Hasil Diskusi AS dan Rusia Berikan Sinyal Buruk soal Krisis di Ukraina
Internasional

Hasil Diskusi AS dan Rusia Berikan Sinyal Buruk soal Krisis di Ukraina

Channel9.id-Rusia. Rusia dan Amerika Serikat tak menunjukkan tanda-tanda tercapainya jalan tengah dalam menangani krisis di Ukraina dan keamanan Eropa secara luas setelah melakukan diskusi di Jenewa pada hari Senin, Selasa (11/1/2022). Dalam diskusinya itu, Rusia kembali menegaskan permintaan yang AS tak bisa terima.

Rusia telah mengumpulkan pasukannya di dekat perbatasan Ukraina dan mendesak aliansi NATO untuk mencegah negara bekas Uni Soviet, Ukraina, dalam bergabung dengan NATO atau mengekspansi aktivitas militernya di daerah Eropa Timur, yang Rusia anggap sebagai daerah belakangnya.

“Sayangnya kita mempunyai banyak perbedaan dalam prinsip kami dalam mengatasi situasi ini. Dalam beberapa hal, AS dan Rusia mempunyai pandangan berbeda tentang apa yang harus dilakukan,” ujar Wakil Kementerian Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, saat jumpa pers.

Baca juga: Badan Keamanan Ukraina Tangkap Agen Intel Rusia

Setelah diskusi delapan jamnya dengan Ryabkov, Wakil Menteri Luar Negeri AS, Wendy Sherman menuturkan “Kami tegas … dalam menolak kebijakan keamanan yang sama sekali tak memihak kepada Amerika Serikat,” tuturnya.

Namun, Sherman juga mengutip masih adanya kemungkinan beberapa hal dapat mencapai sebuah kesepakatan, menyebutkan kalau AS terbuka dalam mendiskusikan pengerahan rudal dan dibatasinya jumlah dan luas latihan militer di Eropa.

Ryabkov telah mengulang kembali permintaan-permintaannya, termasuk larangan diteruskannya ekspansi NATO dan berakhirnya aktivitas mereka di daerah negara-negara Eropa tengah dan timur.

“Bagi kami, merupakan prioritas utama untuk memastikan Ukraina agar tidak akan pernah bisa menjadi anggota NATO. Kami tak mempercayai pihak sebelah,” ujar Ryabkov.

“Kami membutuhkan kesepakatan yang kuat, mengikat dan legal. Bukan sekedar jaminan belaka,” tambahnya.

“Kami tak akan membiarkan siapapun menutup kebijakan ‘pintu terbuka’ NATO,” ujar Sherman kepada para wartawan, menyebutkan kalau Amerika Serikat “tidak akan membuat keputusan soal Ukraina tanpa Ukraina, mengenai Eropa tanpa Eropa, atau mengenai NATO tanpa NATO,” lanjutnya.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18  +    =  24