Tito Sebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Berjalan Positif, Infrastruktur Permanen Dikebut
Uncategorized

Tito Sebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Berjalan Positif, Infrastruktur Permanen Dikebut

Channel9.id-Jakarta. Mendagri Tito Karnavian mengatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan yang positif. Saat ini, pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur permanen, terutama jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana.

Hal itu disampaikan Tito usai menghadiri Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurut Tito, kemajuan pemulihan terlihat dari membaiknya berbagai sektor, mulai dari layanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur strategis, hingga pembangunan hunian sementara.

Meski demikian, ia menegaskan pekerjaan besar masih menanti, terutama menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang bersifat permanen.

“Itu harus dikerjakan, entah oleh Pemda atau diambil alih oleh pusat,” kata Tito merujuk pada pembangunan jalan dan jembatan yang belum tertangani.

Tito mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi hingga 2028 sebesar Rp100,1 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan 33 kementerian dan lembaga yang terlibat dalam proses pemulihan.

Ia pun meminta kementerian dan lembaga terkait mempercepat proses pengajuan dan pencairan anggaran agar pelaksanaan rehabilitasi dapat segera dipercepat.

“Kalau sudah ditransfer, maka kita akan speed-nya akan kencang sekali,” ujarnya.

Sambil menunggu anggaran pusat direalisasikan, Tito mendorong pemerintah daerah memanfaatkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk menangani kebutuhan mendesak. Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan tambahan TKD sekitar Rp10,6 triliun bagi seluruh daerah di tiga provinsi terdampak.

Ia juga mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang bersedia menghibahkan sebagian dana tersebut kepada wilayah lain yang lebih membutuhkan untuk mendukung percepatan pemulihan.

“Jadi sekali lagi dengan sekarang ini dengan anggaran TKD yang ada, daerah-daerah saya dorong untuk bisa bergerak menggunakan TKD masing-masing,” tutur Tito.

Di akhir keterangannya, Tito mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

“Kita harapkan dukungan dari semua pihak, termasuk Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, tokoh-tokoh masyarakat di tiga daerah untuk kita bergerak bergotong royong,” katanya.

Baca juga: Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antardaerah Harus Tuntas Pekan Depan demi Percepatan Pemulihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  74  =  83