Channel9.id-Jakarta. Sebuah lagu tak hanya hiburan semata, tapi juga menyampaikan pesan. Demikian dengan Dikta yang merilis EP terbarunya yang berjudul ‘Unapologetic’. Bukan tanpa alasan Dikta memilih satu kata dalam bahasa Inggris ini sebagai tajuk EP terbarunya itu.
“Tak perlu merasa bersalah untuk jadi diri sendiri,” begitulah kira-kira makna yang dirangkum secara ringkas dalam satu kata tersebut.
Semangat inilah yang ingin Dikta sampaikan dalam EP berisi enam lagu tersebut. Terutama dalam focus track yang bertajuk ‘Stop Bilang Iya’, dengan musikalitas yang berbeda dibanding karya-karya Dikta sebelumnya.
“Ini adalah salah satu lagu yang lumayan tersimpel, tapi malah jadi focus track. Lagu ini bisa mewakili bahwa saya sudah mulai berubah haluan,” kata Dikta, dalam keterangan tertulis perilisan EP ‘Unapologetic’, Jumat (15/5/2026).
Lebih lanjut, mantan vokalis Yovie & Nuno itu menerangkan, bahwa ia ingin mengungkap dengan jujur bahwa sebenarnya ia menyukai jenis lagu seperti yang ditampilkan dalam EP Unapologetic.
“Gua enggak menjelekkan yang sebelumnya ya, cuma gua sekarang lebih suka yang seperti ini,” terangnya.
Unapologetic juga memiliki rentang jarak yang cukup jauh dari EP Dikta sebelumnya, Sendiri, yang rilis pada 2022. Rupanya hal ini terjadi karena pria bernama lengkap Pradikta Wicaksono tersebut masih ingin mengenal dirinya sendiri.
“Karena setelah keluar dari band yang sebelumnya, masih ingin mencari jati diri,” bebernya.
Menariknya, proses pengerjaan EP ini berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar dua bulan. Di balik itu, ada cerita penuh tekanan dan deadline yang membuat proses kreatifnya berjalan sangat intens.
Apalagi ia mengaku sempat salah memperhitungkan jadwal produksi karena terpotong libur Lebaran, membuat seluruh tim harus bekerja ekstra keras hingga kurang tidur demi menyelesaikan semuanya tepat waktu.
“Dua bulan, enam lagu. Itu lumayan gila, sih,” ungkap Dikta mantap.
EP kali ini pun terasa berbeda dengan Sendiri. Kala itu, Dikta mengaku enggan mempromosikan albumnya tersebut. “Gue kayak, ya udah lah dengar di Spotify aja, lebih bagus audionya,” tegasnya.
Dikta pun mengungkap alasan mengapa dalam EP kali ini, ia bahkan menggelar hearing session, sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. “Gua mau buat sesuatu yang lumayan berbeda, pengin tahu feedback-nya apa kalau bikin sesuatu seperti ini. Ini baru pertama kali dilakukan, dan bikin gua se-happy ini dan se-excited ini,” pungkas Dikta.
Secara lirik dan cerita dalam Unapologetic banyak terinspirasi dari kehidupan pribadi Dikta. Tak hanya soal kisah cinta, tapi juga hubungan keluarga, hingga refleksi personal yang selama ini jarang benar-benar ia buka di karya sebelumnya.
Ke depannya, Dikta juga disebut akan kembali aktif merilis single secara berkala. Bahkan bisa jadi ia akan merilis album penuh bila materinya telah mencukupi.
Kontributor: Akhmad Sekhu




