Channel9.id, Jakarta. Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 25 calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia. Penjaringan ini ditujukan untuk mengisi pos diplomasi strategis di berbagai negara sahabat serta organisasi internasional.
Proses uji kelayakan berlangsung selama dua hari pada 22–23 September 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Hasil pertimbangan dari Komisi I selanjutnya diserahkan kepada pimpinan DPR sebelum diteruskan kepada Presiden untuk penetapan akhir.
Para kandidat yang diajukan mencakup jajaran diplomat karir hingga tokoh publik yang diproyeksikan memimpin kedutaan di pos krusial, seperti China, Inggris, India, Iran, hingga Spanyol.
Komisi I DPR menegaskan bahwa seluruh calon masih dalam tahap pemberian pertimbangan konstitusional. DPR tetap membuka ruang masukan dari masyarakat, di mana calon yang memiliki rekam jejak bermasalah dapat tidak direkomendasikan.
Daftar 25 Calon Dubes LBBP RI yang Mengikuti Uji Kelayakan:
- Irawan Ronodipuro: Republik Rakyat China (RRC) merangkap Mongolia (Beijing)
- Baringin M.H. Panggabean: Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan IMO (London)
- Desra Percaya: Republik India merangkap Kerajaan Bhutan (New Delhi)
- Iwan Freddy Hari Susanto: Kerajaan Hasyimiyah Yordania (Amman)
- R. Heru Hartanto Subolo: Republik Yunani (Athena)
- Azis Nurwahyudi: Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda serta Federasi Saint Kitts dan Nevis (Bogota)
- Sigit Suryantoro Widiyanto: Republik Demokratik Timor Leste (Dili)
- Albert Abdi: Republik Tanzania (Dar es Salaam)
- R. Sigit Witjaksono: Republik Sudan (Khartoum)
- Darianto Harsono: Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka merangkap Republik Maladewa (Kolombo)
- Winanto Adi: Kuwait (Kuwait City)
- Epiphania Riris Wusananingdyah: Republik Peru merangkap Republik Plurinasional Bolivia (Lima)
- Tri Tharyat: Kerajaan Spanyol (Madrid)
- Josef A. Nae Soi: Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau (Manila)
- Bagus Hendraning Kobarsyih: Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan (Astana)
- Achsanul Habib: Kerajaan Kamboja (Phnom Penh)
- Wahyuni Refi Satya Bekti: Kerajaan Bahrain (Manama)
- Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake: Republik Afrika Selatan merangkap Republik Botswana
- Lintang Total Paramitasari Parnohadiningrat: ASEAN (Jakarta)
- Zaim Al Khalis Nasution: Republik Islam Iran (Tehran)
- Ratieh Sanggarwaty: Republik Tunisia (Tunis)
- Mohammad Iskandarsyah Derry Aman: Republik Polandia (Warsawa)
- Dindin Wahyudin: Selandia Baru (Wellington)
- Dewi Justicia Meidiwaty: Republik Demokratik Rakyat Laos (Vientiane)
- Yulastiawarman: Republik Kroasia (Zagreb)




