Connect with us

Techno

Telkom Group Resmi Buka Blokir Netflix

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Telkom Group memenuhi janji terkait pembukaan blokir layanan Netflix di Indonesia, Selasa (07/07). Layanan streaming film itu sudah bisa dinikmati secara luas melalui jaringan operator Telkomsel dan IndiHome.

Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo mengatakan, pembukaan blokir berlaku untuk pelanggan IndiHome, Telkomsel dan wifi.id.

“Telkom mengapresiasi perubahan pendekatan yang dilakukan Netflix untuk pasar Indonesia dan karenanya memberi kesempatan pada pelanggan Telkom Group untuk dapat mengakses beragam konten hiburan,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (07/07).

Saat Channel9 mencoba mengakses Netlix melalui jaringan Telkomsel, akses video ke Netflix berjalan lancar dan film di dalam aplikasi dapat diputar.

Diketahui, perusahaan plat merah itu memblokir akses layanan film dan tayangan di Netflix sejak 27 Januari 2016, tak lama setelah Netflix hadir di Indonesia. Telkom Group beralasan, Netflix belum memenuhi regulasi yang berlaku.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Techno

TV Analog Akan Dimatikan Jika Presiden Tandatangani RUU Ciptaker

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengaku masih Presiden Joko Widodo menandatangani RUU Cipta Kerja Omnibus Law, sebelum melakukan migrasi TV analog ke TV digital atau Analog Switch-Off (ASO).

Geryantika Kurnia, Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo, menuturkan bahwa migrasi tersebut akan mematikan seluruh TV analog di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menkominfo menargetkan migrasi ini dilaksanakan dalam 2 tahun ke depan, sebagaimana Pasal 60A ayat 2 dalam RUU Ciptaker.

“Disampaikan menteri bahwa ASO ini 2 tahun. Jadi kalau misalkan 5 November ditandatangani (RUU Cipta Kerja Omnibus Law) presiden, berarti Indonesia akan hentikan siaran analognya pada 5 November 2022,” kata Gery dalam seminar daring, Rabu (21/10).

Baca juga : Rencana Digitalisasi TV Analog

Gery menjelaskan bahwa peningkatan kebutuhan internet dan ekonomi digital–akibat pandemi Covid-19, membuat migrasi TV digital menjadi krusial. Sebab hadirnya TV digital bisa mempercepat kecepatan internet, karena membebaskan frekuensi jaringan yang digunakan untuk siaran TV analog.

“Semua ini butuh internet. Semakin cepat migrasi analog ke digital kita akan dapatkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Perpindahan analog ke digital juga akan berikan dampak positif terhadap kecepatan internet broadband,” terang Gery.

Gery melanjutkan, TV digital akan terus menyiarkan gambar dan suara jernih sampai tak bisa diterima sinyal lagi. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir dengan blank spot yang membuat gambar menjadi buruk dan berbayang seperti di TV analog.

Singkatnya, penyiaran TV digital hanya mengenal dua status: terima atau tidak. Jika bisa menangkap sinyal, maka program siaran akan diterima. Sebaliknya, jika sinyal tidak diterima maka gambar-suara tidak muncul.

Berbeda dengan penyiaran TV analog, yang semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, maka sinyal semakin lemah dan penerimaan gambar menjadi buruk.

(LH)

Continue Reading

Techno

Kunjungan di E-commerce Lokal Meningkat Saat Pandemi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. E-commerce lokal dikabarkan lebih unggul dari e-commerce luar negeri, dari sisi total kunjungan web. Hal ini sebagaimana laporan dari iPruce Group, terkait peta persaingan e-commerce di Asia Tenggara pada kuartal kedua (Q2) 2020.

“Berdasarkan data ini pada periode H1 2020 e-commerce internasional memiliki persentase pertumbuhan lebih tinggi. Namun, dari jumlah kunjungan masih dipegang oleh e-commerce lokal,” jelas Dea Devita, Senior Content Marketing Executive iPrice Group, dikutip dari keterangan tertulisnya pada Selasa (20/10).

Berkaca dari data di Q3 2019 hingga Q2 2020, iPrice mendapati penurunan jumlah kunjungan e-commerce lokal hingga 2% sejak Q1 2020.

Penurunan terlihat signifikan jika melihat data dari jumlah rata-rata kunjungan web di Q3 2019. Penurunan terjadi hingga 6%, dengan jumlah kunjungan didominasi oleh e-commerce lokal hingga 61% pada Q2 2019. Namun, presentasenya menjadi 55% pada Q2 2020.

Baca juga : Segera, Web WhatsApp Bisa Melakukan Panggilan

Sementara itu, pada Q4 2019 hingga Q1 2020 total share kunjungan untuk e-commerce lokal dan internasional tak berubah, dengan persentase masing-masing 57% dan 43%.

“Shopee dan Lazada yang masuk kategori internasional selalu berada di posisi top 5 e-commerce di Indonesia yang memiliki pengunjung bulanan tertinggi. Sedangkan dari posisi e-commerce lokal Tokopedia, Bukalapak dan Blibli,” ucap Dea.

Lebih lanjut, Dea memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan total penggunaan aplikasi shopping tertinggi di Asia Tenggara pada semester pertama 2019-2020. Totalnya mencapai 21,3 miliar dan kemudian meningkat 34% pada semester II 2020 menjadi 28,5 miliar.

“Negara dengan total peningkatan tertinggi yaitu sebesar 53% adalah Filipina. Pada H1 2019 total sesinya mencapai 3.2 miliar menjadi 4.9 miliar pada H1 2020,” sambung dia.

Lebih rinci, Dea mengatakan bahwa pada semester I 2020, produk kategori elektronik memiliki rataan basket size sebesar US$$38 atau setara Rp560 ribu-an. Angka itu meningkat hingga 18% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. “Kategori selanjutnya adalah kategori sport-outdoor,” sambung Dea.

Dea mengakui bahwa adanya promo free delivery menjadi salah satu faktor penting yang menarik para pembeli. Selama pandemi ini, di Asia Tenggara, produk yang sering dikenakan promo biasanya di kategori health-beauty. “Di Indonesia, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli kompak mengadakan sale event untuk suplemen kesehatan,” tutur dia.

(LH)

Continue Reading

Techno

Segera, Web WhatsApp Bisa Melakukan Panggilan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. WhatsApp dikabarkan tengah menguji coba fitur terbarunya. Layanan perpesanan ini akan menghadirkan fitur panggilan suara dan video di web.

Fitur tersebut sedang dalam pengembangan dan akan dirilis beberapa pekan lagi. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan panggilan atau video call dari web WhatsApp, dikutip dari Wabetainfo.

“WhatsApp sedang mempertimbangkan ide untuk menawarkan Panggilan Suara dan Video dalam beberapa minggu ke depan, bahkan jika pengembangannya dalam tahap beta,” dikutip dari laman yang sama.

Sebagai informasi, pembaruan tersebut akan tersedia dalam pembaruan WhatsApp Web 2.2043.7.

Lebih lanjut, Wabetainfo menunjukan bagaimana fitur akan bekerja setelah WhatsApp versi web diimplementasikan.

Baca juga : Pengamat: Soal Kominfo Blokir Medsos

Ketika pengguna menerima panggilan di WhatsApp, sebuah jendela akan terbuka di mana pengguna bisa memilih opsi yang harus dilakukan dengan panggilan tersebut. Pengguna bisa menerima atau menolak panggilan.

Saat pengguna melakukan panggilan melalui web WhatsApp, jendelanya agak berbeda dari saat menerima panggilan tersebut. Jendela lebih kecil dan terpampang status panggilan.

Selain itu, pengguna akan bisa melakukan panggilan suara grup dan panggilan video begitu fitur itu diluncurkan.

Menyoal rencana tersebut, fitur panggilan grup baru WhatsApp bisa berfungsi ganda sebagai platform konferensi video profesional, namun untuk grup yang lebih kecil.

Adanya fitur tersebut membuat pengguna lebih mudah terhubung. Bahkan, pengguna tak memerlukan kata sandi untuk bergabung dalam panggilan.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC