Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Apalagi artis pendatang yang baru terjun dalam dunia perfilman. Demikian dengan artis Keicha Cipriana Soares Morais dalam debut membintangi film ‘My Name is Manuela’. Tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang akting, ia belajar autodidak sekaligus beradaptasi langsung di lokasi syuting.
Adu akting dengan Abio Salsinha, Keicha Cipriana mengungkapkan tantangannya, sempat kesulitan dalam beberapa adegan, terutama membangun emosi serta mengikuti arahan sutradara. Tantangan tersebut jadi proses pembelajaran dalam mengasah kemampuan Keicha Cipriana. Sebelum syuting, para pemain mengikuti pelatihan intensif termasuk reading.
Dalam sesi tersebut, Keicha Cipriana mendapat bimbingan serta masukan untuk mendalami karakter Manuela. Pelatihan ini melibatkan sutradara lokal Simon yang memberikan arahan tambahan.
Proses produksi yang berlangsung dari pagi hingga larut malam bahkan dini hari semakin menjadi tantangan tersendiri. Meski lelah, semangat Keicha Cipriana tidak surut. Lelah tertutup oleh rasa ingin tahu dan belajar banyak hal di lokasi syuting.
“Memang agak susah di awal, apalagi pertama kali di depan kamera dan banyak orang menonton. Tapi saya berusaha memberikan yang terbaik,” kata Keicha kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, Keicha Cipriana menerangkan motivasi debut membinatangi film ‘My Name is Manuela’. “Saya ingin mencoba hal baru sekaligus jadi bagian dari karya yang membawa pesan positif bagi generasi muda Timor Leste, “ terangnya.
Menurut Keicha Cipriana, ia mendapat pengalaman berharga saat beradu akting dengan Abio Salsinha yang berperan sebagai Katekis. “Abio Salsinha menginspirasi dan menyemangati pemain lain, “ bebernya.
Sementara itu, Abio Salsinha juga mengapresiasi kinerja Keicha Cipriana.
“Saya melihat akting Keicha sangat baik dan para pemain lainnya juga tampil bagus, meskipun ini pengalaman pertama mereka di depan kamera dengan banyak orang di lokasi syuting,” papar Abio Salsinha memberikan komentar.
Abio Salsinha mengaku memberikan dukungan. “Saya berusaha memberi dukungan dan masukan agar bisa lebih serius serta mendalami naskah. Di lapangan kadang ada kesalahan yang bikin sutradara sedikit marah, tapi semuanya berakhir dengan baik dan sukses,” ungkapnya mantap.
Selain Keicha Cipriana dan Abio Salsinha, My Name is Manuela juga dibintangi Clemario Ximenes, Celina Perawain, Crisden Mesquita, Joanino Ramos, Manorio Branco Verdial, Livia Babo, Jose Goncalves, serta Cecilia Fonseca.
Film ini diproduksi Look Production dengan Theresa Tilman sebagai pemilik sekaligus Executive Director. Cerita My Name is Manuela juga berasal darinya. Yohanes Gatot Subroto dipercaya sebagai sutradara.
Film ‘My Name is Manuela’ adalah film drama inspiratif dari Timor Leste yang mengisahkan perjuangan seorang gadis bernama Manuela dalam mengejar mimpinya menjadi model. Cerita berfokus pada konflik emosional saat ia menghadapi penolakan orang tua yang menginginkannya menjadi dokter.
Temanya tentang perjuangan menggapai mimpi, konflik generasi, dan dunia modeling di Timor Leste.
Ceritanya diangkat dari pengalaman pribadi pengelolaan agency model selama lebih dari 10 tahun. Film ini menonjolkan talenta muda Timor Leste dan berupaya membuka jalan bagi industri kreatif setempat.
Film ‘My Name is Manuela’ memang menjadi wadah bagi para talenta baru untuk berkembang.
Kehadiran para aktor pemula memperkuat pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, mencoba, dan tumbuh bersama.
Kontributor: Akhmad Sekhu





