Shenyliega Rilis Single Tak Semua Harus Sempurna tentang Penerimaan Diri
Lifestyle & Sport

Shenyliega Rilis Single Tak Semua Harus Sempurna tentang Penerimaan Diri

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan penyanyi dan penulis lagu yang punya ciri khas tersendiri yang memberi warna pada industri musik Tanah Air. Demikian dengan penyanyi dan penulis lagu Shenyliega kembali hadir meramaikan industri musik Tanah Air melalui karya terbarunya yang berjudul ‘Tak Semua Harus Sempurna’. Sebuah lagu yang resmi dirilis di seluruh platform musik digital di bawah naungan label Indomusik Records.

Setelah sebelumnya memperkenalkan diri lewat single debut ‘Melangkah’ dan berkolaborasi bersama Imanine dalam lagu ‘Maumu Apa’, Shenyliega kini membawa karya yang paling personal.

Lagu ini dikemas dengan nuansa musim panas yang hangat di luar, namun menyimpan perjalanan batin yang mendalam di dalamnya.

‘Tak Semua Harus Sempurna’ lahir dari perasaan yang sangat akrab dengan kehidupan generasi masa kini di era media sosial, yaitu rasa iri yang perlahan berubah menjadi kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Shenyliega menuturkan langsung latar belakang emosional di balik terciptanya lagu ini.

“Buatku, ‘Tak Semua Harus Sempurna’ berangkat dari perasaan yang mungkin pernah dirasakan banyak orang: rasa iri. Sekarang kita hidup berdampingan dengan media sosial. Setiap hari kita melihat orang-orang membagikan pencapaian, kebahagiaan, atau kehidupan yang terlihat begitu berjalan mulus. Tanpa sadar, kita mulai membandingkan hidup kita dengan mereka. Mulai bertanya-tanya, ‘Kenapa mereka sudah sejauh itu, sementara aku rasanya masih di tempat yang sama?'” ujar Shenyliega.

Lagu ini juga menyimpan dimensi yang lebih personal bagi sang penyanyi. Shenyliega mengungkapkan bahwa tahun 2021 merupakan salah satu titik terendah dalam hidupnya. Melalui lagu ini, ia merasa seperti sedang berbicara dan menguatkan dirinya di masa lalu.

“Seandainya aku bisa kembali, mungkin aku hanya ingin mengatakan, ‘Nggak apa-apa. Kamu nggak ketinggalan. Kamu cuma sedang berjalan di waktumu sendiri,'” tambahnya.

Kesadaran tersebut datang dari momen sederhana saat ia duduk sendirian di pantai sambil melihat matahari terbenam di tengah suasana musim panas yang hangat. Dari ketenangan itulah, Shenyliega mulai menerima bahwa hidup tidak perlu selalu sempurna untuk tetap terasa indah.

Secara struktural, lirik lagu ini bergerak dinamis dari kebingungan dan rasa kehilangan arah di bait pertama (verse), menuju penerimaan yang perlahan datang di bagian tengah, hingga akhirnya menemukan ketenangan di bagian akhir (outro) yang jujur: “Aku kan baik saja / aku kan baik saja / aku tahu jalan pulang”.

Menariknya, Shenyliega juga menyelipkan potongan percakapan yang sangat manusiawi dan dekat dengan keseharian generasi muda saat ini:

“Sebenernya boleh ga sih khawatir sama masa depan? Liat tuh coba orang-orang udah sejauh apa. Tapi ya… mungkin memang kita melangkah ga secepet mereka. Yang penting kita ga nyerah sama diri sendiri. Dan tetap tau pada tujuan awal.”

Kalimat tersebut dihadirkan seperti obrolan santai dengan seorang teman, memberikan ruang kejujuran apa adanya tanpa kesan menceramahi atau memaksakan motivasi.

Dalam proyek ini, Shenyliega bertindak langsung sebagai penulis lagu sekaligus penulis lirik, menjadikannya ekspresi paling personal dalam perjalanan musiknya sejauh ini. Untuk urusan produksi dan aransemen, ia mempercayakan kepada Muhammad Haekal yang juga mengisi instrumen gitar. Pendekatan musikal yang dipilih sengaja dibuat hangat dan ringan, namun tetap menjaga kedalaman emosional.

Proses penyelarasan akhir melalui mixing dan mastering dikerjakan oleh Abror Samdya. Sentuhan ini memastikan vokal Shenyliega dan keseluruhan aransemen terdengar intim, hangat, sekaligus memberikan kesan ruang yang luas seperti atmosfer langit sore di tepi pantai.

Perlu diketahui, Shenyliega adalah penyanyi dan penulis lagu muda Indonesia yang mengawali langkahnya di industri musik lewat single debut Melangkah. Lagu pop bernuansa Jepang tersebut menarik perhatian karena video musiknya diproduksi langsung di Jepang, menandai keseriusannya dalam berkarya sejak hari pertama.

Perjalanan bermusiknya kemudian berlanjut lewat kolaborasi bersama Imanine dalam lagu ‘Maumu Apa’, yang memperlihatkan keluwesannya dalam membangun chemistry vokal yang natural.

Kini, melalui ‘Tak Semua Harus Sempurna’, Shenyliega mengambil langkah berani untuk menyuarakan ceritanya sendiri secara mandiri.

Dengan karakter vokal yang hangat dan pendekatan penulisan lirik yang dekat dengan realitas sehari-hari, Shenyliega terus memperkuat identitasnya sebagai musisi yang jujur dalam bercerita.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3  +  5  =