Nasional

Peringati Muharram, Universitas Ibnu Chaldun Gelar Santunan Yatim dan Gerakan 500 Buku

Channel9.id – Jakarta. Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar santunan kepada 40 anak yatim dan meluncurkan Gerakan 500 Buku di kampus UIC, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian Islam (LPI) UIC bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Hadi Hikmatul Ilmi itu dihadiri pimpinan universitas, Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun (YPPIC), sivitas akademika, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim dari sekitar kampus.

Ketua LPI UIC sekaligus Ketua Pelaksana, Abdul Ghofar, mengatakan peringatan Muharram menjadi momentum untuk merefleksikan diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan santunan dan gerakan literasi. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang berakhlak.

“Muharram merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap menuju pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Abdul.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan semangat berbagi sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari pembangunan peradaban,” lanjutnya.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Rahmah Marsinah, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menilai peringatan Muharram dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi sivitas akademika. Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai tradisi akademik yang menghubungkan pendidikan, nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Peringatan Muharram bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi media pendidikan karakter yang mengajarkan pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi,” ucapnya.

“Lebih lanjut, Rektor berharap agar kegiatan seperti ini terus dikembangkan sebagai tradisi akademik yang memperkuat sinergi antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar kampus. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis donasi buku kepada Wakil Rektor III Universitas Ibnu Chaldun, Murtiman, sebagai tanda dimulainya estafet Gerakan 500 Buku yang ditujukan untuk mendukung pengembangan perpustakaan dan kegiatan literasi.

Ketua YPPIC, Edy Haryanto, menyatakan yayasan mendukung program yang memperkuat kualitas pendidikan sekaligus pembinaan karakter melalui kepedulian sosial dan budaya membaca. Ia berharap gerakan donasi buku dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan sivitas akademika, alumni, mitra, dan masyarakat.

“Santunan kepada anak yatim merupakan implementasi nyata ajaran Islam tentang kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan, sedangkan Gerakan 500 buku merupakan investasi intelektual yang manfaatnya akan terus mengalir dalam jangka panjang,” jelas Edy.

“Buku adalah jendela peradaban. Semakin banyak masyarakat membaca, semakin besar peluang lahirnya generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” sambungnya.

Ketua DKM Masjid Al-Hadi Hikmatul Ilmi, Muhajirin Tohir, dalam tausiyahnya mengajak peserta menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, kepedulian sosial, dan semangat menuntut ilmu. Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan perhatian kepada anak yatim sebagai bagian dari nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam.

“Kepedulian terhadap mereka bukan sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi masa depan generasi penerus bangsa,” ucap Muhajirin.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1  +  2  =