Nasional

6.000 Masker Didistribusikan ke Warga Pulau Sebesi Pascaerupsi Anak Krakatau

Channel9.id – Lampung Selatan. Pemerintah memperkuat layanan kesehatan di Pulau Sebesi, Lampung Selatan, setelah abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke kawasan pemukiman. Sekitar 6.000 masker telah didistribusikan kepada warga untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu.

Tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Iqram Murofiq, mengatakan masker tersebut dikirim setelah pihaknya menerima permintaan bantuan dari wilayah Pulau Sebesi. Masker kemudian dibagikan kepada warga di empat dusun yang berada di Desa Tejang, Pulau Sebesi.

“Kami meminta bantuan masker, dan kemarin sudah diberikan masker, sekitar hampir 6.000 masker dikirimkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, dan kami sudah membagikannya di empat dusun yang ada di Desa Tejang Pulau Sebesi ini,” ujar Iqram, Selasa (8/9/2026).

Selain distribusi masker, posko kesehatan juga menangani warga yang mengalami keluhan setelah terpapar abu vulkanik. Keluhan yang dilaporkan antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, serta dermatitis atau gatal-gatal.

Menurut Iqram, warga cukup aktif mendatangi posko kesehatan ketika mengalami gangguan kesehatan sehingga keluhan dapat segera ditangani. Kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mencegah dampak kesehatan akibat paparan abu semakin meluas.

“Sampai hari ini sudah ada beberapa warga yang datang berobat di posko karena dia mengalami yang namanya penyakit ISPA seperti batuk, gatal, dan juga sesak karena efek dari abu vulkanik tersebut,” ungkap Iqram.

Iqram menilai penguatan layanan kesehatan diperlukan karena Pulau Sebesi merupakan salah satu wilayah berpenghuni yang berada relatif dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Ketersediaan peralatan kesehatan dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik dan perubahan arah sebaran abu ke kawasan permukiman.

Karena itu, ia berharap ketersediaan obat-obatan dan oksigen di Pulau Sebesi dapat terus diperkuat. Selain dukungan peralatan medis, edukasi kepada masyarakat mengenai langkah penanganan awal saat terjadi erupsi juga dinilai perlu ditingkatkan.

“Yang sangat diperlukan, kami meminta juga kepada pemerintah agar dapat memberikan sosialisasi kepadamasyarakat yang berada di daerah-daerah yang dekat dengan Anak Gunung Krakatau, bagaimana caranya penanganan terhadap letusan dari Anak Gunung Krakatau,” katanya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6  +  1  =