Channel9.id – Jakarta. Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menanggapi asumsi yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi sinyal kuat maju Pilpres 2029. Ganjar mengingatkan, masih banyak persoalan rakyat yang mesti ditangani saat ini.
“PR besar untuk semua elemen bangsa hari ini masih sangat banyak, mari kita konsentrasi pada penanganan bencana yang datang bertubi-tubi,” kata Ganjar kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).
Ganjar mengatakan, mobilisasi sumber daya yang ada perlu dipimpin untuk menangani berbagai persoalan tersebut. Mantan calon presiden 2024 itu pun menyinggung korban bencana gempa di NTT hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membutuhkan bantuan.
“Perlu segera dipadamkan. Kekeringan dan kesulitan air bersih perlu segera dibantu karena kemungkinan kemarau ini akan panjang. Ditambah beberapa erupsi gunung berapi yang berdampak pada sektor lain,” jelasnya.
“Itulah masalah rakyat yang harus diurus hari ini,” lanjut Ganjar.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menanggapi pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam HUT ke-25 Demokrat. Menurut Doli, pidato tersebut seolah menjadi sinyal kuat AHY untuk maju dalam Pilpres 2029.
Doli melihat sinyal tersebut dari nuansa penyampaian, gestur, dan posisi politik AHY saat menyampaikan pandangannya soal demokrasi, batas kekuasaan hingga transisi kekuasaan.
“Namun, dilihat dari nuansa penyampaian, gestur, dan standing position-nya, AHY seperti memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam Pilpres mendatang,” kata Doli kepada wartawan.
“Padahal, kita semua saat ini, sebagai sebuah bangsa, sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. Situasi yang dihadapi masyarakat juga tidak mudah. Dan AHY posisinya saat ini adalah bagian dari pemerintah yang seharusnya ikut bertanggung jawab atas situasi apa pun yang dihadapi,” tambahnya.
HT




