Lakuna Rilis Single ‘Hati dan Logika’ tentang Refleksi Penerimaan dan Kekalahan
Lifestyle & Sport

Lakuna Rilis Single ‘Hati dan Logika’ tentang Refleksi Penerimaan dan Kekalahan

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup band yang punya ciri khas tersendiri dan memberi warna pada industri musik Tanah Air. Ada masanya ketika manusia tidak lagi merasa lelah terhadap masalah yang tak kunjung usai. Bukan karena terbiasa, melainkan karena sebagian dari dirinya perlahan kehilangan makna untuk bertahan.

Dalam ruang hampa tersebut, langkah diambil tanpa arah, dan hidup terasa hanya sebagai tubuh yang terus bergerak. Fenomena psikologis inilah yang coba dipotret oleh unit musik Lakuna melalui single terbaru mereka bertajuk ‘Hati dan Logika’.

Grup yang digawangi Yoko Pratama (vokal), Fajar Bagus Anoraga (gitar lead), Kelfin Jaya (keys), Tian Fathur “Echi” (gitar rythm), Aziz Ali (bass), dan Eduward Bate (drum) ini menelusuri ruang batin manusia yang terjebak di antara rasa dan pikirannya sendiri.

Lagu ini lahir dari titik kegelisahan saat seseorang menghayati persoalan duniawi melalui hati yang sakit, sembari mencoba memahami pola semesta melalui logika yang penuh tanya.

Tema besar ‘Hati dan Logika’ ternyata bukan sekadar imajinasi. Fajar Bagus mengungkapkan bahwa lagu ini berakar dari pengalaman personal sang drummer, Eduward Bate. Eduward mengakui bahwa lirik lagu ini menggambarkan pergulatan batinnya saat menghadapi situasi yang membuatnya kehilangan arah.

“Lewat lagu ini, aku ingin menyampaikan bahwa lirik ‘aku kalah’ adalah bentuk penerimaan untuk bisa melanjutkan hidup,” ujar Eduward. Alih-alih dimaknai sebagai akhir dari segalanya, kekalahan dalam lagu ini dipandang sebagai titik balik untuk berdamai dengan keadaan.

Secara musikal, Lakuna menghadirkan nuansa yang reflektif, dingin, dan sunyi. Petikan gitar akustik dan lapisan piano yang intim mendominasi aransemen, seolah mengajak pendengar masuk ke dalam dialog batin yang personal. Vokal latar yang disematkan juga mempertegas emosi keraguan dan penerimaan yang tumbuh perlahan di sepanjang lagu.

Proses produksi lagu ini berlangsung selama dua bulan, yakni pada Oktober hingga November 2025 di Kamaya Studio. Dalam penggarapannya, Lakuna juga mendapatkan masukan dari Aril (Mati di Saturnus), khususnya untuk departemen gitar akustik.

‘Hati dan Logika’ yang resmi tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 15 Mei 2026 ini merupakan gerbang pembuka menuju album perdana mereka yang bertajuk Epiprolog.

Album tersebut dijadwalkan rilis pada Juli mendatang dan akan merangkum perjalanan manusia dalam menghadapi kehampaan hingga proses berdamai dengan diri sendiri.

Yoko Pratama menjelaskan bahwa setelah perilisan single ini, Lakuna telah menyiapkan rangkaian agenda padat untuk menyapa para pendengarnya.

Agenda mendatang Lakuna, di antaranya, Mei 2026: Perilisan Video Lirik Hati dan Logika, Akhir Juni 2026: Perilisan Live Session, Juli 2026: Peluncuran Album Penuh Epiprolog

Dengan narasi yang kuat dan aransemen yang menyentuh, Lakuna berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi mereka yang tengah berjuang di antara perasaan dan logika, serta memberikan keberanian untuk menerima kekalahan sebagai langkah awal menuju pemulihan.

Kontributor; Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  69  =  78