Connect with us

Hot Topic

Bantah Positif Covid-19, Mendagri: Saya Maafkan Penyebar Berita

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengklarifikasi berita yang beredar jika dirinya terpapar virus corona. Mendagri menegaskan jika kabar itu tidak benar.

Dalam sebuah video, Tito mengatakan, bahwa dirinya sehat dan menjalani aktivitas seperti biasa.

“Hari ini Sabtu, 19 September 2020 sekitar jam 10 pagi, saya berenang di rumah dinas ini untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Kemarin saya membaca berita bahwa saya terpapar Covid-19. Berita itu sudah di klarifikasi oleh Puspen Kemendagri bahwa itu tidak benar,” ujar Tito.

Tito menyebut dia telah menjalankan test dan hasilnya semua negatif Covid-19 “Saya sudah test beberapa kali baik rapid test maupun swab dalam minggu ini dan hasilnya semua negatif,” katanya.

Tito menjelaskan,  dalam minggu ini dirinya masih sibuk menjalankan aktivitas termasuk menghadiri rapat.

“Aktifitas saya masih padat. Rapat-rapat termasuk di istana dengan Bapak Menko Polhukam, Menko Maritim, Menko Ekonomi dan beberapa pejabat termasuk rapat lainnya. Termasuk juga rakor tingkat nasional dan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut Tito mengatakan jika dirinya tidak mengetahui penyebar berita bohong terkait kesehatannya. Meski demikian, ia mengaku telah memaafkan. “Semoga Allah mengampuni bagi yang menyebarkan berita dan saya maafkan,”ucapnya.

Baca juga: Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19

Di akhir video klarifikasi, Tito mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan di masa pendemi ini. “Jaga terus kebugaran tubuh kita di tengah situasi kita di tengah pandemi ini. Dan kalau ada waktu luang, gunakan waktu untuk berolahraga,”tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan membantah informasi yang menyebutkan Mendagri Tito Karnavian positif Covid-19.

Dia menegaskan, Tito saat ini dalam kondisi sehat.

“Teman-teman, adalah tidak benar Bapak Mendagri positif Covid-19. Sama sekali berita itu tidak benar (hoaks),” kata Benni dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat, 18 September 2020.

“Alhamdulillah beliau sehat wal afiat,” sambungnya.

Benni menegaskan, Mendagri masih menjalani aktivitas Benni juga menyebutkan, Tito masih tetap melaksanakan tugas sebagai Mendagri pada Jumat. “Hari ini Mendagri tetap melaksanakan tugas seperti biasanya,” tandasnya.

Diketahui, Ketua KPU RI Arief Budiman positif Covid-19 usai melakukan tes swab sebagai syarat mengikuti rapat tatap muka di Istana Kepresidenan pada Jumat, 18 September 2020..

“Tanggal 17 September malam hari saya melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor tanggal 18 September (hari ini) dengan hasil positif (COVID-19),” kata Arief.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Polda Jawa Barat menetapkan kembali Habib Bahar sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan.

Sebelumnya diketahui, Bahar ditetapkan sebagai tersangka dan divonis 3 tahun karena melakukan penganiayaan pada dua remaja.

Untuk kasus kali ini, Bahar diduga melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Andriansyah di Bogor pada 4 September 2018.

Adapun penetapan tersangka tercantum dalam surat nomor B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang dikeluarkan pada 21 Oktober di Bandung.

Surat tersebut ditandatangani langsung Direskrimum Polda Jabar, Kombes Patoppoi. Bahar diduga melakukan tindak penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUHPidana.

Patoppoi membenarkan penetapan tersangka itu. Dia menyampaikan, penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan rangkaian gelar perkara dengan kejadian dugaan penganiayaan di Bogor.

“Betul, hasil gelar telah ditetapkan tersangka,” katanya, Selasa (27/10).

Patoppoi menjelaskan, pelapor merupakan korban sendiri dan dugaan penganiayaan terjadi di wilayah Bogor.

Namun, Pattopoi tidak menjelaskan rinci tentang kronologi dugaan penganiayaan yang membuat Bahar ditetapkan jadi tersangka.

 

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Jelang Cuti Bersama, Begini Persyaratan Naik Pesawat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Cuti bersama telah ditetapkan tanggal 28-30 Oktober 2020. Banyak traveller merencanakan liburan ke berbagai destinasi, namun ada sejumlah persyaratan yang harus ditaati untuk mencegah pandemi Covid-19.

Mengutip akun Twitter Angkasa Pura II @AngkasaPura_2, Selasa (27/10/2020), syarat naik pesawat jelang libur cuti bersama masih merujuk pada Surat Edaran No.9/2020 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca juga: Mendagri: Cuti Bersama Tidak Menjadi Ajang Penularan Covid-19

Adapun persyaratan terbagi menjadi dua, untuk rute domestik dan rute internasional.

Persyaratan penerbangan domestik diantaranya;

  1. Penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
  2. Menunjukkan identitas diri berupa KTP/Tanda pengenal lainnya yang sah.
  3. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR negatif atau surat keterangan uji tes rapid non reaktif yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan.
  4. Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid.

Persyaratan penerbangan internasional diantaranya:

  1. Penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
  2. Jika tidak dapat menunjukkan surat hasil tes PCR dari negara keberangkatan, setiap individu yang datang dari luar negeri harus melakukan tes PCR pada saat tiba di bandara tujuan.
  3. Selama menunggu hasil pemeriksaan tes PCR, setiap orang wajib menjalani karantina khusus yang telah disediakan pemerintah.
  4. Memanfaatkan akomodasi karantina berupa hotel atau penginapan yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina Covid-19 dari Kementerian Kesehatan.

Traveller dapat melakukan tes rapid di sejumlah bandara, antara lain Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Juanda, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Sentani, dan lain-lain. Tarif untuk tes rapid adalah Rp85 ribu.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Refly Harun Bisa Saja Dipanggil Polisi

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, pihaknya membuka peluang untuk memanggil Refly Harun terkait kasus ujaran kebencian dengan tersangka Gus Nur.

Diketahui, Bareskrim Polri telah menahan Gus Nur usai ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Penghinaan itu dikeluarkan Gus Nur dalam tayangan video di Youtube.

Awi menjelaskan, tak hanya Refly Harun, semua pihak yang terlibat dalam pembuatan video itu akan diperiksa.

“Yang merekam, yang mengedit, yang mengundang atau meng-upload, semuanya akan dipanggil,” kata Awi, Selasa (27/10).

Awi belum mengungkapkan kapan pemeriksaan terhadap Refly Harun. Namun, pihaknya memastikan akan segera menjadwalkan pemeriksaan.

“Masih diperiksa di laboratorium digital forensik. Kita tunggu, nanti kalau sudah selesai akan diperiksa ahlinya. Ahli ITE,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC