Ekbis

Survei Puspoll: 74,1 Persen Masyarakat Akui Sulit Cari Pekerjaan

Channel9.id – Jakarta. Hasil survei Pusat Polling (Puspoll) Indonesia mencatat sebanyak 74,1 persen masyarakat menyatakan mencari pekerjaan saat ini sulit atau sangat sulit. Temuan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan ekonomi rumah tangga yang dinilai mulai memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Survei juga menunjukkan penyediaan lapangan pekerjaan menjadi salah satu bidang dengan tingkat ketidakpuasan tertinggi terhadap kinerja pemerintah, yakni mencapai 57,4 persen.

Selain itu, pembukaan lapangan pekerjaan menempati urutan keempat program yang dinilai paling penting oleh masyarakat dengan tingkat kepentingan sebesar 92,5 persen.

Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Chamad Hojin mengatakan masyarakat menilai kondisi ekonomi berdasarkan pengalaman yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemudahan memperoleh pekerjaan dan pendapatan keluarga.

“Masyarakat tidak menilai ekonomi hanya dari angka pertumbuhan, investasi, atau inflasi nasional. Mereka menilai ekonomi dari harga beras, minyak goreng, telur, ongkos transportasi, kesempatan kerja, dan pendapatan keluarga. Ketika persoalan itu belum membaik, capaian makro pemerintah tidak selalu terkonversi menjadi kepuasan publik,” ujar Chamad dalam siaran pers Puspoll Indonesia yang diterima, Senin (29/6/2026).

Menurut Chamad, pengendalian harga kebutuhan pokok dan penciptaan lapangan kerja tidak hanya menjadi agenda ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ia menilai pemerintah perlu membaca hasil survei tersebut sebagai peringatan dini untuk melakukan koreksi kebijakan sebelum tekanan ekonomi berkembang menjadi ketidakpuasan politik yang lebih luas.

“Dalam studi perilaku pemilih, ada kecenderungan masyarakat memberikan penghargaan atau hukuman politik berdasarkan kondisi ekonomi yang mereka alami secara langsung. Karena itu, pengendalian harga kebutuhan pokok dan penciptaan lapangan kerja bukan hanya agenda ekonomi, melainkan fondasi stabilitas politik dan kepercayaan terhadap pemerintah,” ucapnya.

Survei Puspoll Indonesia melibatkan 2.400 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode multistage random sampling pada 18–26 Mei 2026. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  5  =