Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, mendorong penyatuan rapat kerja ketiga lembaga untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran sekaligus memperkuat koordinasi program.
Nasional

Tri Tito Dorong Efisiensi Anggaran Lewat Integrasi Rapat Kerja Tiga Lembaga

Channel9.id-Jakarta. Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, mendorong penyatuan rapat kerja ketiga lembaga untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran sekaligus memperkuat koordinasi program.

Tri mengatakan, penggabungan rapat kerja dalam satu forum menjadi langkah baru yang diharapkan dapat menyelaraskan agenda ketiga lembaga tanpa mengurangi kedalaman pembahasan masing-masing program.

“Ini baru pertama kali rapat kerja tiga lembaga dijadikan satu. Harapannya, kegiatan ini lebih efisien dan tentunya tidak mengurangi makna dari rapat kerjanya,” ujar Tri dalam siaran pers yang diterima Channel9.id, Minggu (25/10/2026).

Menurut Tri, integrasi tersebut berkaitan dengan tiga tanggung jawab kelembagaan yang dijalankan secara ex officio oleh para pendamping kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Melalui forum bersama, koordinasi diharapkan lebih terarah, sementara fokus dan tugas setiap lembaga tetap berjalan sesuai perannya.

Rapat kerja itu juga menghadirkan paparan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), serta Badan Gizi Nasional. Ketiga instansi tersebut membahas strategi penguatan regulasi dan dukungan anggaran daerah untuk menunjang pelaksanaan program.

Tri berharap, dukungan pemerintah pusat dan daerah dapat memastikan program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu berjalan secara berkelanjutan serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan, penyatuan rapat kerja bukan semata-mata ditujukan untuk menekan biaya kegiatan dan menyederhanakan koordinasi organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan dan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata.

“Yang pasti, ke depannya tetap akan menghasilkan program-program yang harus memberikan manfaat untuk masyarakat,” kata Tri.

Tri juga mengapresiasi dedikasi pengurus dan kader di berbagai daerah yang terus terlibat dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Ia menilai, kerja sama yang solid antarlembaga diperlukan untuk mendukung perkembangan para perajin, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

“Saya meyakini, dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, kita dapat mendorong kemajuan para perajin, memperkuat kesejahteraan keluarga, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia,” tuturnya.

Baca juga: Tri Tito Minta Program PKK, Posyandu, Dekranasda Masuk Perencanaan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  21  =  24