Connect with us

Lifestyle & Sport

Cara Atasi Kecanduan Micin

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Konsumsi monosodium glutamat atau yang dikenal sebagai micin harus dibatasi. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa memicu masalah kesehatan. Misalnya sakit kepala, otot kaku, atau mual, terutama bagi orang yang sensitif dengan bahan tersebut.

Maka dari itu, ada baiknya Anda mengurangi asupan micin jika kerap mengonsumsi berlebihan. Menurut Kementerian Kesehatan RI, batas aman konsumsi micin per hari ialah 120 mg/kg berat badan per hari. Artinya, seseorang dengan bobot 50 kg, tak boleh mengonsumsi micin lebih dari 6 gram atau sekitar 2 sendok teh.

Mungkin Anda akan merasa kehilangan cita rasa yang gurih karena mengurangi micin. Namun, demi kesehatan Anda, ada sejumlah cara untuk mengakalinya, di antaranya berikut ini.

1. Kurangi konsumsi makanan kemasan
Anda disarankan untuk mengurangi mengonsumsi makanan jenis ini. Pasalnya, makanan kemasan yang dikeringkan dan diawetkan ini umumnya mengandung banyak micin. Sebelum membelinya, Anda harus perhatikan label nutrisi yang tertera pada kemasan. Anda sebaiknya menghindari kandungan MSG seperti Glutamic acid, Calcium glutamate, Disodium guanylate, Disodium inosinate, dan Disodium 5-ribonucleotide.

Baca juga : Risiko Kelebihan Konsumsi Micin

2. Buat makanan sendiri
Anda bisa mengurangi kebiasaan membeli makan di luar rumah, yang cenderung menggunakan banyak micin, tinggi garam, dan minyak. Jika Anda ingin mengurangi asupan micin, memasak sendiri jadi solusinya.

3. Gunakan penyedap alternatif
Cara lain menghindari micin ialah menggunakan bumbu penyedap alternatif, seperti menggunakan bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, kunyit, jahe, atau lengkuas. Semua penyedap ini bisa meningkatkan cita rasa masakan meski tidak ditambahkan micin. Perlu diingat, pastikan rempah tersebut masih segar dan disimpan dengan baik agar khasiatnya tetap tinggi.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Kasur Kotor Setelah Lebaran, Ini Cara Tepat Membersihkannya

Published

on

By

Kasur Kotor Setelah Lebaran, Ini Cara Tepat Membersihkannya

Channel9.id-Jakarta. Salah satu kunci mendapat tidur berkualitas ialah menjaga kebersihan tempat tidur. Namun, kiranya tempat tidur belakangan ini jadi kotor lantaran sanak saudara sempat bermain di atas kasur kala Lebaran lalu.

Adapun hal itu bisa membuat tidurmu jadi tak nyenyak dan menggaggu produktivitas keesokan harinya. Selain itu, gejala alergi pun bisa kembali kambuh, seperti batuk dan kulit gatal.

Jika begitu, sudah saatnya Kamu mengganti sprai kasur dengan yang bersih. Namun, perlu Kamu catat, membersihkan kasur juga tak boleh asal. Pasalnya, ada noda, debu, kuman dan tungau pada kasur tak kasat mata. Jadi Kamu butuh cara khusus untuk membersihkan kasur.

Lalu bagaimana cara membersihkan kasur yang benar? Ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Tanggalkan seprai atau spring bed
Mula-mula, Kamu harus singkirkan semua benda yang menutupi atau di atas kasur. Pindahkan selimut dan bantal, kemudian lepaskan seprai. Setelahnya, ganti seprai, selimut, dan sarung bantal dengan yang baru supaya tak lagi mengotori kasur atau spring bed yang sudah dibersihkan nanti.

Pastikan bantal mudah dicuci dengan mesin cuci atau tidak. Jika ya, Kamu bisa mencucinya dengan mesin cuci dan mengeringkannya di bawah sinar matahari. Jika tidak, gunakan jasa laundry.

2. Persiapkan alat pembersih
Kamu memang bisa menggunakan penyedot debu untuk menghilangkan debu, tungau, atau kuman. Namun, cara ini tak bisa diandalkan sepenuhnya. Sebab bisa saja jamur dan kuman lain bisa tertinggal.

Maka dari itu, agar afdol dan bersih, siapkan bahan dan alat seperti kain mikrofiber dan kain lap bersih, sabun, air dingin, dan semprotan disinfektan.

3. Bersihkan spring bed atau kasur
Setelah semua alat pembersih disiapkan, kini saatnya Kamu bersihkan kasur atau spring bed. Pertama, bersihkan noda yang nampak. Untuk ini, semprotkan air dingin pada noda, kemudian tepuk-tepuk dengan kain mikrofober—jangan digosok supaya noda tidak menyebar. Setelah noda mulai menghilang, tambahkan air agar noda benar-benar hilang.

Kemudian lanjutkan dengan menyemprot disinfektan agar jamur tak berkembang di area tersebut. Pastikan yang dibersihkan bukan cuma hanya permukaan atasnya saja, bagian sisi dan tepi, serta bawah kasur juga harus dibersihkan.

4. Keringkan kasur atau spring bed
Terakhir, keringkan kasur atau spring bed. Lebih baik lagi jika dikeringkan di bawah sinar matahari. Cara ini membantu membunuh kuman serta jamur. Jika cara ini tak mungkin dilakukan, alternatifnya, keringkan dengan kipas angin agar lebih cepat kering dan posisikan kasur terkena sinar cahaya dari celah-celah jendela.

Setelah keringkan, bersihkan kembali dengan penyedot debu. Kemudian pasang seprai dan kasur siap digunakan.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Sedang Diet? Waspadai Makanan yang Bikin Cepat Lapar Ini

Published

on

By

Sedang Diet? Waspadai Makanan yang Bikin Cepat Lapar Ini

Channel9.id-Jakarta. Kamu yang sukses menjalani program menurunkan badan selama sebulan Ramadan kemarin, pastinya merasa bangga. Nah, kini saatnya Kamu menjaga yang telah Kamu raih itu dengan menjaga gaya hidup sehat, termasuk pola makan.

Nah, salah satu cara untuk menjaga berat badan itu ialah mengonsumsi makanan yang membuatmu kenyang lebih cepat dan lama. Namun, selepas Ramadan, Kamu cenderung jor-joran dalam memilih makan. Terlebih, Kamu punya kesempatan untuk makan kapan pun Kamu mau—tidak seperti saat puasa. Salah-salah, Kamu malah mengonsumsi makanan yang membikin Kamu mudah lapar, bahkan ingin terus makan lagi. Tentu saja makanan ini sebaiknya dihindari, jika tidak, berat badanmu bisa bertambah.

Baca juga : Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Berlemak Trans

Nah, berangkat dari hal itu, ada baiknya Kamu mengetahui makanan apa saja yang membikin cepat lapar. Berikut ini di antaranya.

1. Sereal
Seperti roti tawar putih, sarapan dengan sereal juga membuatmu lebih cepat lapar. Terlebih bila sereal mengandung tambahan banyak gula yang cepat dicerna oleh tubuh, sehigga Kamu cepat lapar. Namun, lain lagi ceritanya bila Kamu menambahkan makanan yang kaya serat dan nutrisi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, ke dalam sereal.

2. Roti tawar putih
Makanan ini kerap dipilih sebagai menu sarapan. Namun, setelah mengonsumsinya, Kamu bisa cepat lapar dan ingin memakannya lagi. Ini terjadi lantaran roti tawar putih tak mengandung serat atau nutrisi yang mengenyangkan. Adapun roti ini mengandung karbohidrat olahan yang cepat dicerna menjadi gula oleh tubuh, yang membuat tubuh melepaskan insulin dan membuatmu cepat lapar.

Sebagai gantinya, Kamu disarankan mengonsumsi roti gandum yang kaya serat saat sarapan, yang membikin Kamu kenyang lebih lama.

3. Makanan cepat saji
Tingginya natrium atau garam dalam makanan cepat saji bisa menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini bisa membuatmu ingin makan dan minum berulang-ulang. Selain itu, lemak trans pada makanan ini bisa memicu radang usus dan mengganggu kemampuan tubuh untuk mengendalikan nafsu makan.
4. Camilan asin
Adalah hal yang wajar bila Kamu mengidamkan camilan asin setelah makan makanan manis. Sebab pengecap rasa dan otak mengaitkan energi dengan makanan yang manis, bahkan setelah Kamu banyak makan camilan asin.

Selain itu, fenomena sensor rasa kenyang juga membuat tubuh beranggapan bahwa hanya “lambung asin” yang sudah terisi penuh, namun “lambung manis” belum terisi. Jadi tak heran bila Kamu ingin makan manis setelah makan makanan asin. Untuk mengantisipasinya, cobalah untuk mengontrol asupan kedua jenis makanan ini agar tak makan berlebihan.

5. Jus buah
Jus buah biasanya diberi tambahan gula, air, dan disaring. Hal ini sebetulnya malah mengurangi kandungan serat dalam buah yang bisa membuatmu kenyang lebih lama. Mengonsumsi segelas jus buah ini akan meningkatkan kadar gula dalam darah, namun menurunkannya secara cepat sehingga Kamu jadi cepat lapar.

Ketimbang jus, Kamu lebih disarankan mengonsumsi smoothies (tak disaring), tanpa gula, dan menambahkan bubuk protein guna menyeimbangkan gula darah dan meningkatkan rasa kenyang.

Nah, guna mencegah nafsu makan berlebihan, Kamu sangat disarankan untuk memilih makanan yang sehat. Khususnya makanan yang mengandung lemak tak jenuh, protein, dan karbohidrat kompleks. Makanan ini membuatmu merasa kenyang lebih lama, karena dicerna lebih lambat di dalam tubuh.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Teguh Esha “Ali Topan Anak Jalanan” Tutup Usia

Published

on

By

Channel9.id – Jalarta. Kabar duka datang dari dunia sastra Indonesia. Sastrawan senior, Teguh Esha, tutup usia Senin 17 Mei 2021 pagi.

Penulis Novel “Ali Topan Anak Jalanan” itu meninggal di RS Dr Suyoto, Bintaro.

“Kami turut Berduka terdalam atas Wafatnya seorang sahabat yang juga Sastrawan senior Teguh Esha Penulis Novel terkenal “Ali Topan Anak Jalanan”,” tulis seorang kerabat.

Teguh lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 8 Mei 1947. Dia memiliki nama lengkap Teguh Slamet Hidayat Adrai. Sebelum menulis Novel, Teguh dikenal sebagai jurnalis era tahun 1960 -an selepas kuliah di jurusan jurnalistik Universitas Dr Moestopo. Cerita Ali Topan dia tulis pertama kali untuk Majalah Stop pada 1972.

Kemudian, bersama Djoko dan Kadjat, ia menerbitkan majalah Sonata dan menjabat sebagai wakil pemimpin redaksi (1971-1973), lalu menjadi pemimpin redaksi di majalah Le Laki (1974-1977).

Tahun 1977, dia kembali mengangkat cerita Ali Topan Anak Jalanan ke dalam sebuah novel, yang diterbitkan oleh penerbit Cypress. Penerbitan ‘Ali Topan Anak Jalanan’ pada tahun itu meledak.

Novel itu telah dicetak empat kali hanya dalam enam bulan. Popularitas Teguh Esha semakin terdongkrak oleh munculnya film Ali Topan Anak Jalanan (1977) dengan bintang utama Junaedi Salat dan Yati Octavia.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC