Channel9.id — Jakarta. Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, menjadi ruang baru bagi Citra Nur Rahmadani, 10 tahun, untuk tumbuh setelah melalui masa kecil yang penuh keterbatasan.
Sebelum bersekolah di sana, Citra harus membantu ibunya mencari penghasilan dengan berjualan kacang sepulang sekolah. Ia juga sempat mengalami perundungan yang membuatnya lebih banyak diam dan tidak mudah menunjukkan senyumnya.
Kondisi itu semakin berat setelah ayah Citra meninggal dunia. Sang ibu, Hajrah, kemudian harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Hajrah masih mengingat kedekatan Citra dengan ayahnya sebelum kepergian tersebut.
“Citra itu waktu meninggal bapaknya sedih, karena dia lengket sama bapaknya,” ucap Hajrah, sebagaimana disiarkan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kamis (13/8/2026).
Setelah suaminya meninggal, Hajrah menjalani berbagai pekerjaan untuk mempertahankan kehidupan keluarganya. Pada pagi hari, ia menyapu masjid, kemudian melanjutkan pekerjaan sebagai buruh rumah tangga.
“Sakit karena kita sendiri cari uang,” ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, Hajrah berharap Citra dapat memperoleh kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Harapan itu kemudian diarahkan melalui pendidikan Citra di Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene dan Kepulauan.
Menurut Hajrah, Citra menunjukkan perubahan sejak bersekolah di tempat tersebut. Putrinya dinilai semakin rajin belajar, lebih rutin menjalankan ibadah, serta mulai tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri.
“Citra itu masuk sekolah rakyat, rajin belajar, rajin salat. Saya bangga sekali dia masuk di sekolah rakyat itu,” kata Hajrah.
Bagi Hajrah, perubahan tersebut menjadi sumber kebahagiaan setelah berbagai kesulitan yang mereka lalui. Ia berharap pendidikan yang dijalani Citra dapat membuka kesempatan bagi putrinya untuk mengembangkan kemampuan dan mencapai kehidupan yang lebih baik.
“Citra harus lebih sukses, tidak kayak Mama,” ucap Hajrah.
Harapan itu juga menjadi bentuk keinginan Hajrah agar Citra tidak harus menjalani kesulitan ekonomi yang pernah dialaminya. Ia ingin putrinya dapat belajar setinggi mungkin dan kelak mampu hidup mandiri.
Citra pun menyampaikan penghargaan kepada ibunya yang selama ini merawat dan membesarkannya setelah ayahnya meninggal dunia.
“Mama, terima kasih karena telah membesarkan kami, menjaga kami semenjak kepergian Bapak. Saya sangat berterima kasih kepada Mama atas perjuangan Mama. Terima kasih, Mama. Aku sayang Mama,” ucapnya.
HT





