Channel9.id-Jakarta. Satgas PRR Pascabencana Sumatera terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi penyintas bencana. Setelah hunian sementara (huntara) di Sumatera Utara dan Sumatera Barat rampung sesuai target, fokus kini bergeser pada percepatan pembangunan hunian tetap (huntap).
Berdasarkan data per 4 Mei 2026, seluruh kebutuhan 1.024 unit huntara di Sumatera Utara dan 830 unit di Sumatera Barat telah selesai dibangun. Sementara di Aceh sebagai wilayah terdampak terbesar, progres pembangunan huntara telah mencapai sekitar 91 persen atau 16.785 unit dari total 18.380 unit yang direncanakan.
Secara keseluruhan, pembangunan huntara di tiga provinsi telah mencapai 18.639 unit dari total 20.234 unit atau sekitar 92 persen. Pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga TNI-Polri dan organisasi kemanusiaan.
Seiring capaian tersebut, Satgas PRR kini mengakselerasi pembangunan huntap sebagai bagian dari fase rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang. Hingga awal Mei, progres pembangunan huntap tercatat mencapai 4,2 persen, dengan 1.661 unit dalam tahap pembangunan dan 248 unit telah selesai dari total rencana 39.501 unit.
Di Aceh, pembangunan huntap baru mencapai sekitar 2,8 persen. Sementara di Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing telah mencapai 5,3 persen dan 15,36 persen.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas utama setelah kebutuhan hunian sementara terpenuhi. “Sekarang kita genjot huntap. Semua data kebutuhan akan kita serahkan untuk dihitung anggarannya,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat dukungan melalui penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, sebanyak 19.228 penyintas telah menerima bantuan tersebut dengan tingkat realisasi 100 persen. Bantuan ini diberikan kepada warga yang memilih menyewa rumah atau tinggal bersama keluarga sambil menunggu hunian tetap selesai dibangun.
Ke depan, Satgas PRR memastikan percepatan pembangunan hunian permanen terus dikawal agar seluruh penyintas dapat segera menempati tempat tinggal yang aman dan layak. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
Baca juga: Satgas PRR Percepat Rehabilitasi 42.702 Hektare Sawah Pascabencana Sumatera





