Channel9.id-Jakarta. Film Indonesia bergenre horror masih banyak diproduksi. Kali ini, film horor ‘Hajatan Setan’ yang meluncurkan teaser trailernya yang sangat mencekam berdurasi 70 detik yang langsung mencuri perhatian netizen.
Dalam film produksi MBK Productions dan Drias Film Production itu, penonton disuguhi penampilan Ari Irham lewat adegan kesurupan yang intens. Ari Irham pun menceritakan bagaimana perjuangan mengeksplorasi gerakan tubuh demi menghidupkan suasana mistis.
“Itu salah satu adegan yang menguras energi, karena harus banyak eksplorasi gerak tubuh yang tidak wajar. Tapi seru juga, karena bisa benar-benar lepas dan mencoba hal baru di set,” ujar Ari Irham kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Teaser yang menampilkan ritual misterius ini tak hanya dirilis di platform digital, tapi juga akan diputar di layar lebar sebagai pembuka film ‘The Bell: Panggilan untuk Mati’. Langkah strategis ini diambil agar para penikmat horor bisa merasakan sensasi kengerian lebih awal sebelum film utamanya tayang pada Mei 2026.
Sutradara Drias yang menggarap film ini secara kolaboratif bersama Eko Kristanto menjelaskan, pendekatan visual dalam film ini dibuat dekat dengan keseharian masyarakat. Ia ingin membangun ketegangan perlahan melalui atmosfer yang tidak nyaman sebelum meneror penonton.
“Kami ingin penonton merasakan dulu atmosfernya. Ada sesuatu yang tidak beres, tapi belum sepenuhnya terlihat penyebabnya. Teror di film ini tidak hanya datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat sehari-hari,” jelas Drias.
Selain Ari Irham, deretan bintang papan atas seperti Luna Maya, Gisellma Firmansyah, hingga aktris senior Karina Suwandi turut memperkuat jajaran pemain.
Skenarionya ditulis oleh tim solid yang terdiri Andhy Pulung, BW Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi untuk memastikan alur cerita yang berbobot.
‘Hajatan Setan’ memiliki misi memperkenalkan horor khas Indonesia ke kancah internasional melalui distribusi yang luas. Film ini direncanakan tayang serentak di berbagai negara Asia Tenggara dari Malaysia hingga Vietnam.
Produser Eksekutif Budi Yulianto melihat adanya kemiripan akar budaya antara Indonesia dengan negara-negara tetangga sehingga cerita ini dinilai potensial. Ia yakin elemen tradisi yang kuat akan menjadi daya tarik utama bagi penonton regional.
“Kami melihat potensi cerita ini untuk diterima secara regional, karena berangkat dari akar tradisi yang juga punya kedekatan dengan budaya di Asia Tenggara,” ujar Budi Yulianto.
Negara yang sudah terkonfirmasi akan menayangkan film ini antara lain Singapura, Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Film ‘Hajatan Setan’ dijadwalkan tayang bioskop Indonesia tahun ini.
Kontributor: Akhmad Sekhu





