Tanta Ginting Ungkap Tantangan Bintangi Film ‘Ghosthing’, Adegan Tenggelam Tersulit
Lifestyle & Sport

Tanta Ginting Ungkap Tantangan Bintangi Film ‘Ghosthing’, Adegan Tenggelam Tersulit

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Demikian dengan Tanta Ginting yang mengungkap tantangan dalam membintangi film bioskop Tanah Air dengan judul ‘Ghosthing’. Menjadi film layar lebar ketiganya tahun ini, ia memiliki peran yang unik sebagai seorang arwah bernama Arip.

Memiliki penyebab kematian yang tenggelam di sungai, aktor berusia 44 tahun tersebut mengungkapkan bahwa memerankan adegan tenggelam menjadi tantangan tersendiri baginya. Bahkan, ia menyebut adegan tersebut sebagai bagian tersulit selama proses syuting.

“Dari semua adegan di satu film itu yang paling susah itu buat aku. Karena emang ternyata adegan pura-pura tenggelam itu susah,” ungkap Tanta dalam konferensi pers film ‘Ghosthing’ yang dihelat di XXI Senayan City, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Lebih lanjut, pria kelahiran Medan itu menerangkan bahwa proses pengambilan adegan tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, sungai yang menjadi lokasi syuting cukup dalam sehingga ia harus berulang kali muncul ke permukaan sambil berakting seolah-olah meminta pertolongan.

“Karena sungainya enggak cetek. Kalau cetek kan kita bisa napak, jadi walaupun tenggelam bisa nongol lagi. Tenggelam nongol lagi gitu. Dan kita enggak bisa narik napas. Karena kan sambil teriak, ‘Wah, tolong, tolong, tolong!’,” terangnya.

Tanta Ginting juga menyampaikan bahwa adegan tersebut sempat melibatkan stuntman untuk menggantikannya. Namun, sang stuntman yang lebih terbiasa melakukan adegan perkelahian justru mengalami kram saat harus beraksi di sungai yang dalam.

“Kebetulan stuntman aku tuh kebanyakan dia lebih ke fighting. Jadi, dia enggak biasa di air. Sungainya dalam, jadi dia kram. Baru sekali udah kram,” beber Tanta.

Ia pun menceritakan bagaimana dirinya harus kembali masuk ke sungai untuk melakoni adegan tenggelam. “Makanya terus akhirnya saya lagi yang kerja. Akhirnya pas saya lagi istirahat, enak-enaknya istirahat, turun lagi ke sungai, tenggelam-tenggelaman lagi,” paparnya.

Berperan sebagai arwah yang banyak melakukan adegan di area kuburan, ia menceritakan pengalamannya selama menjalani proses syuting di lokasi pemakaman sungguhan. Tanta mengaku bahwa para pemain dan kru selalu meminta izin sebelum memulai proses pengambilan gambar di tempat tersebut.

“Setiap kita syuting selalu permisi, permisi karena kita di lokasinya di kuburan beneran. Terus kita terkadang karena udah capek karena tempat tunggu kita lumayan jauh, jadi kita kadang-kadang lebih memilih untuk tidur di samping makam,” ungkapnya.

Film ‘Ghosthing’ dibuka dengan seorang pria bernama Alvian (Baskara Mahendra) yang kesehariannya bekerja sebagai perias jenazah di sebuah rumah sakit. Menariknya, ia memiliki indra keenam sehingga arwah yang diriasnya kerap meminta secara khusus ingin seperti apa ia dirias oleh Alvian. Ia menjalani profesi tersebut dengan tenang.

Ketenangan itu pun berakhir ketika ia bertemu dengan arwah penasaran bernama Maya (Yasamin Jasem) yang meminta bantuan kepada Alvian untuk menyelidiki penyebab kematiannya yang masih janggal. Alvian akhirnya terpaksa menerima permintaan itu karena merasa terus terganggu oleh Maya.

Tidak hanya Alvian dan Maya, penyelidikan itu juga dibantu oleh teman-teman arwah yang sudah lama bersama Alvian, ada Mbak Min (Siti Fauziyah), Bang Arip (Tanta Ginting), Ci Natalie (Leony Fitria), Empu Sandung (Iyang Darmawan), dan arwah baru Wanda (Chika Waode).

Lantas, akankah Alvian berhasil menemukan penyebab kematian Maya yang sebenarnya?

Film ‘Ghosthing’ akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 15 Oktober 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1  +  4  =