Channel9.id – Ambon. Dua kelompok pemuda bentrok di pusat Kota Ambon, Maluku, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIT. Insiden itu terjadi di Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz).
Kelompok yang terlibat yakni pemuda Bataso dari kawasan Lapangan Merdeka dan pemuda dari kawasan Amplaz. Kedua pihak saling melempar batu dan sebagian di antaranya membawa senjata tajam jenis parang.
Akibat peristiwa tersebut, beberapa orang dilaporkan mengalami luka akibat lemparan batu. Kericuhan mereda setelah aparat kepolisian tiba di lokasi dan melepaskan tembakan peringatan serta gas air mata.
Insiden itu turut mengganggu aktivitas warga dan pedagang di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah warga mengaku cemas karena khawatir terdampak bentrokan.
“Saya di pertigaan tadi, panik. Mau cari penumpang pakai becak juga tidak bisa. Banyak orang dari atas dan dari bawah yang saling serang. Katanya sudah aman, tapi kita juga belum tahu benar-benar aman atau belum,” ujar Jemi, salah seorang saksi mata di lokasi.
Seorang pedagang di sekitar lokasi mengaku aktivitas usahanya terganggu akibat kejadian tersebut. Ia menyebut datang lebih siang karena situasi sebelumnya belum kondusif.
“Saya tidak lihat langsung kejadiannya. Saya datang jam sembilan, sementara kejadiannya sekitar jam enam. Jadi terlambat buka jualan. Jam sepuluh sudah tidak ada apa-apa lagi, cuma batu-batu saja berserakan di jalan,” katanya.
Penyebab pasti bentrokan hingga kini belum diketahui. Namun, kericuhan tersebut diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan bermula ketika sekelompok pemuda Bataso dari kawasan Lapangan Merdeka mendatangi kawasan Amplaz hingga memicu ketegangan. Aksi tersebut kemudian dibalas dengan lemparan batu sehingga bentrokan tidak terhindarkan.
Pada siang hari, kondisi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif. Guna mencegah bentrokan susulan, polisi dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menempatkan puluhan personel serta meningkatkan patroli di sekitar area kejadian.
Aparat juga melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Upaya itu dilakukan untuk mencegah meluasnya konflik di kawasan pusat Kota Ambon.
HT





