Maudy Ayunda Dapat Kesempatan Isi OST Film ‘Para Perasuk’ dengan 2 Lagu Sekaligus
Lifestyle & Sport

Maudy Ayunda Dapat Kesempatan Isi OST Film ‘Para Perasuk’ dengan 2 Lagu Sekaligus

Cahannel9.id-Jakarta. Sebuah film tentu selalu memiliki original soundtrack (OST) yang tak sekedar lagu, tapi juga bisa menjadi promosi andalan filmnya. Kali ini, aktris Maudy Ayunda yang mendapatkan kesempatan untuk mengisi OST film terbaru garapan sutradara Wregas Bhanuteja berjudul ‘Para Perasuk’.

Dalam film ini, Maudy mengisi OST film ‘Para Perasuk’ dengan menyanyikan dua lagu sekaligus yaitu ‘Aku yang Engkau Cari’ dan ‘Di Tepi Lamunan’ di bawah arahan produser musik Lafa Pratomo.

Menurut Maudy, lagu ‘Di Tepi Lamunan’ terdapat dua interpretasi, yang menggambarkan film tersebut yakni sosok Perasuk yang bernyanyi untuk Pelamun, serta bisa ditujukan bagi seseorang yang membutuhkan tempat untuk bersandar pada orang terdekat.

“Tapi di sisi lain ini juga lagu buat siapa pun yang punya keresahan, yang ingin mencari tempat rehat sejenak, ingin mencari pelarian, bersandar di orang yang dia sayang. Kayak ada dua interpretasi sih,“ kata Maudy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Sementara itu, Lafa menceritakan bahwa lagu ‘Aku yang Engkau Cari’ proses terciptanya kurang dari satu jam usai sebelumnya mereka sudah menonton film “Para Perasuk”.

“Kita masuk studio terus kayak setengah jam sudah jadi. ‘Aku yang Engkau Cari’ itu kan lagu tentang harapan yang ingin digapai dan sebagainya, harapan yang hilang lalu dia kembali dan sebagainya,” tutur Lafa.

Film ‘Para Perasuk’ mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya.

Film ini menghadirkan cerita yang berbeda dari kisah kerasukan pada umumnya. Berlatar di sebuah desa terpencil, kerasukan tidak lagi dipandang sebagai kutukan atau peristiwa mistis yang menakutkan.

Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi ajang hiburan dan tradisi yang dinantikan warga layaknya sebuah festival tahunan. Di tengah suasana tersebut, hadir tokoh Bayu, pemuda desa yang bercita-cita besar untuk menjadi seorang perasuk.

Akan tetapi, ambisi Bayu bukan semata-mata untuk ikut meramaikan pesta, melainkan demi melindungi desanya dari ancaman keserakahan para penguasa. Penguasa-penguasa tersebut secara perlahan mulai merampas tanah dan kehidupan masyarakat.

Menjelang penayangan pertamanya di bioskop-bioskop seluruh Indonesia, makin banyak orang yang penasaran dengan sinopsis film “Para Perasuk”. Kabarnya, film Para Perasuk ini menjanjikan premis yang tidak biasa dan penuh kejutan dalam alur ceritanya.

Bukan itu saja, kehadiran aktor-aktor ternama, seperti Maudy Ayunda, Angga Yunanda, dan Anggun C. Sasmi, juga menjadi daya tarik bagi masyarakat pencinta film.

Bahkan sebelum tayang resmi di Indonesia, pada akhir tahun lalu, film ini juga sudah menerima penghargaan CJ ENM Award. Penghargaan tersebut didapatkan di ajang Asian Project Market, yang merupakan bagian dari Busan International Film Festival (BIFF) 2024.

Di film ini, Wregas juga dengan piawai mengeksplorasi fenomena kerasukan menjadi sebuah pengalaman komunal masyarakat, alih-alih sekadar sebagai sesuatu yang eksotis.

Film ‘Para Perasuk’ dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  69  =  77