Channel9.id-Jayawijaya. Wamendagri Ribka Haluk memastikan kesiapan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan. Saat ini, pembangunan KIPP telah memasuki tahap detail engineering design (DED) atau rancang bangun rinci.
“Kami terus dorong di pusat, kemungkinan tahun inilah kita sudah bisa mulai pembangunan. Jadi dari semua daerah DOB, hanya Papua Pegunungan. Puji Tuhan, Pak Gubernur, Pak Sekda, dan semua jajaran sudah clear kriterianya, DED-nya sudah,” kata Ribka usai meninjau lokasi KIPP di Gunung Susu, Distrik Hubikosi, Jayawijaya, Jumat (6/2/2026).
Pembangunan KIPP Papua Pegunungan mencakup sejumlah fasilitas utama, antara lain Kantor Gubernur, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Ribka menjelaskan, tahapan selanjutnya akan ditindaklanjuti kementerian teknis, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mulai dari proses lelang hingga pembangunan fisik.
Ia menegaskan, sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI, seluruh kantor Daerah Otonomi Baru (DOB) ditargetkan sudah operasional pada 2027.
“Nanti pembagian tugasnya ada. Pemerintah pusat biasanya membangun fisik, sementara perabot dan isi kantor menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain meninjau KIPP, Ribka juga meninjau persiapan groundbreaking Aula Sekolah Tinggi Alkitab (STA)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Tom Bozeman di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya. Ia menyebut, rencana pembangunan aula tersebut berawal dari permintaan pihak sekolah saat kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Menteri Dalam Negeri.
“Nanti soal nama masih tetap Aula STA Tom Bozeman Wamena. Waktu itu sempat ada usulan nama Aula Prabowo, tetapi karena memakai nama Presiden, tentu harus ada izin terlebih dahulu,” tandasnya.
Baca juga: Kemendagri Sisir Papua Pegunungan, Pacu Serapan APBD 2025





