Uni Emirat Arab Berencana “Cekik” Keluarga Monopoli Perdagangan
Internasional

Uni Emirat Arab Berencana “Cekik” Keluarga Monopoli Perdagangan

Channel9.id-Uni Emirat Arab. Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah mengatakan kepada beberapa keluarga konglomerat untuk mencabut monopolinya terhadap penjualan barang-barang impor, lapor Financial Times (FT) pada hari Minggu, Senin (27/12/2021).

Pihak pemerintah masih belum memberikan responnya, namun kantor berita WAM mengutip pernyataan dari Menteri Ekonomi yang menyebutkan, sebuah RUU agensi komersial masih dalam proses legislatif dan “masih terlalu dini untuk diumumkan secara rinci ke khalayak publik”.

Kabinet merujuk rancangan itu ke Dewan Nasional Federal untuk didiskusikan, tambahnya.

Laporan FT menuturkan kalau kebijakan tersebut akan mengakhiri pembaruan otomatis kesepakatan perdagangan atau agensi di negara-negara Teluk Persia, yang bisa memberikan perusahaan-perusahaan asing kesempatan untuk mendistribusikan barang-barangnya sendiri atau mengganti agen lokal.

“Sudah tak logis lagi untuk sebuah keluarga mempunyai kekuasaan yang sangat besar dan akses istimewa seperti itu dalam mendapatkan kekayaannya dengan mudah. Kita harus memodernisasi ekonomi kita,” tulis laporan FT yang mengutip pejabat UEA.

RUU itu harus disetujui terlebih dahulu oleh para petinggi UEA dan kapan hal itu terjadi masih belum dapat dipastikan.

Selama beberapa tahun belakangan ini, UEA telah mengambil langkah untuk membuat ekonominya semakin menarik bagi investor dan SDM asing.

Pada awal tahun ini, UEA mengatakan kalau penduduk asing yang ingin membuka perusahaan tak harus lagi membutuhkan pemegang saham atau agensi.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  60  =  63