Tarra Budiman Bintangi Film ‘Ketok Mejik’ tentang Esensi Persahabatan Sejati
Lifestyle & Sport

Tarra Budiman Bintangi Film ‘Ketok Mejik’ tentang Esensi Persahabatan Sejati

Channel9.id-Jakarta. Rumah produksi HAHA Production baru saja meluncurkan official poster dan trailer untuk film terbarunya yang berjudul ‘Ketok Mejik’. Salah seorang pemain film ini, Tarra Budiman menyebut esensi persahabatan sejati menjadi napas utama dalam karya tersebut.

Tarra Budiman menilai, perjalanan hidup yang penuh liku dalam skenario ini terasa sangat cocok dengan pengalaman pribadinya maupun banyak orang di luar sana. Ia pun mengenang masa-masa sulit saat mengawali karier di dunia hiburan Tanah Air.

“Bukan menertawakan hidup kita yang in this economy ya, karena berproses dalam sebuah kehidupan tuh terkadang kita ngerasa relate. Mungkin tertawanya di situ, kayak ‘Wah iya lagi, gue pernah lagi 2012 ngerasain jatuh seperti itu’,” ungkap Tarra Budiman di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Lebih lanjut, Tarra Budiman menerangkan pengalaman selama syuting film tersebut.

“Gue ngerasain naik ojek, gue ngerasain naik motor sendiri untuk ke lokasi syuting, banting tulang segala macam. Pernah lho kayak gitu,” terangnya.

Selain soal perjuangan hidup, Tarra menekankan pentingnya kehadiran lingkaran pertemanan yang sehat. Menurutnya, memiliki sahabat yang tidak toxic sangatlah penting bagi kesehatan mental anak muda di era digital saat ini.

Film ‘Ketok Mejik’ sendiri mengangkat tema universal mulai dari persoalan asmara, pekerjaan, hingga masalah utang piutang yang kerap terjadi di sekitar kita. Ragam konflik tersebut diramu menjadi tontonan yang menghibur sekaligus tetap menyentuh.

Di film ini Tarra memerankan karakter Made yang menjadi simbol kekuatan seorang sahabat setia, yang memberikan dukungan dalam kondisi tersulit sekalipun. Tarra berharap pesan moral dalam ceritanya dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Jadi buat teman-teman mungkin yang pernah ngerasa di posisi itu ya kita bisa ngetawain aja, iya lagi gue pernah di situ,” pungkasnya.

Selain Tarra Budiman, film arahan sutradara Yogi S. Calam ini juga dibintangi oleh Ananta Rispo, Dodit Mulyanto, Arief Didu, Agus Kuncoro, Jarwo Kwat, Ersya Aurelia, Chika Waode, Arafah Rianti, dan Berliana Lovel.

Film ‘Ketok Mejik’ menceritakan tentang kehidupan Ben (Ananta Rispo), seorang pria pemilik bengkel sederhana yang hidupnya mendadak berantakan akibat dihimpit oleh tumpukan utang. Kondisi Ben kian terpojok lantaran ia harus berhadapan dan berjuang keras mempertahankan tempat usahanya dari incaran seorang pengusaha yang serakah.

Bengkel tersebut bukan sekadar tempat mencari nafkah bagi Ben, melainkan juga ruang hidup dan harapan bagi ketiga karyawan setianya yang memiliki kepribadian super absurd namun berhati emas. Mereka adalah Made (Tarra Budiman) si mekanik yang ambisius, Saged (Dodit Mulyanto) yang selalu ceplas-ceplos, dan Unung (Arief Didu) yang sangat polos.

Menolak untuk menyerah pada nasib, keempat sahabat ini bersatu demi menyelamatkan masa depan bengkel tersebut. Menariknya, strategi bertahan hidup mereka tidak melibatkan modal besar, melainkan mengandalkan sebuah benda unik: sebuah palu sakti warisan leluhur!

Palu peninggalan turun-temurun milik Ben ini ternyata bukan sekadar alat perkakas biasa. Di dalam film, palu keramat ini memiliki pengaruh magis yang sangat besar dalam mengubah nasib Ben dan kawan-kawannya. Tidak hanya krusial untuk urusan operasional bengkel, keberadaan palu sakti ini secara tidak terduga juga memengaruhi kelanjutan kisah asmara antara Ben dan kekasihnya, Resita (Ersya Aurelia).

Jalinan cinta antara Ben dan Resita atau yang dijuluki sebagai Gemini Couple akan disajikan secara organik. Penonton akan diajak melihat bagaimana benih-benih romansa tumbuh di tengah peliknya konflik finansial dan perjuangan mempertahankan bengkel.

Melalui film Ketok Mejik, sang sutradara Yogi S. Calam ingin menyampaikan bahwa setiap orang pada hakikatnya adalah pahlawan. Ada sedikit sentuhan nuansa ala pahlawan super (superhero) yang disisipkan lewat keberadaan palu ajaib tersebut. Namun, esensi utama yang ingin ditekankan adalah bagaimana manusia biasa bisa menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri, keluarga, serta orang-orang yang disayangi saat roda kehidupan sedang berada di bawah.

Jadi, apakah Ben dan ketiga karyawannya berhasil menyelamatkan bengkel mereka menggunakan palu sakti tersebut? Rahasia apa lagi yang sebenarnya mereka sembunyikan?

Silakan saksikan film ‘Ketok Mejik’ yang siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

Kontributor; Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50  +    =  52