Ekbis

BPS: Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21 Persen

Channel9.id – Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 mengalami inflasi 0,21 persen secara bulanan atau month to month (mtm). Secara tahunan atau year on year (yoy), tingkat inflasi mencapai 3,19 persen.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, inflasi bulanan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 0,57 persen.

Kelompok tersebut memberikan andil inflasi sebesar 0,17 persen. Komoditas yang paling berpengaruh dalam kelompok ini adalah daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

“Pada Agustus 2026 terjadi inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan atau month to month. Secara tahunan atau year on year terjadi 3,19 persen,” kata Ateng dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Selain kelompok makanan, minuman, dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut mendorong inflasi Agustus. Kelompok ini mengalami inflasi 0,37 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen.

Ateng menjelaskan, kenaikan harga emas perhiasan menjadi salah satu faktor utama dalam kelompok tersebut. Emas perhiasan mengalami inflasi 0,75 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,02 persen.

“Selain makanan, minuman, dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,03 persen dengan inflasi sebesar 0,37 persen,” ujar Ateng.

Sementara itu, kelompok transportasi mengalami deflasi 0,50 persen pada Agustus 2026. Kelompok tersebut memberikan andil deflasi sebesar 0,06 persen sehingga menahan laju inflasi pada bulan tersebut.

Deflasi transportasi terutama dipengaruhi penurunan tarif angkutan udara yang memberikan andil deflasi 0,06 persen. Penurunan harga bensin juga memberikan andil deflasi sebesar 0,03 persen.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

89  +    =  96