Connect with us

Hot Topic

Dua Warga Pemiliki Sabu 136,05 Gram Ditangkap Polisi

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah berhasil menangkap dua orang warga Kota Palangka Raya karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu seberat 136,05 gram di lokasi yang berbeda.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Bonny Djianto menyatakan, sabu-sabu itu berhasil didapatkan dari dua pria berinisial YU (24) dan SA (54).

“Dari tangan YU kami berhasil menyita seberat 101,05 gram sabu, dan SA seberat 35,00 gram dalam beberapa kantong,” kata Bonny, Kamis (22/10).

Dia menyampaikan, YU ditangkap di pinggir Jalan Rungan RT 006 RW 025 Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tanpa perlawanan apapun.

Selanjutnya, SA ditangkap di kawasan Jalan Palangka Raya-Bukit Rawi Km 3 Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya.

“Dari tangan YU hanya satu paket besar dan dari tangan SA sebanyak tujuh paket. Keduanya diamankan pada Rabu (21/10) di dua tempat yang berbeda, kuat diduga barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah kota setempat,” katanya.

Dengan hasil pengungkapan tersebut, kedua pelaku yang kini sudah di rumah tahanan Polda Kalteng, sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kepemilikan sabu-sabu seberat 136,05 gram itu.

Atas perbuatanya mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sedangkan ancaman kurungan penjaranya paling rendah 20 tahun dan paling lama seumur hidup dan denda sekitar Rp1 miliar,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Heboh Foto Hasil Swab Rizieq Positif Corona, FPI: Itu Hoaks

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Sebuah foto terkait laporan tes swab Rizieq Shihab yang menyatakan hasilnya positif corona atau Covid-19 beredar di dunia maya. Viralnya foto itu pun di respon oleh Front Pembela Islam (FPI).

Ketua DPP FPI Slamet Ma’arif menegaskan, foto hasil swab Rizieq Shihab yang beredar itu adalah berita bohong atau hoaks. “Itu hoaks,” ucap Slamet, Selasa (01/12).

Hanya saja, saat ditegaskan kembali soal foto tersebut hoaks, Slamet menjawab tak tegas. Dia mengaku belum mendapat informasi Habib Rizieq positif atau negatif.

Baca juga: Jubir FPI Klaim Rizieq Negatif Corona Setelah Tes Swab

Sebelumnya, laporan hasil swab test itu beredar pada Selasa (01/12) malam. Dalam foto laporan itu, tidak tampak nama laboratorium yang memeriksa hasil swab test Covid-19 milik Habib Rizieq. Terlihat swab dilakukan pada 27 November 2020. Sementara hasil swab keluar keesokan harinya, Sabtu 28 November 2020 sore.

Hanya saja dalam laporan itu tertulis nama perusahaan MER-C, sebuah organisasi kemanusiaan non-profit yang diketahui menjadi pihak yang melakukan swab test terhadap Rizieq.

Continue Reading

Hot Topic

Kasus Corona Jateng Membludak, Opsi Pembukaan RS Khusus Mencuat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mulai mempersiapkan penambahan ruangan isolasi menyusul peningkatan kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Skenario terburuknya adalah pembukaan rumah sakit baru khusus COVID-19.

Gubernur Jateng Ganjar mengatakan hal tersebut sempat dibahas dalam rapat. Namun saat ini diupayakan menggunakan fasilitas yang ada termasuk dengan memanfaatkan hotel sebagai tempat isolasi.

“Pertama tambah dulu tempat tidur untuk ICU sama isolasi baik di rumah sakit atau yang mandiri. Untuk yang mandiri, karena banyak yang di rumah tidak nyaman sekarang siapkan, udah Donohudan (asrama haji Boyolali) buka sekarang, yang gede-gede. Hotel yang siap ya siapkan, nanti kita bayar, isolasi di sana kan nyaman. Beda kan kalau di stadion. Skenario berikutnya ya rumah sakit darurat. Sudah komunikasi sih dengan pusat, sudah siapkan dan menawari, skenario terakhir,” ujar Ganjar, Selasa (1/12).

Baca juga: Mendagri: Kepala Daerah Fokus Mengendalikan Penyebaran Covid-19 

Menurutnya, saat ini ruang isolasi pasien Corona di rumah sakit di Jateng sudah terisi lebih dari 60 persen sehingga harus sudah ada persiapan penambahan.

“Untuk persentasenya untuk ICU (terisi) 58,61 persen, isolasi COVID (terisi) 76,73 persen. Itungannya kalau sudah lebih 60 persen mesti siap-siap. Untuk ICU masih cukup, untuk isolasi sudah perlu ditambah,” kata Ganjar.

“Saya lihat ruangnya masih cukup. Badan Diklat yang ada di provinsi di Semarang hanya terisi 11. Jadi masih punya untuk isolasi,” imbuhnya.

Sementara untuk penambahan ruang isolasi di rumah sakit, lanjut Ganjar, bisa dengan memanfaatkan ruang perawatan umum menjadi ruang isolasi. Sehingga tidak perlu membuat bangunan baru.

“Cuma yang penting di rumah sakitnya. Ada dua cara. Untuk penanganan non-COVID dipakai COVID kan tidak nambah,” katanya.

Untuk diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merilis data terbaru lewat corona.jatengprov.go.id. Tercatat total ada 57.094 kasus virus Corona di Jateng hingga saat ini. Dari angka di tersebut, 8.998 pasien masih dirawat, 44.341 sembuh, dan 3.755 meninggal.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Ratusan Orang Geruduk Rumah Mahfud MD di Pamekasan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Ratusan orang mendatangi rumah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Selasa (01/12) siang. Massa tersebut berteriak-teriak di depan rumah yang kini ditempati ibunda Mahfud MD. Mereka meminta penghuni rumah keluar menemui massa.

Bahkan, sebagian massa ada yang mendorong pagar rumah. “Kalau sama-sama orang Madura, Mahfud tolong keluar. Jangan ngumpet dan temui kami,” teriak salah satu peserta aksi di depan rumah.

Salah satu peserta aksi juga berteriak agar massa tak membuat keributan. “Tolong jangan membuat kerusakan,” kata peserta aksi lainnya.

Baca juga: Buntut Acara Rizieq Shihab, Mahfud MD: Pemerintah Akan Tindak Tegas Tiap Kerumunan Massa 

Meski aksi itu tak berlangsung lama, namun kejadian tersebut cukup membuat warga sekitar rumah Mahfud MD ketakutan. Mereka tak berani keluar rumah.

Beruntung, saat itu rumah Mahfud MD yang biasanya ditempati oleh ibunda dan perawatnya itu sedang kosong.

Tidak jelas tuntutan massa yang tidak diketahui asalnya itu. Namun, diduga terkait pemanggilan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh polisi.

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC