Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup musik yang semangat berkarya lagu. Demikian dengan grup musik Banda Neira resmi merilis video musik terbaru untuk lagu mereka yang berjudul ‘Ajariku Jadi Berani’ feat. Reruntuh pada Jumat, 25 September 2026.
Melalui karya visual terbaru ini, Banda Neira membawa misi untuk terus menularkan serta memantik keberanian di kalangan para pendengarnya. Pesan dalam lagu tersebut dinilai sangat relevan untuk kembali digaungkan pada saat ini.
Gitaris sekaligus vokalis Banda Neira, Ananda Badudu, mengungkapkan bahwa lagu ini merekam sebuah proses emosional yang mendalam.
Menurutnya, Ajariku Jadi Berani mengisahkan tentang seseorang yang sedang didera ketakutan yang luar biasa, lalu meminta untuk diajarkan cara menjadi berani.
“Lewat lagu itu kami seperti mau bilang ke pendengar: ayok, kita sama-sama belajar jadi berani,” ujar Ananda.
Proses kreatif penciptaan lagu ini tidak lepas dari pengalaman personal Ananda Badudu. Ia menulis lagu tersebut pada medio 2020-an, tidak lama setelah dirinya mengalami insiden penangkapan dan pemukulan oleh aparat pada 2019.
Peristiwa kelam itu terjadi setelah Ananda menginisiasi penggalangan dana publik untuk mendukung aksi mahasiswa yang menolak perubahan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).
Ananda tidak menampik bahwa tindakan represif yang dialaminya menyisakan trauma dan kemarahan mendalam yang masih membekas hingga hari ini. Namun, ia memilih untuk menyalurkan energi negatif tersebut menjadi sebuah karya yang positif.
“Saya sadar saya masih membawa kemarahan itu, tapi saya tidak ingin kemarahan itu berubah jadi sesuatu yang destruktif. Itu sebabnya saya menulis Ajariku Jadi Berani. Saya berharap lagu itu bisa jadi pemantik yang mendorong kami dan juga pendengar untuk menjadi berani,” jelas Ananda.
Dalam menggarap video musik ini, Banda Neira mempercayakan penyutradaraan kepada Rukii Naraya, seorang fotografer yang kini menyeberang untuk mengarahkan video musik. Produksi visual ini juga diperkuat oleh sentuhan artistik dari pasangan koreografer dan dramaturg, Enji Sekar dan Arsita Iswardhani.
Proyek video musik ini terwujud atas kerja sama Banda Neira dengan Kithlabo, sebuah label yang merupakan unit usaha dari Believe. Ini menjadi kolaborasi kedua mereka dengan Kithlabo setelah sebelumnya sukses merilis video musik untuk lagu lain.
Bersamaan dengan peluncuran video musik tersebut, Banda Neira juga menggelar rangkaian acara spesial bertajuk Jadi Berani Project di Jakarta pada 25-26 September 2026. Acara ini dirancang agar pesan dan semangat keberanian dari lagu tersebut dapat diimplementasikan secara nyata oleh publik.
Sasha, vokalis sekaligus pemain biola Banda Neira, menjelaskan bahwa gerakan ini sengaja diinisiasi agar esensi dari lagu tidak berhenti sebagai karya audio saja. Melalui proyek ini, mereka menghadirkan pameran zine yang melibatkan lebih dari 90 pengkarya, lokakarya khusus, hingga panggung musik intim.
“Jadi Berani Project kami bikin karena tak ingin aksi menularkan keberanian itu berhenti di lagu saja. Kali ini kami bikin project lokakarya photostory yang diampu juga oleh Rukii Naraya,” kata Sasha.
Ia menambahkan bahwa ruang kolaboratif ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berproses bersama.
“Lewat project ini kami mengajak siapapun yang ingin ikut untuk berproses bersama sambil memaknai apa arti keberanian buat kita,” pungkas Sasha.
Rangkaian pertunjukan musik intim dalam acara ini juga turut diramaikan oleh penampilan dari Reruntuh dan Pendarra.
Kontributor: Akhmad Sekhu




