Connect with us

Nasional

Kemendagri Minta Semua Pihak Konsisten Kawal Tahapan Kampanye

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal meminta agar semua pihak otoritas untuk tetap menjaga konsistensi dan mengawal kampanye Pilkada agar tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 hingga hari terakhir kampanye pada 5 Desember 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Safrizal pada Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 pada Jum’at, (16/10/2020) dari Kantor Kemendagri, Jakarta

“Karena masa kampanye akan berlangsung cukup lama sampai dengan tanggal 5 Desember, itu kita perlu terus-menerus membina semangat konsisten. Kemudian juga perlu melakukan langkah-langkah untuk mengevaluasi setiap kondisi, memutuskan suatu perkara yang dikira perlu untuk segera diputuskan,” ujar Safrizal.

Baca juga: Kapuspen Kemendagri Dorong Daerah yang Melaksanakan Pilkada Tetap Terapkan Prokes

Dalam rapat Anev ini, Kemendagri dan stakeholder terkait membahas data-data temuan hasil monitoring selama tahapan kampanye dalam Pilkada, di antaranya data analisis persebaran Covid-19 di tiap-tiap daerah Pilkada, pelanggaran tahapan kampanye, dan pelanggaran lainnya termasuk pelanggaran keramaian atau ketertiban umum.

“Dari data yang dikumpulkan sekarang setelah diterima pendaftaran KPU sebanyak 741 Pasangan calon dengan dua Pasangan calon ditolak untuk mendaftar oleh KPU daerah, ini data update sampai dengan 24 September (2020),” tuturnya.

Meski masih terjadi pelanggaran protokol kesehatan, tetapi Safrizal menilai pelanggaran tersebut tidak signifikan. Oleh sebab itu ia mengharapkan agar stakeholder terkait dan aparat keamanan dapat menangatasi hal tersebut.

“Tentu Ini catatan bagi penegak disiplin yang ada di daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka meminimalisir, mereduksi jumlah pelanggaran yang dilakukan,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Kemendagri juga mengundang pers secara terbuka untuk ikut menyaksikan melalui live streaming Youtube official Livestreaming Kemendagri. “Acara ini juga dapat disaksikan atau diikuti pula oleh insan pers sebagai salah satu wujud keterbukaan informasi kita,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Kasus Covid-19 Bertambah 4.295, Jabar Masih Tertinggi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mencatat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 4.295, pada Senin (17/05). Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di tanah air berjumlah 1.744.045, sejak ditemukan kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Tercatat penambahan 212 orang meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona, sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 total berjumlah 48.305.

Baca juga: Pascalibur Learan Pemerintah Pantau Mobilitas Masyarakat

Adapun pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 5.754 orang. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan penambahan tersebut, jumlah penderita yang sembuh mencapai 1.6606.811 orang.

Jawa Barat menjadi masih menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19 setelah menambah 1.361 kasus. Sementara itu, Jawa Tengah berada di urutan kedua dengan menambah 673 kasus. Sementara itu, DKI Jakarta di posisi tiga dengan penambahan kasus sebanyak 421.

Continue Reading

Nasional

Generasi Muda Harus Mewarisi Semangat Juang Brigjend Hasan Basri

Published

on

By

Generasi Muda Harus Mewarisi Semangat Juang Brigjend Hasan Basri

Channel9.id-Banjarbaru. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ke-72, di Taman Makam Pahlawan Nasional H. Hasan Basry, Senin (17/5).

Suasana Peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ke 72  berlangsung dengan khidmat. Upacara yang dimulai dengan pembacaan Proklamasi oleh Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA. Tampak terlihat veteran pejuang kemerdekaan Kalimantan Selatan serta beberapa komunitas sepeda onthel lengkap dengan atribut perjuangan, membuat suasana upacara semakin khidmat.

Supian HK mengatakan semangat juang yang diperlihatkan oleh Brigjend TNI (Purn.) Hasan Basry harus diwarisi oleh para pemuda saat ini.

“Pemuda-pemudi Banua saat ini harus bahu membahu melanjutkan perjuangan pejuang-pejuang yang telah gugur membela tanah air kita,” jelasnya.

Diakhir kegiatan, Supian HK juga menyempatkan diri mendoakan mendiang Brigjend. Hasan Basry. Acara dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Ketua DPRD Supian, HK bersama Pj. Gubernur Safrizal ZA di kawasan makam Pahlawan.

Continue Reading

Nasional

Perhatian! Pemerintah Buka Formasi CPNS 31 Mei Mendatang

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah akan membuka pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 31 Mei mendatang. Pendaftaran CPNS 2021 ini akan dilakukan beriringan dengan beriringan dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Adapun jumlah kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2021 ini tercatat sebanyak 1.275.387 orang dalam penerimaan CPNS 2021.

Merujuk pada seleksi CPNS 2019 seperti dilansir dari laman sscn.bkn.go.id, batas usia pelamar CPNS Tahun 2019 saat mendaftar adalah minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun atau maksimal 40 tahun bagi pelamar yang melamar jabatan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis.

Dosen, Peneliti, dan Perekayasa yang memiliki kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019.

Baca juga: Pendaftaran CPNS Dibuka 11-24 November, Ini yang Perlu Dipersiapkan Pelamar 

Selanjutnya, pelamar CPNS juga tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

Pelamar juga tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI, anggota kepolisian atau pegawai swasta.

Selain itu, calon pelamar juga tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI atau anggota kepolisian, tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.

Pelamar wajib memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan, sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, serta Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Proses pendaftaran akan dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN). Hal ini dilaksanakan dengan pertimbangan animo peserta yang begitu banyak di tahun lalu.

Portal tersebut akan mempermudah peserta dalam melakukan proses pendaftaran secara terpusat melalui laman SSCASN, sscasn.go.id, yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebelumnya, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyebut, BKN telah meningkatkan fitur teknologi dalam SSCASN, di mana peserta seleksi ASN sudah tidak perlu lagi mengunggah sejumlah dokumen, seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat melakukan pendaftaran.

Merujuk pada penerimaan CPNS 2019 peserta seleksi masih harus menyiapkan beberapa dokumen utama. Ini diantaranya scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, Kartu Keluarga (KK), pas Foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamar. Dokumen yang perlu disiapkan pelamar tersebut kemudian diunggah ke dalam portal SSCASN.

Sedangkan pada seleksi CPNS tahun ini, akan berbeda karena adanya peningkatan fitur dalam layanan SSCASN tersebut.

“Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti,” jelas Bima.

IG

Continue Reading

HOT TOPIC