Instagram Kembangkan Fitur Untuk Dukung Livestream
Techno

Susul Laporan Whistleblower, Kepala Instagram Bersaksi Dihadapan Senat

Channel9.id-Jakarta. CEO Instagram Adam Mosseri akan bersaksi di depan Kongres untuk pertama kalinya pada Desember mendatang, demikian New York Times melaporkan.

Kesaksian Mosseri itu menyusul laporan dari whistleblower Frances Haugen, dan pengawasan dari anggota Senat, yang khawatir tentang bagaimana Facebook busa membahayakan kesehatan mental pengguna muda.

Sejak Haugen membocorkan laporan internal Facebook ke Wall Street Journal awal tahun ini, para senator mengadakan jajak pendapat tentang bagaimana platform seperti Instagram bisa mendorong perilaku melukai diri sendiri, terutama pada perempuan muda.

Subkomite Senat Perdagangan mengadakan sidang pertama pada bulan September, dengan diawali oleh Kepala Keamanan Global Facebook Antigone Davis . Menanggapi pemberitaan Journal pada saat itu, Davis membantah pernyataan bahwa Instagram berbahaya. Memperhatikan perselisihan ini, Senator Richard Blumenthal meminta CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk hadir di hadapan komite untuk memperbaiki kesaksian yang tidak akurat, yang diberikan oleh Davis

Dalam surat selanjutnya, Blumenthal juga menyampaikan undangan kepada Mosseri. “Orang tua di seluruh Amerika Serikat sangat terganggu oleh laporan yang menyebutkan bahwa Facebook membiarkan Instagram meski merusak kesehatan mental remaja dan anak-anak” kata dia dalam suratnya pada Oktober. “Orang tua dan dua puluh juta remaja yang menggunakan aplikasi Anda, memiliki hak untuk mengetahui kebenaran tentang keamanan Instagram.”

Blumenthal telah berjanji untuk menyetujui peraturan baru terkait keselamatan anak online, sebagai respons terhadap laporan baru-baru ini.

Saat ini, Komite telah memperkenalkan undang-undang yang akan membatasi platform dan konten apa yang bisa ditargetkan untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun. Selain itu, Senator Josh Hawley juga telah mengeluarkan undang-undang yang memungkinkan orang tua untuk menuntut perusahaan teknologi, yang terbukti menyebabkan cedera fisik atau mental pada anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7  +  1  =