Channel9.id, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah memperkuat kesiapan menghadapi berbagai ancaman bencana, termasuk dampak El Niño yang berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah. Ia menyebut koordinasi lintas lembaga mulai menunjukkan hasil dalam upaya memitigasi dampak bencana di lapangan.
Prabowo mengatakan telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah daerah untuk memastikan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, TNI, Polri, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja secara terpadu menghadapi berbagai ancaman bencana.
“Saya sudah keliling ke beberapa tempat, saya cek sendiri. Syukur alhamdulillah semua unsur pemerintah daerah, kementerian/lembaga, TNI, Polri, BNPB, Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, semua bekerja secara efektif,” kata Prabowo dalam acara Peluncuran Program PLTS 100 GWp, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2026).
Menurut Prabowo, sinergi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia juga menyinggung kesiapan pemerintah mengerahkan sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat, mulai dari ratusan helikopter dan pesawat hingga alat berat serta ribuan personel.
Prabowo mengatakan kemampuan tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah memperbaiki pengelolaan keuangan negara, termasuk menutup berbagai kebocoran anggaran.
“Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang. Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan, dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menilai pemerintah masih perlu meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran. Ia menegaskan setiap rupiah uang negara harus digunakan secara optimal untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi bencana.
“Kita belum puas. Kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan,” tegasnya.
Dalam konteks El Niño, pemerintah menghadapi tantangan berupa potensi kekeringan yang dapat berdampak pada berbagai sektor. Prabowo mengatakan koordinasi lintas sektor diperlukan agar dampak ancaman tersebut dapat ditekan sedini mungkin.
Pemerintah juga terus memantau kondisi di daerah dan memastikan berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana dapat bergerak secara terkoordinasi.




