Zulkifli Hasan di PKKMB FEB UNJ
Nasional

Zulkifli Hasan di PKKMB FEB UNJ: Mahasiswa Harus Mandiri dan Berani Hadapi Tantangan

Channel9.id-Jakarta. Menko Pangan Zulkifli Hasan mendorong mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) membangun kemandirian dan kreativitas sejak duduk di bangku kuliah. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya belajar dari buku dan ruang kelas, tetapi juga perlu menjadikan pengalaman hidup sebagai sumber pembelajaran.

Pesan itu disampaikan Zulkifli Hasan saat menjadi pembicara dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB UNJ di Aula Latief Hendraningrat, Kampus UNJ, Kamis (21/8/2026).

“Setiap peristiwa yang terjadi dengan diri kita, atau dengan orang lain, atau dengan lingkungan, kalau kita pintar, itu pelajaran. Pelajaran tidak hanya textbook. Tidak hanya di kampus. Di mana-mana kita bisa belajar,” ujar Zulkifli.

Ia juga mengajak mahasiswa berani menghadapi kesulitan dan tidak takut mengalami kegagalan. Menurutnya, berbagai ujian dan tantangan merupakan bagian dari proses membentuk kemampuan dan karakter seseorang.

“Tidak ada kesuksesan tanpa ujian. Tidak ada kamu berhasil hebat tanpa perjuangan, tanpa kendala,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga memaparkan sejumlah persoalan strategis terkait pangan, mulai dari keberpihakan kepada petani, swasembada pangan, kesejahteraan nelayan, hingga pengelolaan sampah. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memahami persoalan masyarakat secara lebih luas dan ikut mencari solusinya.

“Peran mahasiswa, peran kita semua penting. Sampah ini bukan urusan pemerintah saja. Ini urusan kita. Ini menyangkut budaya kita,” tuturnya.

Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ifan Iskandar, mengatakan PKKMB menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus memahami berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Sementara itu, Dekan FEB UNJ Prof. Mohamad Rizan mendorong mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi.

“Kami ingin mahasiswa FEB UNJ memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membangun karakter yang adaptif, mandiri, dan memiliki keberanian menghadapi tantangan,” ujar Rizan.

Zulkifli pun mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai peluang membangun kemandirian, termasuk dalam berwirausaha. Menurutnya, teknologi memungkinkan generasi muda menciptakan usaha tanpa harus memiliki modal dan infrastruktur konvensional yang besar.

“Bersungguh-sungguhlah. Tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari semua kejadian. Selamat menempuh pendidikan. Ini baru awal untuk mengarungi hidup yang lebih luhur lagi,” pungkasnya.

Baca juga: UNJ Sukses Gelar PKKMB 2026, Diikuti 9.520 Mahasiswa Baru 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  21  =  26