Nasional

Kunjungi Desa Adat Sade, Menpar Siapkan Langkah Pemulihan Pascakebakaran

Channel9.id – Lombok Tengah. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilanda kebakaran pada 22 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Widiyanti menyatakan pemerintah bakal menyiapkan langkah pemulihan terhadap akibat kebakaran tersebut.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Desa Sade menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor pariwisata sekaligus berperan dalam mempertahankan tradisi masyarakat Sasak.

“Sebagian besar masyarakat Sade merupakan pelaku pariwisata yang selama ini menjaga tradisi sekaligus menjadi bagian penting dari wajah pariwisata Lombok,” kata Widiyanti di lokasi, Rabu (2/9/2026).

Karena itu, Widiyanti mengatakan kunjungannya dilakukan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat yang terdampak, termasuk para pelaku pariwisata dan ibu-ibu penenun.

“Hari ini saya datang ke Sade untuk hadir bersama masyarakat dan bertemu langsung dengan mereka, mulai dari ibu-ibu penenun hingga kepala desa. Saya ingin mendengar keluhan dan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, dan Tim Lapangan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok per 27 Agustus 2026, kebakaran berdampak pada 189 kepala keluarga dan 320 pelaku pariwisata.

Kerusakan tercatat meliputi 75 rumah adat, 69 artshop, delapan lumbung alang, satu menara pantau, empat berugak sekenam, enam berugak sakepat, serta satu bale beleq yang berfungsi sebagai museum. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga terdampak.

Penanganan pada masa tanggap darurat dilakukan Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah, Poltekpar Lombok, BNPB, TNI/Polri, dan PMI. Bantuan yang disalurkan antara lain logistik harian dan dukungan dapur umum yang melibatkan mahasiswa Poltekpar Lombok.

Pemulihan ekonomi masyarakat juga mulai disiapkan melalui bantuan alat tenun bagi para penenun serta realokasi tempat usaha sementara bagi warga yang kehilangan ruang usaha akibat kebakaran.

Pemerintah turut memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing bagi anak-anak terdampak. Selain itu, Pokdarwis mendapat bimbingan teknis mengenai standar operasional prosedur tanggap darurat.

Dalam rencana pemulihan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan museum sementara dan masjid. Langkah tersebut dipersiapkan, antara lain, untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pariwisata menjelang periode ramai kunjungan yang berkaitan dengan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

Setelah meninjau lokasi, Widiyanti menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Forkopimda, serta pemangku kepentingan pariwisata.

Rapat tersebut membahas penyelarasan langkah pemulihan Desa Adat Sade agar penanganannya dapat dilakukan secara terkoordinasi, baik untuk kebutuhan jangka menengah maupun jangka panjang, dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat serta nilai budaya dan arsitektur tradisional Sasak.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  74  =  82