Connect with us

Hot Topic

Tolak Holding, Karyawan Pegadaian Pasang Pita Hitam

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Karyawan PT. Pegadaian (Persero) kompak memasang pita hitam di lengan kiri sebagai tanda protes terhadap rencana aksi holding yang akan dilakukan pemerintah, Selasa (16/2). Aksi pasang pita hitam disebut dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Aksi ini diklaim akan berlangsung hingga akhir Februari.

Serikat Pekerja PT. Pegadaian (Persero) mengaku bertanggungjawab terhadap aksi pasang pita hitam. Ketua Serikat Pekerja PT Pegadaian Ketut Suhardiono mengatakan aksi ini dilakukan secara spontan oleh karyawan karena pemerintah tidak merespon dengan baik tuntutan penolakan holding ultra mikro.

“Itu ekspresi perasaan karyawan pegadaian. Mereka mengekpresikan penolakan dengan pasang pita hitam. Itu simbol duka dan solidaritas mereka,” kata Ketut kepada media, Selasa (16/1) sore.

Baca juga: Serikat Pekerja Pegadaian: Solusi Bunga Murah Bukan Dengan Holding

Ketut pun meminta pemerintah dan manajemen PT Pegadaian tidak mengabaikan tuntutan ini. Sebab jika perasaan kolektif ini diremehkan, dirinya khawatir eskalasi aksi ini bakal terus meningkat.

“Setelah pita hitam, akan ada inisiatif aksi yang lain. Serikat Pekerja meminta pemerintah memperhatikan hal ini,” tuturnya. Meski demikian, Ketut memastikan layanan terhadap nasabah tetap akan berjalan seperti biasanya.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Jokowi Cabut Perpres Izin Investasi Miras dan Minuman Beralkohol

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Presiden Jokowi mencabut Peraturan Presiden (perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken pada 2 Februari 2021.

Dengan pencabutan ini, pengusaha atau pemodal tidak diberi izin melakukan investasi minuman keras (miras) atau minuman beralkohol.

Jokowi membatalkan perpres itu usai mendengar masukan dari sejumlah kelompok masyarakat seperti ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas lainnya.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas serta tokoh-tokoh agama yang lain saya sampaikan lampiran perpres pembukaan investasi baru industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Jokowi dalam konferensi pers, Selasa 2 Maret 2021.

Diketahui dalam perpres sebelumnya, pengusaha diizinkan untuk membuka usaha minuman keras.

Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi oleh investor yang hendak menempatkan modalnya di sektor miras.

Pertama, penanaman modal baru dapat dilakukan di Provinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan lokal setempat.

Kedua, penanaman modal di luar provinsi tersebut, maka harus mendapat ketetapan dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Baku Tembak di Poso, Putra Eks Pimpinan MIT Santoso Tewas

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Baku tembak terjadi antara Satgas Madago Raya dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pada Senin 1 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WITA.

Lokasi baku tembak terjadi di wilayah Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Satgas Madago Raya berhasil menembak mati dua terduga teroris yakni Alvin dan Khairul. Khairul diduga adalah putra eks pimpinan MIT Poso, Santoso.

“Khairul ini merupakan putra dari pentolan sipil bersenjata Santoso, sedangkan Alvin berasal dari Banten,” kata Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso, Selasa 2 Maret 2021.

Namun, dalam kontak tembak itu, gugur salah satu prajurit TNI Praka Dedi Irawan. Saat ini jenazahnya telah diberangkatkan ke Jakarta, untuk pemakamannya menunggu koordinasi dengan pihak keluarganya.

Abdul menyatakan, dalam waktu dekat, proses identifikasi Alvian dan Khairul akan diperkuat dengan tes DNA dan sidik jari.

Menurut Abdul, saat baku tembak, ada empat orang yang saat itu terlibat. Salah satunya diduga adalah pimpinan MIT, Ali Kalora.

“Mereka waktu itu ada berempat, dan dipimpin oleh Ali Kalora, namun dua orang berhasil kabur dan sampai saat ini masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Adapun dari olah TKP, didapati beberapa barang bukti berupa amunisi, GPS, tas ransel, golok dan lainnya.

Abdul menyatakan, keberadaan para DPO MIT Poso pimpinan Ali Kalora di pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara itu disinyalir untuk melakukan amaliah atau teror. Sehingga aparat melakukan penyergapan hingga berujung kontak tembak.

Dengan tertembaknya dua DPO tersebut, kini sisa DPO berjumlah 9 orang. Para DPO ini terbagi dua kelompok satu kelompok dipimpin Ali Kalora, berjumlah empat orang dan satu kelompoknya 7 orang.

“Semoga tidak bertambah lagi, tapi sayangnya masih ada simpatisan-simpatisan,” katanya.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Ungkap Sindikat Pengedar Uang Asing Palsu, DPR Apresiasi Polresta Banyuwangi

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri untuk membasmi sindikat pengedar uang asing palsu antar provinsi. Menurutnya, peredaran uang palsu tersebut sangat meresahkan masyarakat.

Pernyataan itu diungkapkan menyusul kinerja Satreskrim Polresta Banyuwangi Jawa Timur yang berhasil membongkar dan menangkap 10 anggota yang diduga sindikat pengedar uang asing palsu antar provinsi. Adapun barang bukti yang diamankan berupa uang palsu jika dihitung berdasarkan uang asli senilai Rp 4,5 triliun.

“Kami sangat mengapresiasi Polresta Banyuwangi yang telah berhasil membongkar para sindikat uang palsu antarprovinsi. Kehadiran sindikat ini sangat meresahkan masyarakat, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang kurang paham dan tertipu. Bayangkan jika uang palsu senilai 4.5 tiliun uang asli tersebut berhasil beredar dan dipergunakan masyarakat,” kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa 2 Maret 2021.

Sahroni pun meminta kepada pihak kepolisian segera mengusut tuntas terkait peredaran uang palsu ini. Tujuannya demi menghindari makin banyaknya warga yang tertipu.

“Menurut informasi yang didapat, sindikat uang palsu yang berada di Jawa Timur ini mendapatkan uangnya dari Jakarta. Karenanya, saya meminta kepada para Kapolda untuk berkoordinasi demi menelusuri jaringannya hingga tuntas. Sindikat ini harus dibasmi hingga ke akarnya dan diberikan hukuman yang berat agar ada efek jera,” pungkasnya.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC