Channel9.id, Jakarta. Program revitalisasi di SMP Negeri 3 Kunduran, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menunjukkan progres signifikan. Hingga Sabtu (25/5/2026), sebagian besar perbaikan fasilitas sekolah telah rampung dan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerja masih menyelesaikan tahap akhir, seperti perbaikan lantai di beberapa ruang. Namun, mayoritas pekerjaan utama telah selesai. Atap terpasang rapi, ruang kelas menjadi lebih layak, dan jendela telah diperbaiki.
Perubahan tersebut langsung meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Ruang kelas kini terlihat lebih terang dan bersih sehingga mendukung kenyamanan siswa saat belajar.
Ketua penanggung jawab pembangunan, Suparman, mengatakan program revitalisasi tahun ini mencakup perbaikan delapan ruang, meliputi ruang kelas, ruang kesenian, musala, dan aula.
Ia menjelaskan proyek ini melibatkan tenaga kerja lokal. Pada tahap awal, proyek menyerap sekitar 40 pekerja, lalu berkurang menjadi 35 orang menjelang penyelesaian.
“Jumlah pekerja menyesuaikan kebutuhan. Saat ini sekitar 35 orang karena pekerjaan sudah berkurang,” ujarnya.
Menurut Suparman, revitalisasi tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Program ini membantu perekonomian warga sekaligus memperlancar kegiatan belajar,” katanya.
Proyek yang berlangsung sekitar empat bulan ini kini siap dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah.
Suparman juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan terhadap program revitalisasi sekolah.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan revitalisasi ini. Program ini membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi warga sekitar,” ujarnya.





