan tiket. Tiket masuk untuk anak yaitu 20ribu sedang dewasa 25ribu untuk wahana dino show dan dino park 10ribu. “Yang baru di mojosemi kita siapkan food street, pertengahan ramadan sudah bisa dinikmati berbagai menu masakan asia, semoga kondisi makin membaik, pariwisata dapat kembali berjalan normal,” tutupnya.

Channel9.id-Bandung. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sebanyak 34 juta pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu diselamatkan agar bisa bertahan dengan adanya pembatasan sosial. “Jangan sampai sentra pariwisata dan ekonomi kreatif mengibarkan ‘bendera putih’,” ujarnya dalam acara pembukaan vaksinasi di Sekolah Staf dan Komando TNI AU, Lembang, Jumat, 23 Juli 2021.

Menurut Sandiaga, Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang mendapat tekanan berat atas adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dia meminta kepada masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif, agar bisa datang ke sejumlah sentra vaksinasi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Jawa Barat Lusi Lesminingwati mengatakan di Jawa Barat sendiri ada sebanyak 75.000  pelaku pariwisata. Dia tak menampik bahwa tingkat vaksinasi di Jawa Barat masih rendah, yakni baru sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan total sasaran vaksinasi di Jawa Barat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Finish di Zona Hijau, IHSG Menguat 0,56%

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indeks harga saham gabungan (IHSG) meneruskan tren positifnya. Indeks ditutup naik 0,56% atau 34.45 poin ke 6.142,71 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis, 23 September 2021. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.117,57-6.148,15.

Tercatat lima sektor menjadi pendorong penguatan indeks. Kenaikan tertinggi yakni sektor energi yang melonjak  2,19%. Selanjutnya berturut-turut sektor teknologi melambun 1,77%, sektor keuangan menanjak 1,28%, sektor barang konsumsi non primer naik 1,12%, dan sektor barang konsumsi primer menguat 0,25%.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 0,78% 

Di sisi lain enam indeks sektoral yang berakhir di zona merah. Sektor transportasi dan logistik melorot 1,96%, sektor perindustrian melemah 1,33%, dan sektor infrastruktur turun 0,77%. Selanjutnya, sektor kesehatan tergerus 0,57%, sektor properti dan real estat melorot 0,47% dan sektor barang baku turun 0,34%.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diborong investor asing sebesar Rp759,2 miliar, atau terbanyak hingga penutupan. Menyusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy sebesar Rp170,6 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) senilai Rp146,6 miliar.

Investor asing melego beberapa saham unggulan seperti  saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan net sell sebanyak Rp66,8 miliar, dan saham PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) senilai Rp42,6 miliar.

 

Continue Reading

Ekbis

Diskon Pajak Kendaraan Dorong Utilisasi Otomotif

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo mengatakan diskon pajak atau pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen diharapkan mampu mendongkrak utilisasi industri otomotif nasional. “Dengan efek berganda tinggi sebaiknya kebijakan PPnBM DTP ini diperpanjang,” ujarnya, Kamis, 23 September 2021.

Dody mengatakan, program relaksasi PPnBM DTP kendaraan bermotor berhasil meningkatkan penjualan mobil. Penjualan ditunjang masih tingginya daya beli masyarakat dan peningkatan utilisasi industri otomotif dan sektor terkait lainnya.

Dampak ekonomi program tersebut terbukti berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan volume penjualan kendaraan bermotor, penciptaan output atau PDB. Selain itu juga mendorong penciptaan lapangan kerja, pendapatan rumah tangga, dan pendapatan negara. “Kebijakan ini telah menjadi game changer di tengah pandemi yang dihadapi Indonesia saat ini,” ujar Dody.

Penjualan mobil yang masuk dalam skema program relaksasi pada periode pertama yakni sebelum pandemi mencapai 126.681 unit mobil. Pada Maret 2019, penjualan mobil sekitar 46.544 unit dan terus menurun pada bulan April dan Mei menjadi 40.000 unit dan 40.137 unit.

Penjualan kendaraan merosot pada awal pandemi menjadi 44.844 unit. Penurunan paling tajam terjadi pada April dan Mei 2020 masing-masing sebanyak 9.426 dan 6.907 unit.

Setelah pemberlakuan program relaksasi PPnBM DTP mulai Maret 2021 penjualan meningkat menjadi 99.370 unit. Lonjakan penjualan tertinggi terjadi pada Maret lalu dengan volume penjualan mencapai sekitar 40.833 unit.

Continue Reading

Ekbis

Januari-Agustus 2021, Ekonomi Tumbuh 3,1 Persen

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 3,1 persen selama Januari hingga Agustus 2021. “Kami masih berharap pertumbuhan ekonomi triwulan III 2021 bisa cukup baik meski ada hantaman varian Delta, sehingga jika momentumnya terjaga di triwulan keempat akan meningkat,” ujarnya, 23 September 2021.

Dengan demikian, lanjut dia, ekonomi secara keseluruhan tahun 2021 diperkirakan bisa mencapai 3,7 persen hingga 4,5 persen. Selain itu, realisasi indikator makro lainnya yaitu inflasi yang telah mencapai 0,84 persen sejak Januari hingga Agustus 2021, atau tumbuh 1,59 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sri Mulyani mengatakan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.252 per dolar AS di akhir Agustus 2021. Sedikit melemah menjadi Rp14.332 pada 15 September 2021. “Kondisi rupiah ini relatif lebih kuat dari asumsi di Rp14.600,” ujarnya.

Kemudian, Sri Mulyani melanjutkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun mencapai 6,38 persen pada Agustus 2021 dan mencapai 5,99 persen pada lelang terakhir per 14 September 2021. Dari sisi komoditas, harga minyak mentah Indonesia mencapai US$ 67,8 per barel pada Juli dan sedikit menurun menjadi US$ 64,35 per barel pada Agustus lalu.

Lalu lifting minyak mencapai 661 ribu barel per hari, sedangkan lifting gas tercatat 1,005 juta barel setara minyak per hari di Agustus 2021.

Continue Reading

HOT TOPIC