Connect with us

Nasional

Mendagri Ingatkan ASN dan Pihak Penyelenggara Pemilu Harus Netral

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak penyelenggara di daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak bersikap netral.

Hal itu disampaikan Mendagri dalam acara Webinar Nasional Pilkada Berintegritas 2020 pada Selasa, 20 Oktober 2020.

Selain itu, Tito juga menyoroti soal mutasi di lingkungan ASN. Sesuai Undang-Undang Pilkada, lanjutnya, sesuai dengan aturan Undang-Undang (UU) Pilkada sebelum enam bulan penetapan pasangan calon (Paslon).

“Kecuali atas dasar persetujuan Menteri dengan tiga pengecualian, pertama apabila jabatan itu memang kosong (daerah tidak ada pejabat yang memimpin), kedua pejabatnya sedang dalam proses hukum atau ditahan oleh aparat penegak hukum, dan ketiga, kalau pejabat di daerahnya wafat,”ujar Tito.

“Kemarin ada yang melakukan sehingga akhirnya diskualifikasi, yaitu Kabupaten Ogan Ilir, ada dugaan demikian, sehingga temuan Bawaslu kemudian di follow up oleh KPU,” lanjutnya.

Baca juga: ASN Jadi Timses Paslon, Pjs Gubernur Kepri: Hari Ini Juga Harus Mundur

Tito juga berharap pihak penyelenggara, seperti KPU dan Bawaslu dapat berfungsi sebagai wasit saat pelaksanaan Pilkada Serentak dapat bersikap netral.

“Wasit sangat menentukan, kalau wasit netral, wasitnya baik maka akan dihormati dan disegani. Tetapi kalau seandainya berpikirnya kapan lagi lima tahun sekali, maka itu akan menjadi awal permasalahan di daerah itu awal ketidakpercayaan,” tegasnya.

Selain itu, Tito mewanti-wanti tidak ingin melihat pesta demokrasi menjadi pesta yang transaksional. Ia juga meminta kepada penegak hukum, aparat keamanan dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran, terutama transaksional untuk memperoleh kemenangan.

“Saya mohon dengan hormat kepada jajaran penegak hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemudian Polri, kejaksaan, saya sudah sampaikan juga kalau ada oknum yang berbuat demikian tindak tegas. Untuk memberikan contoh kepada yang lain, memberikan efek deteren kepada yang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut Tito mengimbau agar paslon dan partai pendukung dapat berkompetisi secara sehat, artinya siap menang dan siap kalah.

“Jangan siap menang dan tidak siap kalah, karena pasti ada yang menang dan ada yang kalah tapi kompetisinya harus sehat maka gunakan cara-cara yang sehat juga,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Sambut Nataru, KAI Madiun Siap Operasikan 4 KA

Published

on

By

Channel9.id-Madiun. Sambut libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, akan mengoperasikan empat kereta api (KA) selama liburan.

KAI Daop 7 Madiun telah membuka layanan pemesanan tiket KA libur Natal dan tahun baru. Bagi para calon penumpang dapat melakukan pemesanan secara daring yang bisa dipesan H-30 keberangkatan untuk KA jarak jauh dan H-14 untuk KA lokal melalui aplikasi KAI Access serta mitra eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI.

“KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan empat KA pada Desember 2020 untuk melayani penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Rabu (2/12).

Adapun Kereta yang dioperasikan Daop Madiun adalah KA Brantas relasi Blitar–Pasarsenen, KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong, KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen Jakarta, dan KA Anjasmoro relasi Jombang-Pasarsenen Jakarta.

Ixfan menjelaskan dari empat KA tersebut, ada dua KA yang beroperasi pada hari-hari tertentu yakni KA Singasari yang berangkat dari Blitar dan KA Anjasmoro keberangkatan Stasiun Jombang, keduanya tujuan Pasarsenen Jakarta.

Selain empat KA dengan keberangkatan wilayah Daop 7 Madiun, juga terdapat beberapa KA yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun guna melayani liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Yaitu KA Bima, Gajayana, Argo Wilis, Turangga, Malabar, Jayakarta, dan Matarmaja.

Ixfan menjelaskan untuk pengoperasian KA tersebut akan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah seperti mewajibkan para penumpang menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan di tempat yang disediakan ataupun menggunakan penyanitasi tangan.

Selain itu, penumpang KA jarak jauh juga diwajibkan menunjukkan dokumen kesehatan berupa tes cepat atau surat bebas gejala influenza, serta menggunakan face shield selama berada di atas KA hingga tiba di tujuan.

“KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat bertujuan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh penumpangnya sehat sampai di tujuan,” ujarnya.

Continue Reading

Nasional

Respon Generasi Milenial IAIN Metro Gelar Diklatpim

Published

on

By

Channel9.id – Metro. Sebanyak 40 Aktivis Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Lampung mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (Diklatpimda).

Ida Umami Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Metro mengatakan pengurus organisasi kemahasiswaan harus dibekali wawasan kepemimpinan yang cukup untuk menjawab masalah-masalah yang dihadapi.

“Pengurus Ormawa yang notabene generasi millennial harus paham situasi nasional dan global agar kelak menjadi sarjana yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Ida didampingi Lucki Kasubbag Kemahasiswaan, Rabu (1/12).

Kepada mahasiswa Mantan Direktur Pascasarjana IAIN Metro ini berharap agar mahasiswa menjadikan kampus sebagai laboratorium kepemimpinan yang efektif.

“Saya berharap kalian banyak belajar memimpin dan dipimpin di kampus IAIN Metro ini, karena di sini gudangnya SDM,” katanya.

Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Diktis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Ruchman Basori sebagai salah satu nara sumber mengatakan mahasiswa sepanjang sejarah bangsa telah memainkan fungsi perubahan sehingga muncul fakta angkatan kebanhgkitan nasional 1908, sumpah pemuda 1928, kemerdekaan 1945, pejuang ampere 1966, Angkatan 1974 hingga melahirkan reformasi 1998.

Atas peran sejarah inilah lanjut Mantan Aktivis ’98 ini mahasiswa disebut the agent of change, the agent of intelectual, dan the agent of development.

“Regenerasi kepemimpinan harus terus dilakukan karena pemimpin bukan lahir dengan sendirinya tetapi harus diciptakan,” lanjut Ruchman.

Ruchman mengutip Imam Al-Mawardi dalam Al-ahkam Al Sulthoniyah, kepemimpinan dalam pandangan Islam adalah sebuah keharusan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Keberadaan pemimpin (imamah) sangat penting, karena imamah mempunyai dua tujuan: Pertama, li khilafati an-nubuwwah fi-harosati ad-din, yakni sebagai pengganti misi kenabian untuk menjaga agama; dan kedua: Wa sissati ad-dunnya, untuk memimpin atau mengatur urusan dunia,” terangnya.

Kepada pemimpin mahasiswa millennial Mantan Ketua I Senat Mahasiswa Mahasiswa IAIN Walisongo menegaskan mahasiswa adalah Indonesia Masa Depan dan Masa Depan Indonesia.

“Jangan sia-siakan studi di perguruan ntinggi hanya dengan kuliah di kelas, jadilah aktivis untuk merubah dunia dan memberikan manfaat untuk kemanusian,” tegasnya.

Di akhir sessi Ruchman menyampaikan 3 peran utama pemimpin mahasiswa yaitu Path-Finding yaitu terus mencari alur/benang merah keberadaan organisasi; aligning: penyelarasan terhadap semua aspirasi anggota dan peran empowerment, yaitu pemberdayaan terhadap semua sumber daya anggota.

Diklatpimda adalah jenjang pengkaderan pemimpin Ormawa tingkat dasar. Pada level menengah adalah Diklatpim Lanjutan (Diklatpimlan) dan untuk jenjang tertinggi adalah Diklatpimnas.

RB

Continue Reading

Nasional

Pembentukan Pemerintahan Sementara Papua Barat Hanya Gimik

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Christina Aryani menilai, pembentukan Pemerintahan Sementara Papua Barat oleh Ketua The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda hanya sebatas gimik.

Lantaran, Benny hanya memanfaatkan momen pada 1 Desember untuk mengangkat isu kemerdekaan Papua.

“Tiap kali 1 Desember always the same thing. Mereka kan selalu memanfaatkan momen itu,” katanya, Rabu (2/12).

Karena itu, Christina menganggap apa yang dilakukan ULMWP hanya gimik untuk mencari perhatian.

“Mereka pasti mencoba gimik-gimik baru untuk menarik perhatian bahkan kayak di sidang PBB. Itukan kita lihat ada pattern, ada pola yang selalu diambil. Ya namanya orang usaha ya pasti segala sesuatu dilakukan,” kata Christina.

Christina menyatakan, apapun usaha yang dilakukan tidak membuat wilayah tersebut lepas dari NKRI.

“Nah sekarang masalahnya mau gimana? Lepas dari Indonesia? Ya ga bisalah, kita mengakui NKRI itu satu. Lalu kaya di Inggris dulu juga deklarasi, di Oxford, di sana juga mengakuinya Indonesia kita kok,” kata Christina.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC