Connect with us

Hot Topic

Adelin Lis Diduga Lakukan Dua Tindak Pidana Selama Buron di Singapura

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menemukan dua dugaan tindak pidana yang dilakukan Adelin Lis selama buron di Singapura.

Dua dugaan tindak pidana itu yakni menggunakan dokumen perjalanan RI (paspor) yang diduga dipalsukan dan memberikan data tidak sah atau keterangan tidak benar untuk memperoleh perjalanan RI bagi dirinya sendiri.

Dua dugaan itu ditemukan usai Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Keimigrasian dan Atpol Singapura.

“Hasil koordinasi dan penyelidikan bersama Ditjen Imigrasi serta dengan Atpol Diketahui dua hal dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh buronan Adelin Lis (AL) alias Hendro Leonardi (HL) selama pelariannya,” kata Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Rabu 23 Juni 2021.

Andi menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Keimigrasian dalam proses penyidikan. Koordinasi itu termasuk bantuan penyerahan barang bukti dokumen paspor palsu yang masih diamankan oleh Kedubes RI dalam hal ini Atpol/SLO Polri di Singapura.

Sebelumnya, Bareskrim Polri melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pemalsuan paspor yang dilakukan Adelin Lis. Adelin adalah buron Kejaksaan Agung (Kejagung) atas perkara pembalakan liar sejak 2008 lalu.

Baca juga: Polri Ikut Usut Kasus Pemalsuan Paspor Adelin Lis

Adelin Lis ditangkap di Singapura pada 4 Maret 2021 karena pemalsuan paspor atas nama Hendro Leonardi. Persidangan Singapura menjatuhi hukuman kepada Adelin Lis berupa denda 14.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 140 juta dan dideportasi dari Singapura.

Adelin Lis merupakan buron kasus pembalakan liar sejak 2008 namanya masuk dalam daftar red notice Interpol.

Adelin Lis adalah pengusaha nasional di bidang kehutanan. Dia merupakan pemilik dari PT Mujur Timber Group dan PT Keang Nam Development Indonesia yang sudah berkiprah selama 50 tahun memproduksi triplek dan kayu lapis yang sebagian produknya untuk ekspor.

Mahkamah Agung menjatuhkan hukum kepada Adelin pidana 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider enam bulan, dan uang pengganti Rp 199,8 miliar dan reboisasi 2,938 juta dolar AS.

Untuk eksekusi denda dan uang pengganti akan dilakukan Kejaksaan Agung setelah 14 hari isolasi mandiri Adelin Lis selesai dijalankan.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Kasus Harian Turun, Kematian Covid Meroket

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mencatat penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 43.479  pada hari ini, Kamis, 29 Juli 2021. Angka ini lebih sedikit dibanding kemarin, Rabu (28/07) sebanyak 47.791 kasus. Dengan penambahan itu, total kasus Covid-19 yang ada di Tanah Air  mencapai 3.331 juta orang kasus positif baru sejak ditemukan kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Sementara itu, kematian akibat terpapar virus corona kembali meninggi. Tercatat 1.893 pasien Covid-19 meninggal. Sehingga, jumlah orang meninggal karena Covid-19 total berjumlah 90.552.  Angka kematian ini naik dibanding kemarin yakni 1.824.

Baca juga: Masih Tinggi, Kematian Covid-19 Bertambah 1.824 

Kabar baiknya, pasien sembuh dari virus corona terus bertambah sebanyak 45.494  pasien yang dinyatakan bebas dari Covid-19. Naik dari sebelumnya yang berjumlah 43.856 pasien sembuh dari Covid-19. Total pasien Corona yang dinyatakan se mbuh hingga saat ini berjumlah 2.596 juta orang orang.

Continue Reading

Hot Topic

Polri Ungkap Pinjol Ilegal KSP Cinta Damai, 8 Orang Ditangkap

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Bareskrim Polri menangkap 8 pelaku kasus pinjaman online (pinjol) ilegal berkedok koperasi dengan nama Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Cinta Damai.

“Aplikasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Cinta Damai fiktif,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Helmy Santika dalam konferensi pers, Kamis 29 Juli 2021.

Helmy menyampaikan, kasus ini bermula dari laporan masyarakat. Masyarakat merasa dirugikan oleh kejahatan yang dilakukan pinjol ini.

Dalam modus operandinya, KSP Cinta Damai menawarkan pinjaman uang secara online dengan tenor panjang dan suku bunga yang rendah. Namun, ternyata hal itu hanya iming-imingan belaka.

“Faktanya tenor dan suku bunga yang dijanjikan tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan di muka halaman aplikasi KSP Cinta Damai,” ujar Helmy.

Adapun para pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni dua pelaku ditangkap di Kota Medan Sumatera Utara, berinisial Dea dan Andre. Keduanya merupakan penagih utang KSP Cinta Damai.

Lalu, seorang pelaku bernama Christopher ditangkap di Tangerang Selatan. Dia berperan sebagai pemberi perintah kepada debt collector untuk melakukan penagihan kepada peminjam dengan cara-cara mengancam, menistakan dan memfitnah lewat pesan berantai.

“Lima pelaku lain yakni Elroy, Benedictus, Alfonsius, Sidharta, dan Rizky. Mereka ditangkap di Jakarta Barat adalah operator kartu SIM ponsel,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 8 Ayat (1) Huruf f juncto Pasal 62 UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Selain itu, Pasal 35 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atas perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 311 KUHP.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Mendagri Tito: Pemerintah Jadi Motor Penyemangat Masyarakat

Published

on

By

Channel9.id-Brebes. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bahwa Pandemi Covid-19, sebagai perang yang panjang. Karena itu, masyarakat bisa saja bosan, tetapi pemerintah tak boleh lelah, justru menjadi motor penyemaangat masyarakat.

“Covid ini krisis yang panjang, sudah satu setengah tahun,” kata Mendagri Tito dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (29/7/2021).

Karena itu, kata Tito,kedatangannya ke Brebes untuk memberikan dorongan semangat, agar Bupati beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah tetap menjaga kekompakan dan tidak terlarut dalam kejenuhan.

“Kapolres, Pak Dandim, dan Ibu Kejari, mereka orang-orang yang paham lapangan,” ujar mantan Kapolri ini.

Selain itu, Tito mengapresiasi Bupati Idza Priyanti terkait pencairan dana insentif bagi tenaga kesehatan.

“Saya atas nama Pemerintah Pusat dan para tenaga kesehatan menyampaikan terima kasih atas kerja keras Ibu Bupati semoga Allah SWT, membalas kebaikan Ibu Bupati,” ujarnya usai mendapat paparan dari Idza.

Baca juga: Kemendagri: Dana Insentif Daerah Dorong Inovasi pada Pemda dan Masyarakat

Tito juga mengapresiasi, besarnya bantuan sosial bagi warga terdampak di Kabupaten Brebes.

“Di sini Bansos cukup besar, jumlahnya lebih 600 ribu lebih. Ini ada Bansos Pusat dan daerah. Tinggal yang belum terdaftar sebagai penerima manfaat, tetapi sangat membutuhkan bisa di cover oleh Bansos daerah,” imbuhnya.

Pemerintah daerah juga memfasilitasi Coorporate Social Responsibily (CSR), dari perusahaan-perusahaan, atau menggandeng Baznas yang pertanggungjawabannya lebih ringan, juga menggalang semangat gotong royong bagi warga masyarakat yang mampu untuk membanti warga tak mampu.

Continue Reading

HOT TOPIC