Connect with us

Ekbis

Dinilai Tak Berjalan, Pengusaha Pariwisata Minta Anies Cabut PSBB

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Pengusaha pariwisata meminta pemerintah DKI Jakarta mencabut pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pengusaha menilai kebijakan ini tidak berjalan semestinya.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Visit Wonderful Indonesia (VIWI) Hariyadi Sukamdani.

Baca juga: 1.266 Hotel Tutup Terdampak Virus Corona

Menurutnya, pelaksanaan PSBB dilapangan tidak dilakukan dengan disiplin dan berjalan semestinya. Hariyadi juga menyebut, pelanggaran PSBB seringkali dilakukan secara masif oleh banyak orang dan tidak ditindak secara tegas.

“Kami sebagai pihak yang paling terdampak tentunya merasa apa yang kami lakukan secara disiplin. Kami pikir ini sudah waktunya, dengan tadinya kita lihat dari perspektif kesehatan, tapi telah dilanggar dan tidak ada tindakan tegas, kami lihat kondisi ini sudah nggak memadai,” ujar Hariyadi dalam konferensi pers virtual, Senin (16/11).

Terkait hal itu, pihaknya mewakili asosiasi usaha pariwisata menyampaikan permintaan kepada Gubernur DKI Jakarta agar PSBB transisi dicabut.

“Atau nanti saat 22 November PSBB transisi itu selesai, itu dihentikan, jadi kondisi normal. Sektor usaha pariwisata dikembalikan ke normal, jadi tidak ada pembatasan kapasitas dan jam operasional,” katanya.

Setelah dicabut, lanjut Hariyadi, pengusaha juga meminta kepada pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak kembali memberlakukan PSBB.

“Karena menurut pengamatan selama 9 bulan, kita mengalami kontraksi ekonomi yang berat. Tentunya beban kita semua semakin berat. Pemerintah juga memiliki keterbatasan pemberian stimulus yang ideal,” ucapnya.

Meski demikian, Hariyadi menegaskan pihaknya akan tetap melaksanakan protokol kesehatan di kondisi normal dengan ketat.

“Kami akan tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat, karena itu komitmen untuk menjaga konsumen,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Asyik, Harga Emas Antam Naik Rp5.000

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik. Logam mulia Antam diperdagangkan Rp957.000 per gram atau naik Rp5.000 pada perdagangan hari ini, Kamis (03/12).

Sebelumnya, emas Antam berada di level Rp952.000 per gram. Sementara itu, harga buy back atau beli kembali pun ikut naik Rp7.000 ke posisi Rp832.000 per gram.

Baca juga: Ambrol, Emas Antam Dibanderol Rp938.000 per Gram 

Berikut daftar harga emas Antam pada Kamis, 3 Desember 2020:
1 gram Rp 957.000
2 gram Rp 1.854.000
3 gram Rp 2.756.000
5 gram Rp 4.560.000
10 gram Rp 9.065.000
25 gram Rp 22.537.000
50 gram Rp 44.995.000
100 gram Rp 89.912.000

Continue Reading

Ekbis

Gairahkan Pariwisata Flores, Kemenparekraf Gelar Molas Trip 2020

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kemenparekraf akan melakukan Molas Trip atau Perjalanan Cantik dengan konsep touring motor, yang akan melintasi destinasi-destinasi cantik yang ada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Molas Trip akan dilaksanakan awal Desember 2020.

Rencananya, rute yang akan dilalui peserta akan meliputi jalur utama trans Flores, seperti Labuan Bajo, Ruteng, Aimere, Bajawa, Ende sampai ke Moni – Kelimutu. Selanjutnya tim akan mengeksplorasi jalan-jalan di Kota Mbay, Riung, Pota, Reo dan ke Labuan Bajo melalui Rego.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan Molas Trip digelar untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata. “Molas Trip menjadi salah satu upaya Kemenparekraf untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata. Kita kombinasikan dengan aktivitas touring motor yang memang sedang tren,” tuturnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/12/2020).

Baca juga: Menparekraf: Rp33 Triliun Dana Hibah Untuk Bangkitkan Pariwisata 

Menurut pria yang akrab disapa VJ itu, jumlah orang yang menggunakan sepeda motor dalam kegiatan wisatanya semakin banyak.

“Kita melihat ada peluang bagus dari kegiatan itu. Touring dengan sepeda motor memiliki potensi kontribusi ekonomi yang cukup besar. Kita coba memanfaatkan ini untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat sekitar destinasi,” tuturnya.

Scenic Route atau rute wisata, bukan hal baru. AKtivitas ini sudah dimulai pada permulaan abad ke 21. Contohnya di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa seperti Inggris, Jerman dan Norwagia telah lama mengembangkan scenic road atau scenic route untuk menarik pada wisatawan.

Mengenai rute yang dipilih untuk Molas Trip 2020, Vinsen menilai diperlukan kendaraan khusus.

“Yang harus digunakan adalah motor dengan tipe dual purpose atau dualsport, yaitu campuran antara touring aspal dan semi offroad,” katanya.

Oleh karena itu, Molas Trip 2020 juga melibatkan Dualsport Adventure Indonesia. Komunitas ini juga yang merekomendasikan jalur yang akan dilalui peserta.

“Flores punya segalanya, mulai dari Komodo sampai Kelimutu, keramahan masyarakat sampai tradisional budaya yang unik, serta lansekap yang membuat jalananya berkelok-kelok yang sangat cocok untuk wisata touring motor,” kata Vinsen.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya dalam menciptakan akftivitas wisata baru di Mainland (Flores), agar wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Taman Nasional Komodo.

“Seharusnya Flores itu menyediakan banyak pilihan aktivitas wisata. Semakin banyak aktivitas wisata, maka akan semakin baik bagi ekonomi masyarakat Flores dan turut mengurangi beban daya dukung di Taman Nasional Komodo. Jadi wisatawan itu terdistribusi dan menyebar keseluruh Flores,” tandas Vinsen.

IG

Continue Reading

Ekbis

Ambrol, Emas Antam Dibanderol Rp938.000 per Gram

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Mengawali Desember, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren penurunan. Logam mulia Antam diperdagangkan Rp938.000 per gram atau turun Rp5.000 pada perdagangan hari ini, Selasa (01/12).

Baca juga: Tak Bergerak, Emas Antam Dibandero Rp953.000 

Sementara itu, harga buy back atau beli kembali pun ikut turun Rp5.000 ke posisi Rp811.000 per gram. Berikut daftar harga emas Antam pada Selasa, 1 Desember 2020:

1 gram Rp 938.000

2 gram Rp 1.816.000

3 gram Rp 2.699.000

5 gram Rp 4.465.000

10 gram Rp 8.875.000

25 gram Rp 22.062.000

50 gram Rp 44.045.000

100 gram Rp 88.012.000

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC