Connect with us

Lifestyle & Sport

Cara Mencegah Lonjakan Kolesterol Selama Idul Adha

Published

on

Cara Mencegah Lonjakan Kolesterol Selama Idul Adha

Channel9.id-Jakarta. Mirip dengan Idulfitri, di Idul Adha atau Hari Raya Kurban yang jatuh pada Selasa (20/7) ini pun kerap ditemui masakan bersantan dan berlemak. Apalagi hari raya ini identik dengan penyembelihan hewan kurban, seperti sapi dan kambing, yang kemudian dibagikan ke setiap pintu rumah. Tak heran bila daging kurban tersebut menjadi menu makanan pada hari ini.

Biasanya daging ini akan diolah menjadi gulai, rendang, hingga sate. Namun, perlu dicatat bahwa menu-menu seperti ini berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Tentu ini berbahaya bagi mereka yang punya penyakit kolesterol.

Maka dari itu, untuk mencegah masalah itu, Kamu bisa mengikuti beberapa tips makan sehat selama Idul Adha. Berikut ini tipsnya.

1. Pilih daging yang tak berlemak
Kamu mesti cermat memilih daging. Pilihlah daging yang minim atau tak berlemak. Misalnya bagian daging sapi has atau lulur dalam atau lulur luar. Meskipun nyaris tak berlemak, daging ini rasanya agak hambar. Untuk itu, disarankan untuk mengolahnya dengan cara ditumis atau diungkep dengan bumbu untuk menabah rasa.

2. Olah daging dengan tepat
Salah satu hal yang penting ialah perhatikan cara memasak daging. Hal ini berguna untuk mencegah naiknya kadar kolestrol dalam tubuh.

Biasanya, saat perayaan ini, bumbu daging dimasak dengan minyak, kemudian diguyur santan. Padahal cara memasak ini bisa memicu peningkatan kolesterol. Maka dari itu, paling tidak, cobalah untuk tak menggunakan santan.

Tanpa santan, Kamu bisa bisa mengolah daging menjadi sup, daging bumbu kecap, gepuk, dan sebagainya. Atau, Kamu juga bisa menyate daging. Namun, perlu dicatat, jangan memanggangnya terlalu kering atau gosong.

3. Batasi asupan daging
Jika telanjur mengolah daging yang berlemak dan bersantan, maka Kamu sebaiknya batasi porsi makan. Jangan makan berlebihan, namun cukup dengan porsi sedang saja dalam sekali makan. Perlu dicatat pula bahwa, baik daging sapi maupun kambing, mengandung nutrisi penting seperti protein, mineral, dan sejumlah vitamin dan lemak. Meski demikian, jangan mengonsumsinya berlebihan.

4. Imbangi dengan sayuran
Untuk menyeimbangi asupan daging, Kamu perlu menyeimbanginya dengan sayuran. Sebab sayuran membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat di saluran pencernaan. Jadi, jika Kamu mengolah sop daging atau sop iga sapi, tambahkan sayuran seperti tomat, wortel, buncis, dan seledri.

Kamu bisa menambahkan tomat pada tongseng daging kambing. Kandungan likopen dalam tomat bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Kemudian jika menyate daging, sebaiknya siapkan acar mentimun segar. Mentimun yang kaya akan serat larut alami atau pektin membantu menurunkan kolesterol jahat.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Persembahkan Medali Pertama bagi Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Tokyo. Atlet cabang angkat besi, Windy Cantika Aisah, mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Windy merebut medali perunggu dari cabang angkat besi kelas 49 kilogram putri di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/07).

Wanita kelahiran 11 Juni 2002 lalu itu, meraih medali dengan total angkatan 194 kilogram. Sementara medali emas direbut wakil Cina, Zhihui Hou dan medali perak diraih atlet India, Chanu Saikhom Mirabai.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Dibuka

Lifter asal Bandung itu sempat gagal dalam upaya pertama snatch di berat 84 kilogram. Namun, ia akhirnya  sukses melakukan angkatan 84 kilogram di usaha kedua.  Ia gagal pada usaha snatch ketiga di 87 kilogram.

Adapun total angkatan clean & jerk terbaik Windy Cantika adalah 110 kg yang didapat pada kesempatan ketiga.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi turut menyaksikan langsung saat Windy mempersembahkan perunggu bagi Indonesia. “Ini medali pertama yang dihadiahkan oleh Aisah,” katanya dari Arena Olimpiade Tokyo.

Sebagai medali pertama, ini cukup membanggakan apalagi disumbang oleh lifter puteri. Semoga memacu semangat atlet lain berlaga di Olimpiade.

“Aisah yang baru 19 tahun tampil dengan Hou (Cina) dan Marabai (India) yang memegang rekor dunia. Aisah sangat potensial jadi bintang Indonesia di gelanggang olahraga dunia,” ujar Dubes Heri Akhmadi.

 

 

 

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Arbain, Komedian Tiga Zaman Meninggal Dunia

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Dunia seniman Indonesia kembali berduka. Arbain 90 tahun, komedian senior meninggal dunia di Cileungsi, Bogor, Jumat (23/7/2021) malam.

Arbain yang belakangan meramaikan jagad Youtuber dan Tik-tok dengan banyolan yang menyegarkan itu meninggal dunia karena sakit.

Sahabat karibnya Bambang Suud sesama seniman asal Tegal, nampak terpukul dan kaget karena sehari sebelumnya pada Kamis 22 Juli lalu, Almarhum masih bertandang ke rumahnya di Depok, Jawa Barat.

“Memang sudah nampak kurang segar, tetapi saya tidak pernah dengar Almarhum sakit. Beliau datang ke sini biasa dengan motornya,” ujar Bambang Suud yang mengampu siaran radio bahasa ngapak.

Baca juga: Komedian Nunung Sidang Perdana Hari Ini 

Sebagai komedian Arbain cukup dituakan di Persatuan Seniman Komedia (Paski), pelawak Gery, Komeng, sangat menghormati, senior komedi kelahiran Tegal Andong, Slawi ini.

Maklum Arbain, termasuk langka karena temen sezamannya, seperti pelawak Edi Suud, Bing Slamet, Cholik Jaya Karta, sudah tidak ada lagi.

Selain sebagai komedian, Arbain juga pernah bermain di layar lebar. “Arbain pernah main di Film Saur Sepuh Garapan Sutradara Imam Tantowi,” ujar Bambang Suud.

Arbain, dan karya-karyanya termasuk pioner dalam iklan layanan masyarakat yang dikemas dalam bentuk serial drama pendek.

Bagi warga Tegal di Jabodetabek, Arbain juga termasuk senior yang dihormati. Walaupun sudah sepuh, beliau selalu semangat dan menjadi pengurus bidang Seni Budaya, Ikatan Keluarga Besar Tegal di Jabodetabek.

Setelah berkelana di tahun 1950-an di Jakarta, Arbain pernah menjadi staf di kantor Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sekarang Dewan Pertimbangan Presiden di masa Orde Baru. Tak betah di birokrasi, Arbain kembali ke dunia seni dan meneruskan sebagai komedian. Selamat jalan Arbain, doa kami menyertai.

Continue Reading

Hot Topic

Merah Putih Berkibar dalam Defile Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo, Dubes Heri Minta Atlet Indonesia Jaga Sportivitas

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Setelah ditunda selama setahun karena pandemi Covid-19, Olimpiade Tokyo akhirnya resmi digelar melalui Upacara Pembukaan pada Jumat (23/7) di Stadion Olimpiade Tokyo. Perhelatan akbar olahraga dunia ini diikuti oleh atlet dari 205 negara.

Dalam upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo tanpa penonton ini, Kontingen Indonesia muncul di urutan 22 saat defile. Yunani seperti biasa berada di urutan pertama. Selanjutnya urutan negara yang masuk ke lapangan Stadion Olimpiade berdasarkan nama negara dalam bahasa Jepang.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengapresiasi kesuksesan jalannya Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo meski digelar tanpa penonton. Dubes Heri berpesan kepada 28 atlet Indonesia yang berlaga dalam Olimpiade agar tetap menjaga sportivitas dan mampu naik peringkat dari Olimpiade sebelumnya.

“Selamat berjuang mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga paling bergengsi ini. Junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Tetap disiplin dalam mengikuti semua aturan yang berlaku dan tetap jaga protokol kesehatan”, tegas Dubes Heri.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Dubes Heri Akhmadi Sambut Kedatangan 13 Atlet Indonesia 

Kontingen Indonesia berjumlah 10 orang, dipimpin oleh Rio Waida atlet selancar yang membawa bendera Merah Putih dengan didampingi Nurul Akmal atlet putri angkat besi. Selain Rio dan Nurul, dua atlet lain adalah atlet renang Aflah Fadlan Prawira dan atlet renang Azzahra Permatahani. Sisanya ada lima pelatih yakni Dirdja Wihardja, Tipi Jabrik Noventin, Permadi Sandra Wibowo, Donny Budiarto Utomo dan Rionny Mainaky. Kemudian ada Chef de Mission Rosan P Roeslani.

Olimpiade Tokyo yang digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 akan melibatkan 339 event dalam 33 cabang olahraga (cabor). 28 atlet dari delapan cabor diikuti Indonesia di Olimpiade Tokyo. Cabor yang diikuti Indonesia di Olimpiade Tokyo yaitu bulu tangkis (11 atlet), atletik (2 atlet), panahan (4 atlet), menembak (1 atlet), rowing (2 atlet), angkat besi (5 atlet), selancar (1 atlet), dan renang (2 atlet).

Lomba Video Pendek “Ganbare Indonesia”

Untuk memberi semangat para atlet, KBRI Tokyo menggelar Lomba Video “Ganbare Indonesia” yang berhadiah merchandise Tokyo Games 2020 yang telah dibubuhi tanda tangan asli atlet-atlet Indonesia. Dalam lomba ini masyarakat Indonesia bisa memberikan dukungan secara virtual untuk Tim Indonesia lewat video pendek di akun Instagram @KBRITokyo.

Continue Reading

HOT TOPIC