Connect with us

Nasional

Bendera Merah Putih Dipotong, Polri Periksa Sejumlah Saksi

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Polri telah memeriksa sejumlah saksi terkait video pemotongan Bendera Merah Putih yang viral di media sosial.

Dalam video yang viral itu, terlihat seorang perempuan menggunting Bendera Merah Putih. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Sumedang, Jawa Barat.

“Adanya kasus di Jawa Barat tepatnya di Polres Sumedang, kemarin memang kita melihat ada video yang beredar di medsos isinya kegiatan seorang yang melakukan pengguntingan terhadap bendera Merah Putih, itu viral,” katanya dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9).

Polri saat ini tengah mengusut kasus tersebut dengan memeriksa beberapa orang saksi.

“Penyidik dari Polres Sumedang sudah memeriksa tiga orang saksi,” ujarnya.

Bahkan, Polri telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya gunting, potongan bendera, hingga telepon genggam yang digunakan untuk merekam peristiwa tersebut.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Yuk, Cek Jadwal Penyaluran Kuota Internet Gratis Kemendikbud

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Bantuan kuota internet gratis untuk belajar online sudah mulai dikirim ke para peserta didik maupun pendidik, pada hari ini, Selasa 22 September 2020. Kemendikbud mengirimkan kuota tersebut kepada nomor gawai yang terdaftar. Kuota tersebut akan diberikan setiap bulan hingga Desember 2020.

“Bantuan kuota data internet diberikan kepada siswa, mahasiswa, pendidik dan guru, serta dosen,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im, di Jakarta, Selasa (22/09).

Baca juga: Begini Cara Dapatkan Kuota Data Gratis dari Kemendikbud

Bantuan ini akan diberikan untuk tiap jenjang pendidikan. Untuk peserta di PAUD akan mendapatkan kuota internet 20 GB per bulan, peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA akan mendapat 35 GB.

Kemudian, untuk guru PAUD hingga SMA akan dapat 42 GB. Dosen dan mahasiswa pun akan dapat kuota internet gratis 50 GB.

Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama dan kedua memiliki masa berlaku masing-masing 30 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

Sedangkan bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat yang dikirim secara bersamaan di bulan November akan berlaku selama 75 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

Berikut jadwal penyaluran kuota internet gratisnya:

A. Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama:

  • Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 September 2020
  • Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 September 2020

B. Bantuan kuota data internet untuk bulan kedua:

  • Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020
  • Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020

C. Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan:

  • Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 November 2020
  • Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 November 2020

IG

Continue Reading

Hot Topic

Perumus Kurikulum Baru Lulus Kuliah, Darmaningtyas: Emang Ini Buat Menu Makan?

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Pemerhati Pendidikan Darmaningtyas mengaku kaget mengetahui perumus draf penyederhanaan kurikulum Kemendikbud adalah tiga anak muda berlatar belakang Sampoerna University. Bahkan, salah satunya diketahui baru lulus kuliah.

“Saya juga kaget Prof @gawan_indra bahwa tiga nama katanya anak muda itu latar belakangnya dari Universitas Sampoerna, bahkan katanya yang satu baru lulus 2019,” katanya dalam akun twitternya @Damaningtyas, Selasa (22/9)

“Emang ini buat menu makan, kok orang yang baru lulus dah dilibatkan nyusun kurikulum?,” lanjutnya.

Baca juga: ‘Orang’ Sampoerna Dibalik Draft Penyederhanaan Kurikulum Kemendikbud

Diketahui, draf penyederhanaan kurikulum Kemendikbud yang memangkas pelajaran Sejarah menjadi tidak wajib bahkan dihilangkan di sekolah menengah sudah tersebar luas ke publik. Bahkan, tim perumus ahli Kemendikbud tersebut adalah para pengajar Sampoerna University.

Diantaranya, Stiem Matakupan Pengajar Bahasa Inggris, Nisa Felicia pengajar Fakultas Pendidikan Sampoerna University, serta Syifa Tsamara Sejati yang bahkan baru Lulus Sampoerna University tahun 2019 menurut gramho.

Hal tersebut diungkapkan Iman Zanatul Haeri lewat status Facebooknya. Bahkan menurutnya, nama terakhir yang baru lulus tersebut terlibat dalam projek ‘Modul Pendamping Guru masa PJJ’.

“Saya menyakini, sebagai pengusaha sukses yang membuat banyak orang menjadi driver gojek, tentu mas Nadiem ahli soal keamanan digital. Namun sepertinya keamanan ini jebol ketika menyusun draf kurikulum yang katanya rahasia itu. Kemudian saya membuka Power point Draft Kurikulum yang sudah tersebar kemana-mana itu dengan googleslide,” tulis Iman, Senin (21/9).

Iman mengaku dirinya kaget percakapan penyusun Draf Kurikulumnya pun ikut tertera, percakapan antar penyusunnya juga masih terbuka. Iman mencoba mencari tahu sosok yang berada dibalik kurikulum tersebut via aplikasi Google Scholer.

“Alhamdulilah saya menemukan mereka disana. Jadi Mereka memang akademis. Cuma ada kesamaan diantara pengedit Draf Kurikulum ini. Kalau diperhatikan secara seksama sepertinya ketiga orang ini dipertemukan Tuhan dilokasi yang sama: Sampoerna University,” kata Iman yang juga pengajar di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.

“Lebih menyakitkan lagi: Apa benar draft sepenting ini dan akan menentukan pendidikan Nasional hanya diedit tiga orang? Moga saja tidak. Apalagi Draft ini berpengaruh terhadap mata pelajaran Sejarah. Mereka kepikiran menghapusnya saja itu sudah salah. Apalagi merencanakannya menjadi sebuah draft. Astagfirullah,” lanjut Iman.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Pasien Sembuh Bertambah 3.501, Kasus Baru Covid-19 Masih di Atas 4.000

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Satgas Penanganan Covid-19 kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. kasus pasien sembuh bertambah 3.501 orang. Hingga saat ini, Selasa (22/09) total akumulatif, ada 184.298 orang di Indonesia berhasil sembuh dan negatif Covid-19.

Data update pasien virus Corona ini tercatat sejak Senin, 21 September 2020, pukul 12.00 WIB hingga hari ini Selasa 22 September pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Waspada Covid-19 Hari ini Kasus Positif Tambah 4.176

Kasus kesembuhan tertinggi dilaporkan masih berasal dari DKI Jakarta yang mencatat 843 orang. Disusul Jawa Barat yang melaporkan 588 kasus sembuh corona.

Selanjutnya Jawa Tengah melaporkan 406 orang sembuh pada hari ini, dan Jawa Timur melaporkan 403 kasus sembuh.

Hari ini, Kalimantan Timur mencatatkan kasus sembuh sebanyak 152 orang, dengan tambahan 114 kasus positif dan 5 kasus meninggal.

Sementara itu, Satgas juga melaporkan penambahan kasus positif 4.071 orang sehingga total pasien positif Covid-19 menjadi 248.852 orang.

Sedangkan pasien meninggal karena Covid-19 berjumlah 160 orang. Sehingga, total akumulatif sampai saat ini sebanyak 9.837 pasien corona meninggal dunia di Indonesia.

Adapun, jumlah suspek pada hari ini tercatat sebanyak 109.721, sedangkan spesimen yang diperiksa mencapai 43.896.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC