Channel9.id – Surakarta. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, salah satunya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manahan di Kota Surakarta. Seorang pekerja, Daniel Rio Ananta, merasakan perubahan kondisi ekonomi setelah beralih dari pekerjaan lepas menjadi juru masak dengan penghasilan tetap.
Daniel sebelumnya bekerja sebagai kernet buah selama dua tahun dengan penghasilan tidak menentu karena sifatnya sebagai pekerja lepas. Kondisi tersebut mendorongnya mencari pekerjaan lain, terlebih ia menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Dulu pekerjaan saya sebelum di SPPG Manahan ini saya menjadi kernet ikut orang. Kernet buah gitu, selama dua tahun,” kata Daniel, sebagaimana disiarkan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, dikutip Senin (27/4/2026).
Ia kemudian menemukan lowongan kerja di SPPG Manahan melalui media sosial dan memutuskan melamar untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Setelah bekerja selama tujuh bulan, Daniel mengalami peningkatan posisi dari petugas kebersihan menjadi petugas pemorsian hingga akhirnya dipercaya sebagai juru masak.
“Saya cari-cari pekerjaan di Instagram, media sosial, itu dapat di SPPG Manahan sini. Dan Alhamdulillah menguntungkan sekali,” ujarnya.
Daniel menyebut pekerjaan di program MBG memberinya penghasilan lebih stabil sekaligus kesempatan berkontribusi lebih besar bagi keluarganya. Ia juga menilai program tersebut tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Jadi alhamdulilah, sangat menguntungkan sekali,” lanjut dia.
Atas perubahan kesejahteraan yang dirasakannya, Daniel menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah yang menggulirkan program MBG. Ia berharap program tersebut dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat serupa.
“Harapan saya, semoga MBG diperlancar lagi dan bisa menjadi lapangan pekerjaan yang banyak buat masyarakat,” pungkas dia.
HT





