Tantangan Ardhito Pramono Lakoni Peran Mahasiswa Kedokteran di Film ‘Gudang Merica’
Lifestyle & Sport

Tantangan Ardhito Pramono Lakoni Peran Mahasiswa Kedokteran di Film ‘Gudang Merica’

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Demikian dengan Ardhito Pramono yang mengungkap tantangannya melakoni peran sebagai mahasiswa kedokteran di film horor komedi ‘Gudang Merica’. Sebuah film produksi MVP Pictures dengan garapan sineas Imam Darto.

Dalam film tersebut, Ardhito berperan sebagai Razi, mahasiswa kedokteran yang menjadi koas atau ko-asisten di salah satu rumah sakit. Malam demi malam jaga yang awalnya baik-baik saja berubah menjadi penuh teror setelah pasien tanpa identitas meninggal di tangan mereka. Bayangan, suara-suara aneh hingga sosok menyeramkan mengintai. Puncaknya, mayat pasien itu mendadak hilang.

Bagi Ardhito, film ‘Gudang Merica’ ada tantangan tersendiri. Pasalnya, karakter Razi dan Ardhito berbeda 180 derajat, dari segi penampilan maupun sifat. Razi cowok polos dan tak punya banyak teman. Ia hanya ingin membahagiakan orang tua.

“Perbedaan Razi dan Ardhito, agak jauh. Razi agak katro, Ardhito lumayan keren. Ha ha ha. Pengembangan karakter dan gayanya beda. Rambut beda. Kalau lihat trailer dan poster, rambutnya belah tengah. Saya enggak pernah rambut belah tengah sebelumnya,” kata Ardhito Pramono, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, Ardhito menerangkan pendalaman dalam melakoni peran tersebut. “Pendalaman karakter untuk ‘menemukan’ Razi, sebenarnya lucu sih karena enggak pernah membawakan karakter dengan bahasa aku kamu. Enggak pernah sepolos itu. Biasanya pakai kata gue lo,” terangnya.

Perlahan tapi pasti, Ardhito menikmati seni peran. Tahun lalu, ia adu akting dengan Caitlin Halderman dan Ariel Tatum lewat film A Business Proposal. Kesimpulannya, berkarier di “dua dunia” ternyata menyenangkan.

“Untuk masuk ke dunia film sudah enak. Sudah merasa jejek dan bisa menemukan cara untuk membangun karakter karena dunia musik dan film enggak begitu jauh. Makanya sampai sekarang happy banget berada di dua dunia ini,” bebernya.

Kembali ke perkara rambut di lokasi syuting Gudang Merica, Ardhito Pramono syok melihat muka sendiri saat berkaca. “Lumayan banget ada kagetnya. Cuma bisa beradaptasi sih dan ingin belah tengah lagi,” papar Ardhito Pramono.

Selain Ardhito Pramono, Gudang Merica juga diperkuat performa Fatih Unru, Zulfa Maharani, Arla Ailani, Benidictus Siregar, Melly Manuhutu, hingga Rizky Inggar.

Produser Amrit Punjabi menyebut Gudang Merica upaya mendorong batas konvensi. “Kami ingin menciptakan pengalaman yang membekas—bukan hanya karena seramnya, tapi karena suasananya yang terus tinggal setelah film selesai,” ujarnya.

“Ada rasa dingin, absurditas, sesuatu yang sulit dijelaskan tapi justru itu yang membuatnya hidup,” pungkas Amrit Punjabi.

Lapisan atmosfer film ini diperkaya original soundtrack hasil kolaborasi dengan The Panturas lewat lagu ‘Tafsir Mistik’. Film ‘Gudang Merica’ akan tayang di bioskop Indonesia mulai 21 Mei 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

86  +    =  89