Connect with us

video

Inilah 6 Fakta Kasus Tanah Nirina Zubir…No 5 Bikin Geram…..

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Artis Nirina Zubir menjadi korban mafia tanah. Ironisnya, aset-aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp 17 miliar milik keluarga Nirina Zubir ini raib digarong oleh mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Riri Khasmita.

Riri adalah ART yang sudah bekerja pada keluarga Nirina Zubir sejak 2009. Riri dipercaya oleh ibunda Nirina Zubir untuk mengurus sertifikat tanah yang ‘hilang’.

Belakangan terungkap, sertifikat tanah itu tidak hilang, melainkan dibalik nama atas nama Riri Khasmita dan Endrianto.

Berikut fakta-fakta aksi ART penggasak aset keluarga Nirina Zubir yang berakhir di kantor polisi:

1. ART Dalangi Penggelapan Aset
Seluruhnya ada lima orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka di kasus mafia tanah ini. Tiga orang lainnya adalah notaris dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT).

”Iya, kita menggambarkannya seperti itu (AR sebagai dalang), karena barang itu ada dalam penguasaannya,” kata Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi.

2. ART dan Suami Ditahan Polisi
Kelima tersangka itu adalah Riri Khasmita, Endrianto (suami Riri), serta tiga notaris, yaitu Faridah, Ina Rosiana, dan Erwin Riduan. Riri, Endrianto, dan Faridah sudah ditahan polisi.

“ART sudah ditahan. Itu tiga orang kita tahan dan dua orang lagi akan kita lakukan pemanggilan,” kata Petrus.

3. ART Balik Nama 6 Sertifikat Tanah dengan Figur Palsu
AKBP Petrus menjelaskan, ada enam sertifikat tanah milik keluarga Nirina Zubir yang dirampas oleh ART dan suaminya itu. Keenam sertifikat tersebut dibalik nama oleh tersangka Riri.

“Nah, kemudian oleh Riri ini membalikkan nama seluruh sertifikat hak milik tersebut dengan menggunakan figur (palsu) dan bersama-sama notaris yang kita telah tetapkan tersangka,” terang Petrus.

4. Status Tanah Dijual-Diagunkan di Bank
Dari enam sertifikat tanah tersebut, diketahui dua di antaranya telah dijual ke pihak ketiga. Empat sertifikat lainnya telah diagunkan ke bank.

“Statusnya itu dua sertifikat itu sudah beralih dijual kembali ke pihak lain, sementara empat lagi itu diagunkan ke bank,” ungkap Petrus.

Lima orang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga orang di antaranya telah ditahan, termasuk tersangka Riri Khasmita.

Kelima tersangka itu dijerat dengan pasal berlapis. Para pelaku dijerat dengan Pasal 378, 372, dan 263 KUHP tentang penipuan, penggelapan, dan pemalsuan dokumen.

5. ART Diduga Gunakan Hasil Kejahatan untuk Foya-foya
Nirina Zubir mengatakan Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto, menggunakan uang hasil rampasan itu untuk foya-foya.

“Saya sakit hati dan marah karena saya tahu ibu saya sederhana sekali karena ibu saya nggak pernah nikmati uangnya sendiri. Tapi dia (Riri dan Endrianto) beli mobil baru, dia jalan-jalan ke luar negeri, dia modalin adiknya sekolah di Malaysia dari hasil ibu saya,” kata Nirina Zubir di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

6. ART Malah Tuding Nirina Menyekap
Alih-alih mengakui perbuatannya, ART malah menuding Nirina melakukan penyekapan. Hal ini terjadi ketika Nirina menginterogasinya di tempat kos ART.

“Ya kami dituduh melakukan penyekapan terhadap Riri Khasmita dan suaminya. Padahal kami juga punya bukti video dan foto bahwa itu nggak ada penyekapan,” kata Nirina di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/11).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

video

(Video) Ajang Promosi Indonesia, KBRI Tokyo Ikut Dalam 10th International Friendly Run

Published

on

By

Ajang Promosi Indonesia, KBRI Tokyo Ikut Dalam 10th International Friendly Run

Channel9.id-Tokyo, Jepang. Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo (KBRI) Tokyo telah berpartisipasi dalam kegiatan 10th “International Friendly Run” yang diselenggarakan oleh Active International Association pada Minggu 28 November 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persahabatan antara para Duta Besar Mancanegara di Jepang dengan warga Tokyo. Acara ini juga digelar untuk mendukung program bantuan restorasi dan pendidikan bagi korban Gempa Bumi Tohoku 2011 lalu.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi yang turut serta dalam kegiatan ini bersama para pejabat KBRI Tokyo menyampaikan kegiatan ini sekaligus menjadi ajang promosi untuk lebih memperkenalkan Indonesia di masyarakat internasional khususnya Jepang.

“Dalam setiap kesempatan untuk promosi Indonesia, kita akan selalu memanfaatkan termasuk hari ini di dalam International Friendly Run yang diikuti berbagai negara. Kita ikut berpartisipasi untuk lebih mengenalkan Indonesia di masyarakat Internasional khususnya di Jepang,” ujar Dubes Heri.

Active International Association selaku penyelenggara kegiatan ini adalah organisasi nirlaba yang mempromosikan persahabatan dan saling pengertian antara warga negara Jepang dan warga negara asing yang tinggal di Jepang.

Sekitar 1.000 pelari Jepang dan asing, diplomat dari lebih dari 20 perwakilan diplomatik yang berada di Jepang ikut dalam acara ini. Diantaranya adalah Amerika Serikat, Perancis, Rusia, Colombia, Bangladesh Meksiko, Uzbekistan, Kazakhstan, El Salvador.
Dalam kegiatan 10th “International Friendly Run” ini peserta dapat memilih lari estafet grup 20 km, 10 km, 5 km atau 20 km. Pemenang tempat pertama, kedua, dan ketiga dibagi dari setiap kategori jenis kelamin dan usia. Semua pelari yang menyelesaikan lintasan mendapatkan sertifikat dari pihak penyelenggara, kecuali untuk lari estafet di grup 20 krn.

Sebagian dari biaya masuk dalam kegiatan ini akan disumbangkan ke Great East Japan untuk daerah bencana gempa bumi di Jepang dalam mendukung Restorasi dan Pendidikan Kebencanaan.

Kegiatan 10th “International Friendly Run” ini digelar untuk sekaligus mempromosikan “Turnamen Futsal Internasional Tokyo antar kedutaan” dan ‘Turnamen Bola Basket 8×3 antar Kedutaan.

 

Continue Reading

video

(Video) Gempar..!!! Inilah Detik-Detik Kecelakaan Bamsoet dan Sean Gelael Dalam Reli Mobil Di Meikarta

Published

on

By

Gempar..!!! Inilah Detik-Detik Kecelakaan Bamsoet dan Sean Gelael Dalam Reli Mobil Di Meikarta

Channel9.id-Jakarta. Gempar, mobil Ketua MPR Bambang Soesatyo jungkir balik di lintasan Meikerta Karawang Jawa Barat.

Walaupun mobil yang ditumpangi bersama pembalap nasional Sean Gelael ringsek berat, Bamsoet dan Sean tidak terluka. Padahal mobil sempat terbang dan jungkir balik di lintasan tanah merah.

Warga yang menyaksikan aksi horor mobil Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut sempat dibuat terpana dengan pemandangan menakjubkan itu.

Bamsoet sendiri, membuat pernyataan dirinya sehat wal afiat walaupun mobil relay rusak berat. Bamsoet juga memastikan Sean Gelael juga tidak terluka atas kejadian tersebut.

Continue Reading

video

(Video) Peringati Hari Angklung Sedunia 2021 Dubes Heri Luncurkan Angklung Kayu Pertama di Dunia

Published

on

By

Memperingati Hari Angklung Sedunia 2021, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Negara Federasi Mikronesia Heri Akhmadi, meluncurkan Angklung kayu karya anak bangsa,

Channel9.id-Jepang. Memperingati Hari Angklung Sedunia 2021, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Negara Federasi Mikronesia Heri Akhmadi, meluncurkan Angklung kayu karya anak bangsa, Dhany Irfansyah, di Wisma Duta Tokyo Selasa (16/11).

Dubes Heri yang didampingi Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) Meinarti Fauzie, mengapresiasi kreatifitas dari Dhany Irfansyah yang menjadi alternatif pembuatan angklung dari bahan dasar kayu.

“Angklung kayu ini adalah inovasi terbaru dalam seni budaya angklung. Kang Dhany Irfan menciptakan angklung dengan memanfaatkan bahan kayu yang dapat dengan mudah ditemui di setiap negara. Ini tentunya menjadi pendorong penyebaran angklung di seluruh dunia,”ujar Dubes Heri.

Dhany Irfansyah mengapresiasi dukungan penuh dari Dubes Heri dan KBRI Tokyo atas karya seni Angklung kayu yang ia ciptakan.

“Syukur alhamdulillah atas dukungan dari Bapak Dubes. Sebelumnya saya mencoba untuk membuat dari bambu Jepang. Tapi ternyata bambu Jepang kurang cocok untuk bahan angklung. Angklung kayu ini saya ciptakan semata untuk memudahkan negara-negara lain membuat angklung dari bahan dasar kayu. Sehingga alat musik angklung bisa menyebar ke seluruh dunia,” terang Dhany Irfansyah yang sudah 16 tahun bermukim di Jepang.

Sebelumnya, Dhany yang juga merupakan staf KBRI Tokyo menciptakan Angklung Digital melalui aplikasi mobile pada 2010. Karya ini pada 20 November 2016 tercatat di rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang didaftarkan oleh Indosat Ooredoo, bersama Saung Udjo dan Masagistudio.

MURI saat itu mencatat 3.218 orang memainkan Angklung Digital melalui aplikasi yang diinstall di smartphone Android dan iOS. Angklung 2.0 adalah aplikasi karya anak bangsa yang dimotori Masagistudio dan Biminasoft. Adalah Dhany Irfan dan Yulius Wibowo yang berinisiatif membuat aplikasi iAngklung ini. Cara memainkannya juga mirip dengan angklung akustik, yaitu dengan cara digoyangkan.

Angklung kayu karya Dhany Irfansyah juga dipromosikan secara live di Instagram @KBRITokyo. Hadir selaku pembicara dalam acara ini Koordinator Fungsi (Pensosbud) Meinarti Fauzie, Founder Saung Angklung Ujo Taufik Udjo, Pegiat Angklung Milenial Masyhur dan pencipta Angklung kayu Dhany Irfansyah.

Continue Reading

HOT TOPIC