Connect with us

Lifestyle & Sport

Tak Harus Kopi, Ini Makanan yang Bikin Tubuh Lebih Berenergi

Published

on

Tak Harus Kopi, Ini Makanan yang Bikin Tubuh Lebih Berenergi

Channel9.id-Jakarta. Baru menyesap kopi, perutmu mungkin langsung meronta-ronta karena asam lambung meningkat. Padahal Kamu sangat mengharapkan kopi bisa membuatmu lebih berenergi. Kalau itu yang Kamu harapkan, Kamu punya alternatif lain yang justru lebih baik dan lebih ampuh dari kopi, lo.

Bukan minuman, melainkan makanan. Adapun makanan sendiri merupakan bahan bakar alami bagi tubuh, yang memberi energi. Namun, perlu diperhatikan bahwa makanan yang dipilih harus tepat agar Kamu bisa mendapat manfaat yang Kamu harapkan tadi.

Untuk lebih lanjut, berikut ini rekomendasi makanan yang bisa menggantikan kopi.

1. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina. Ini karena sayuran tersebut mengandung kalsium, serat, asam folat, magnesium, vitamin (A, C, E, K), dan besi yang bisa mencegah anemia. Anemia sendiri merupakan penyebab utama kelelahan, terutama pada wanita.

2. Ubi jalar
Ubi jalar juga bisa menambah energi. Pasalnya, ubi merupakan sumber karbohidrat kompleks yang kaya energi dan tinggi serat, yang bisa memperlambat laju pencernaan. Hal ini membuat energi dilepaskan dengan cara yang lambat dan stabil.

3. Pisang
Buah ini kerap menjadi pilihan makanan sebelum olahraga. Adapun kandungan-kandungan pada buah ini, seperti karbohidrat, potasium, dan sebagainya, bisa memberi energi dengan cepat. Potasiumnya akan membantumu tetap terhidrasi. Lalu fitokimia dalam pisang akan membantu pemulihan setelah olahraga.

4. Alpukat
Ahli menyebutkan bahwa alpukat bisa membuat energi lebih stabil. Ini karena lemak pada buah ini mampu meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan yang Kamu konsumsi. Sementara, serat yang dikandungnya bisa memperlambat kenaikan dan penurunan gula darah setelah makan.

5. Dark chocolate
Dark chocolate punya efek meningkatkan energi. Makanan ini merupakan sumber kafein dan teobromine yang baik. Dua kandungan ini merupakan stimulan alami yang bisa membangkitkan energi dan suasana hati.

6. Air putih
Rasanya sia-sia jika Kamu mengonsumsi makanan di atas namun mengabaikan asupan air putih. Sebab ait putih sangat memengaruhi kinerja tubuh. Kekurangan cairan bisa memicu dehidrasi, dan kondisi ini bisa membuat Kamu lemas dan sulit berkonsentrasi. Untuk itu, minimal minumlah air putih delapan gelas atau dua liter per hari.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Penyebab Perut Six Pack Tak Kunjung Muncul Meski Sudah Rajin Latihan

Published

on

By

Penyebab Perut Six Pack Tak Kunjung Muncul Meski Sudah Rajin Latihan

Channel9.id-Jakarta. Banyak orang yang mendambakan perut six pack. Ini karena tonjolan otot di perut tersebut memberi kesan bugar, sehat, bahkan seksi. Jadi tak heran jika ada orang yang berusaha keras melatih otot perut agar mendapat six pack.

Namun, membentuk six pack bukanlah hal mudah. Kamu perlu melatih otot perut ini dengan latihan yang cukup menantang, seperti sit-up, crunch, plank, dan pull-up, secara rutin. Butuh waktu tiga hingga 20 bulan hingga akhirnya six pack tampak. Bahkan setelah terbentuk, Kamu harus terus melatih dan menjaganya. Jika tidak, perut six pack bakal menghilang.

Baca juga: Sudah Banyak Usaha, Kenapa Perut Buncit Tak Kunjung Rata?

Perlu dicatat, sekalipun seseorang melatih otot perut dalam waktu lama, belum tentu bisa mendapatkannya. Di lain sisi, ada pula orang yang bisa mendapatkan six pack dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Adapun kecepatan mendapat six pack itu dipengaruhi oleh beragam faktor. Pertama, faktor genetik. Menurut Dr. Jamie Timmons dari Loughborough University, setiap orang punya susunan gen yang berbeda dalam merespon latihan fisik. Artinya, ada gen yang sangat responsif terhadap latihan fisik, di lain sisi ada pula yang kurang atau tidak responsif. Inilah yang memengaruhi pembentukan perut six pack, bahkan ada yang gagal.

Selain faktor genetik, peneliti dari University of New Mexico menemukan bahwa tak semua orang memiliki lipatan tendon yang membagi otot perut itu menjadi enam bagian. Jadi, sebesar apa punusaha mendapatkannya, belum tentu six pack bisa muncul.

Bukan cuma itu. Ada sejumlah faktor lain yang menentukan kesuksesan pembentukan six pack. Beruntungnya, faktor-faktor ini masih bisa diperbaiki. Kamu pun jadi bisa berlatih untuk mendapat perut rata dan six pack yang Kamu inginkan. Berikut ini faktornya.

1. Tak jaga pola makan
Makan secara sembarangan tentunya akan menggagalkan usahamu untuk mendapat perut six pack. Maka dari itu, perhatikan pola makanmu. Jangan makan terlalu sedikit atau terlalu banyak. Lebih baik perbanyak makanan yang mengandung protein dan kurangi asupan kalorimu.

2. Lemak tubuh terlalu tinggi
Selama kadar lemak tubuhmu tinggi, Kamu tidak bisa mendapat six pack atau abs yang terbaik. Untuk menonjolkan abs di perut, Kamu harus pastikan kadar lemakmu berada di sekitar angka 10%.

3. Latihan kurang tepat dan kurang intens
Dengan latihan yang benar, Kamu bisa mendapat abs dalam waktu beberapa bulan. Namun, jika Kamu rak rajin berlatih dan tak memberi variasi pada latihan, Kamu bakal jauh dari perut dambaanmu. Untuk mengantisipsinya, Kamu bisa berlatih rutin dari rumah atau dengan bantuan trainer pribadi.

4. Kurang tidur
Kurang tidur meningkatkan produksi kortisol dalam tubuh. Kortisol ini akan memicu pertumbuhan lemak perut yang bisa menghalangi pembentukan perut six pack. Selain itu, hormon yang dibutuhkan untuk pertumbuhan otot biasanya diproduksi selama tidur. Jadi pastikan untuk tidur cukup yaitu 7 sampai 9 jam semalam.

(LH)

Continue Reading

Hot Topic

Indonesia Dapat Medali Pertama, Jokowi Ucapkan Selamat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mendapat medali pertama di Olimpiade Tokyo usai atlet angkat besi Windy Cantika Asiah meraih perunggu di kelas 49 kilogram putri di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/07).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyambut kabar gembira dari ajang olah raga terbesar dunia tersebut.

“Kabar baik datang dari Tokyo, hari ini. Atlet angkat besi putri Indonesia, Windy Cantika Asiah, mempersembahkan medali pertama dari ajang Olimpiade Tokyo dengan merebut medali perunggu di kelas 49kg,”ujar Jokowi seperti dikutip dari laman akun Instagram-nya.

“Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat,”katanya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Persembahkan Medali Pertama 

Seperti diketahui, Windy Cantika Asiah memperoleh medali perunggu usai sukses melakukan angkatan 84 kilogram di usaha kedua. Adapun total angkatan clean & jerk terbaik Windy adalah 110 kilogram yang didapat pada kesempatan ketiga.

Sementara medali emas direbut wakil Cina, Zhihui Hou dan medali perak diraih atlet India, Chanu Saikhom Mirabai.

Continue Reading

Hot Topic

Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Persembahkan Medali Pertama bagi Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Tokyo. Atlet cabang angkat besi, Windy Cantika Aisah, mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Windy merebut medali perunggu dari cabang angkat besi kelas 49 kilogram putri di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/07).

Wanita kelahiran 11 Juni 2002 lalu itu, meraih medali dengan total angkatan 194 kilogram. Sementara medali emas direbut wakil Cina, Zhihui Hou dan medali perak diraih atlet India, Chanu Saikhom Mirabai.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Dibuka

Lifter asal Bandung itu sempat gagal dalam upaya pertama snatch di berat 84 kilogram. Namun, ia akhirnya  sukses melakukan angkatan 84 kilogram di usaha kedua.  Ia gagal pada usaha snatch ketiga di 87 kilogram.

Adapun total angkatan clean & jerk terbaik Windy Cantika adalah 110 kg yang didapat pada kesempatan ketiga.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi turut menyaksikan langsung saat Windy mempersembahkan perunggu bagi Indonesia. “Ini medali pertama yang dihadiahkan oleh Aisah,” katanya dari Arena Olimpiade Tokyo.

Sebagai medali pertama, ini cukup membanggakan apalagi disumbang oleh lifter puteri. Semoga memacu semangat atlet lain berlaga di Olimpiade.

“Aisah yang baru 19 tahun tampil dengan Hou (Cina) dan Marabai (India) yang memegang rekor dunia. Aisah sangat potensial jadi bintang Indonesia di gelanggang olahraga dunia,” ujar Dubes Heri Akhmadi.

 

 

 

Continue Reading

HOT TOPIC