Connect with us

Nasional

Kasus Positif Covid-19 Tembus 3.5 Juta, 100 Ribu Lebih Meninggal

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mencatat penambahan 35.867 kasus baru Covid-19 pada hari ini, Rabu, 4 Agustus 2021. Angka ini lebih tinggi dibanding kemarin yang mencatat penambahan sebanyak 33.900 orang. Dengan penambahan itu, total kasus Covid-19 yang ada di Tanah Air  mencapai 3.532.567.

Tak hanya kasus harian, angka kematian akibat terpapar virus corona pun naik. Tercatat sebanyak 1.747 orang pasien meninggal karena Covid-19. Sehingga totalnya menjadi 100.636.  Angka kematian ini naik dibanding kemarin yakni 1.598 orang.

Baca juga: Naik Lagi, Kasus Covid-19 Bertambah 33.900 

Adapun pasien sembuh dari virus corona mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 34.251 pasien yang dinyatakan bebas dari Covid-19. Kabar baiknya, angka ini naik dari kemarin yang mencatat 31.324 pasien sembuh. Total pasien Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 2.907.920 orang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Dirjen Bina Adwil: Akurasi Data Jadi Kunci Kebijakan yang Efektif

Published

on

By

Dirjen Bina Adwil: Akurasi Data Jadi Kunci Kebijakan yang Efektif

Channel9.id-Jakarta. Direktur Jenderal Bina Adminstarasi Kewilayahan, Safrizal ZA menggelar rapat internal dalam rangka strukturisasi data PPKM berdasarkan output pada Kepmendagri Nomor 440-457 Tahun 2021 tentang Tim Monitoring dan Evaluasi Penerapan PPKM di lingkungan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, secara virtual pada Rabu (15/9/2021).

Dalam arahannya, Safrizal mengatakan tujuan diadakannya rapat ini untuk tingkatkan motivasi dan sinergitas jajaranya. Terutama untuk fokus di 3 agenda prioritas Ditjen Bina Adwil, yakni Penanganan Covid, Cipta Kerja dan turunannya, serta Penyelesaian Batas Daerah.

“Saya perlu mengarahkan, menyelaraskan 3 kinerja tugas prioritas kita. Penanganan Covid-19, cipta kerja dan penyelesaian batas dalam cipta kerja,” kata Safrizal.

Baca juga: Mendagri Apresiasi Peluncuran Aplikasi ASAP Digital Nasional

Lebih jauh, ia menginstruksikan jajaranya untuk lebih bekerja keras dalam akuntabilitas data pengendalian Covid-19. Kata Safrizal, pendataan yang cepat, akurat dan sinkron sangat dibutuhkan dalam upaya pengambilan keputusan.

“Saya berharap teman teman dapat bekerja keras lagi, terutama dalam ketelitian data. Jangan ada lagi gap (perbedaan) data yang kita miliki dengan data rill di lapangan. Karena akurasi data, menjadi kunci kebijakan yang efektif,” jelasnya.

Di akhir paparannya, ia juga berharap jajarannya setelah pelaksanaan rapat kerja dapat langsung membuat rencana aksi dan target waktu penyelesaiannya terkait dengan dengan permasalahan dan target-target kinerja yang hendak dicapai.

Bahkan, Safrizal meminta jajarannya segera bertugas untuk memverifikasi data yang dibutuhkan, khususnya dalam 3 agenda prioritas Ditjen Bina Adwil tersebut.

“Sebagian ada yang cek data, ada yang tugasnya monitor data, ada yang memantau di lapangan. Konfirmasi semuanya. Ini harus dilakukan. Nanti, pertemuan dengan tim kecil ini akan kita bahas Minggu depan,” pungkasnya.

Diketahui, giat rapat internal dalam rangka strukturisasi data PPKM berdasarkan output pada Kepmendagri Nomor 440-457 Tahun 2021 ini, dihadiri Sekretaris Ditjen Bina Adwil, Direktur Dekon TP dan Kerja Sama, Direktur Pol PP dan Linmas, Direktur Waskoban, Direktur MPBK dan para Pejabat Administrator/JFT Ahli Madya. Serta sejumlah Pejabat Pengawas/JFT Ahli Muda di lingkungan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.

Continue Reading

Nasional

Juri Ardiantoro Dilantik Jadi Rektor Unusia, Ini Harapan Ketua PBNU

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Juri Ardiantoro secara resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta periode 2021-2025, di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, pada Kamis (16/9/2021) siang.

Pelantikan tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. Kiai Said juga membacakan ikrar Rektor Unusia, kemudian diikuti oleh Juri Ardiantoro.

Kiai Said berharap agar Unusia Jakarta kelak menjadi universitas andalan di Indonesia di bawah kepemimpinan Juri Ardiantoro.

Sebab Unusia Jakarta memiliki jurusan perkuliahan berbeda dari kampus-kampus lain.

“Mudah-mudahan Unusia ke depan di bawah pimpinan Mas Juri menjadi universitas andalan. Terutama (karena) kita punya jurusan yang tidak ada di lain tempat yaitu Islam Nusantara,” kata Said.

Baca juga: Juri Ardiantoro, Berpetualang dari Rawamangun ke Pentas Nasional

Diketahui, pembacaan surat keputusan pelantikan sebelumnya dibacakan oleh Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Surat itu berisi ucapan terima kasih dan penghargaan yang telah diberikan setinggi-tingginya kepada Rektor Unusia 2015-2021 Prof Maksum Machfoedz.

“Mengangkat dan mengesahkan Dr. H. Juri Ardiantoro sebagai rektor Unusia masa khidmat 2021-2025. Menugaskan kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan menjalankan seluruh tanggung jawab sesuai dengan keputusan dan petunjuk dari PBNU,” ujar Helmy saat membacakan surat keputusan.

Surat keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 3 Shafar 1443 Hijriah yang bertepatan pada 10 September 2021. Surat tersebut ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Prosesi pelantikan Rektor Unusia Jakarta tersebut dilakukan secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini juga disiarkan langsung melalui TVNU. Tampak hadir Dekan Fakultas Islam Nusantara Ahmad Suaedy dan beberapa dosen Unusia Jakarta.

IG

Continue Reading

Nasional

Beri Uang Santunan Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Wamenkumham: Jangan Dilihat dari Besarannya

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kemenkumham menyerahkan salah seorang jenazah korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang sekaligus pemberian santunan sebagai bentuk tali asih sebesar Rp30 juta.

“Kemenkumham menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Kejadian ini sama tidak kita inginkan bersama,” kata Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, Rabu 15 September 2021.

Selain itu, Kemenkumham juga memberikan bantuan Rp6,5 juta untuk biaya pemakaman.

Dia berpesan agar ahli waris dan pihak keluarga korban tidak melihat bantuan tersebut dari jumlahnya, namun lebih kepada bentuk tanggung jawab negara atas kejadian tersebut.

“Jangan dilihat dari besaran uang dukanya, tapi dilihat dari salah satu tanggung jawab dan tali kasih kita kepada keluarga korban,” ujarnya.

Edward menyatakan, sebanyak 25 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang sudah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

“Tidak mudah bagi tim DVI Polri melakukan identifikasi, tapi dengan kerja keras dan profesionalnya, Polri berhasil mengidentifikasi 25 jenazah,” katanya.

Menurutnya, dari 41 korban tersebut cukup sulit bagi tim DVI dan dokter forensik melakukan identifikasi. Atas kerja keras itu, Kemenkumham menyampaikan terima kasih.

Dengan teridentifikasinya 25 korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut, artinya tinggal 16 korban lagi yang saat ini masih diidentifikasi oleh tim DVI dan dokter forensik.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC