Hot Topic

Tinjau Dusun Rukun di Aceh Tamiang, Kasatgas Tito Beri Semangat ke Praja IPDN

Channel9.id – Aceh Tamiang. Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian meninjau Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bertugas di Dusun Rukun, Aceh Tamiang, Aceh.

Dalam tinjauannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu memberikan semangat kepada para Praja IPDN yang masih bertugas membersihkan kantor pemerintahan, rumah warga, hingga jalan umum, setelah diterjang bencana banjir dan longsor.

Pantauan Channel9.id di lokasi, Tito tiba di Dusun Rukun pada pukul 17.40 WIB. Kedatangan Tito langsung disambut Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Armia Fahmi, yang sudah tiba lebih dahulu.

Tito yang mengenakan Kemeja PDL berwarna putih tampak ditemani sang istri, Tri Tito Karnavian.

Setelah berjabat tangan dan berbincang singkat dengan Armia Fahmi, Tito lantas menyapa sejumlah Praja IPDN yang tengah membersihkan jalanan umum dan gorong-gorong.

“Hebat, kalian. Semangat terus!” ujar Tito kepada Praja IPDN yang tengah bertugas.

“Siap!” sahut para Praja IPDN.

Beberapa Praja IPDN bahkan menarik perhatian Tito. Salah satunya praja dari Wamena, Papua, yang masuk ke dalam gorong-gorong untuk membersihkan lumpur.

“Asal dari mana?” tanya Tito.

“Siap, Wamena,” jawab Praja IPDN dengan wajah penuh lumpur itu.

Tito lantas menjabat tangan praja itu dan memberinya semangat.

Selain Praja IPDN, Tito juga sempat berbincang dengan warga setempat. Mereka berterima kasih atas kehadiran pemerintah pusat dan Praja IPDN yang telah membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor pada akhir November 2025 silam.

“Kami berterima kasih sekali, Pak, atas kehadiran Praja IPDN ini. Tadinya jalanan ini gak kelihatan aspalnya pak, sekarang sudah kelihatan. Tadinya sangat parah kondisi jalan ini, Pak,” ungkap seorang warga kepada Tito.

Adapun para Praja IPDN ini mulai diterjunkan ke Aceh sejak 3 Januari 2026. Mereka ditugaskan untuk melakukan pembersihan, mulai dari kantor pemerintahan, rumah warga, jalan transportasi, hingga fasilitas umum.

Pembersihan ini merupakan bagian integral dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, dengan tujuan utama mengembalikan fungsi pelayanan publikkepada masyarakat.

Praja IPDN memainkan peran krusial dalam upaya pemulihan infrastruktur pemerintahan di Aceh Tamiang. Mereka bertanggung jawab atas pembersihan gedung-gedung yang terdampak bencana, memastikan lingkungan kerja kembali layak.

Fokus utama adalah menghilangkan lumpur, kotoran, dan barang-barang rusak yang mengganggu fungsi operasional.

Kegiatan pembersihan ini menjadi fondasi penting agar pelayanan publik dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan. Dengan dukungan penuh dari Satgas Kemendagri, Praja IPDN bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai target pemulihan yang telah ditetapkan.

Proses pembersihan tidak hanya berfokus pada pengangkatan material berat, tetapi juga detail seperti pembersihan dinding, jendela, kaca, dan pengepelan lantai. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan kebersihan dan kenyamanan di setiap ruangan kantor yang telah selesai ditangani.

Baca juga: Hari Pertama Puasa, Kasatgas Tito Akan Buka Bersama Pengungsi di Aceh Tamiang

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29  +    =  38