Channel9.id-Labuan Bajo. Ditjen Dukcapil Kemendagri bergerak cepat memulihkan dokumen kependudukan warga yang terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dipimpin Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Tim Peduli Bencana Kemendagri membuka layanan jemput bola di Kabupaten Manggarai Barat, Senin (24/8/2026).
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi untuk membantu warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat gempa.
“Dukcapil hadir langsung ke lokasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dan masyarakat dapat segera memperoleh kembali dokumen adminduk yang dibutuhkan secara cepat, mudah, dan gratis,” ujar Teguh.
Setibanya di Labuan Bajo, tim langsung meninjau Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai Barat. Meski bangunan mengalami keretakan pada sejumlah dinding akibat guncangan gempa, pelayanan administrasi kependudukan dipastikan tetap berjalan.
Ditjen Dukcapil juga menyerahkan berbagai perangkat pendukung, termasuk tambahan blangko KTP-el, perangkat internet Starlink, printer, serta alat rekam KTP-el portable. Perangkat tersebut disiapkan agar petugas dapat menjangkau warga hingga ke titik-titik pengungsian.
“Hadirnya kami di Manggarai Barat adalah amanat untuk memastikan pelayanan publik dasar tidak lumpuh. Seluruh penggantian dokumen kependudukan warga yang terdampak bencana dipastikan cepat dan gratis,” kata Hani.
Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat Valentinus Andi menyatakan jajarannya siap bergerak bersama tim Ditjen Dukcapil ke lokasi terdampak. Hingga pelaksanaan layanan tersebut, sebanyak 358 dokumen kependudukan berhasil diterbitkan untuk warga terdampak gempa.
Tim Ditjen Dukcapil sebelumnya juga telah dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores, termasuk Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka, untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan di tengah kondisi pascagempa.
Baca juga: Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten Terdampak Gempa NTT, Layani Warga Jemput Bola




