Channel9.id – Kendari. Anggota TNI di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial Sertu MB diduga mencabuli seorang siswa sekolah dasar (SD). Sertu MB kini telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) usai melarikan diri saat diinterogasi di Kodim 1417/Kendari.
Kasus ini bermula saat Sertu MB dilaporkan atas dugaan pencabulan anak di bawah umur. Aksi asusila itu terjadi di rumah Sertu MB di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan (14/4/2026).
Sertu MB lantas diamankan dan menjalani pemeriksaan di kesatuannya di Kodim 1414/Kendari. Oknum prajurit TNI itu sempat dimintai keterangan sebelum diserahkan ke Denpom XIV/3 Kendari.
“Terkait pelakunya belum sempat diserahkan ke kita. Saat diinterogasi di Kodim, yang bersangkutan sempat kabur,” kata Komandan Denpom XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela kepada wartawan, Kamis (30/4/2026), sebagaimana dikutip dari detikSulsel.
Haryadi mengatakan, oknum prajurit tersebut masih dalam pencarian. Ia memastikan kasus dugaan pencabulan ini akan diusut tuntas.
“Kasus ini sedang dalam proses penyidikan dan kami tangani sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Haryadi.
Sementara itu, Kodim 1417/Kendari menyatakan bakal mengerahkan seluruh personel di tiap wilayah untuk mencari jejak keberadaan Sertu MB.
“Sementara ini kami masih melacak keberadaannya. Surat DPO sudah kami keluarkan dan seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian,” kata Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari Letkol Arm Danny AP Girsang kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).
Sertu MB juga turut berstatus tidak hadir tanpa izin (THI). Danny memastikan proses hukum yang melibatkan oknum prajuritnya tersebut akan berjalan secara transparan.
“Seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian di wilayah yang berpeluang menjadi lokasi keberadaan pelaku,” ungkap Danny.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga Sertu MB untuk kooperatif dalam perkara ini. Keluarga terduga pelaku diminta memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Sertu MB.
“Sudah kami lakukan pemeriksaan terhadap istri pelaku di intel Korem. Kami juga berkomunikasi agar bisa membantu proses pencarian ini,” imbuhnya.
Danny menuturkan, terduga pelaku dan korban masih dalam hubungan keluarga. Danny juga masih mendalami dugaan oknum prajuritnya mencabuli korban berulang kali.
“Sementara ini kami dalami (Sertu MB mencabuli korban berulang kali), yang jelas kedua belah pihak bukan orang asing dan masih ada hubungan kekerabatan,” ungkap Danny.
HT





