Channel9.id-Jakarta. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menegaskan arah transformasi kampus menuju perguruan tinggi berdampak dan bereputasi global dalam Sidang Terbuka Dies Natalis ke-62 UNJ di Aula Latif Hendraningrat, Kampus A UNJ, Senin (18/5/2026).
Sidang terbuka tersebut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, pimpinan perguruan tinggi, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, dosen, mahasiswa, alumni, hingga mitra strategis UNJ.
Pidato Rektor UNJ yang dibacakan Pelaksana Harian (Plh.) Rektor sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Prof. Ifan Iskandar menyebut tema Dies Natalis tahun ini adalah “UNJ Berdampak dan Bereputasi Global”.
Menurutnya, tema tersebut menjadi penanda arah pengembangan UNJ pasca berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), termasuk dalam penguatan tata kelola, digitalisasi pembelajaran, pengembangan SDM, dan riset.
UNJ mencatat peningkatan jumlah pendaftar jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri tahun 2025 sebesar 41,23 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, sebanyak 50 program studi disebut telah mengantongi akreditasi internasional.
Di bidang riset dan pemeringkatan, UNJ masuk dalam sejumlah daftar perguruan tinggi dunia seperti QS Asia University Rankings hingga Times Higher Education World University Rankings. Kampus ini juga mencatat posisi 351-400 dunia pada QS World University Rankings by Subject bidang Education.
Dalam kesempatan itu, UNJ juga menyoroti penguatan transformasi digital melalui pengembangan HyFlex Learning dan Massive Open Online Course (MOOC), serta pengembangan konsep green campus ramah disabilitas.
Sementara itu, Dekan FMIPA UNJ sekaligus penanggung jawab Dies Natalis ke-62, Hadi Nasbey, mengatakan Dies Natalis tahun ini diharapkan menjadi ruang memperkuat kolaborasi dan inovasi di lingkungan kampus.
Baca juga: IKA UNJ Peringati Hardiknas 2026, Ajak Alumni Ambil Peran dalam Transformasi Pendidikan





