Mendagri di acara wisuda IPDN
Nasional

Mendagri: IPDN Lahirkan Ilmuwan Pemerintahan untuk Perkuat Birokrasi

Channel9.id-Jatinangor. Mendagri Tito Karnavian menegaskan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah berhasil melahirkan ilmuwan di bidang pemerintahan yang akan memperkuat birokrasi Indonesia. Hal itu disampaikan saat menghadiri Sidang Senat Terbuka IPDN dalam rangka Wisuda Program Sarjana Terapan, Magister Terapan, Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan Program Doktor Ilmu Pemerintahan Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

Pada wisuda tersebut, IPDN meluluskan sebanyak 1.404 mahasiswa yang terdiri atas 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.

Mendagri mengatakan, momen wisuda bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para lulusan dan keluarga, tetapi juga bagi IPDN serta negara. Menurutnya, melalui proses pendidikan yang panjang, IPDN berhasil mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang ilmu pemerintahan.

“Tentu ini juga membahagiakan bagi negara, kenapa? Karena telah lahir para pemikir-pemikir di bidang ilmu pemerintahan dengan berbagai jenjang tingkatan S1, S2, dan S3,” ujarnya.

Ia menjelaskan, profesi di bidang pemerintahan harus dibangun di atas landasan ilmu pengetahuan. Karena itu, aparatur pemerintahan dituntut memiliki kemampuan akademik, menjunjung kode etik, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Tito, penguasaan ilmu pemerintahan menjadi pembeda antara kebijakan yang disusun berdasarkan kajian ilmiah dengan keputusan yang hanya mengandalkan intuisi. Karena itu, lulusan IPDN dibekali kemampuan berpikir ilmiah agar mampu merumuskan kebijakan publik berdasarkan teori, data, dan metodologi yang tepat.

“Tapi saya harus ingatkan, terutama untuk teman-teman yang S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah kemampuan mindset, merubah cara berpikir, cara berpikir ilmiah yang lebih kompleks,” katanya.

Kepada para lulusan Program Sarjana Terapan yang akan segera memasuki dunia birokrasi, Mendagri mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Dengan menjadi sarjana dan insyaallah enggak lama lagi juga dilantik [menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil]. Maka adik-adik akan memulai hidup yang baru, hidup di birokrasi pemerintahan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh lulusan IPDN dapat mengabdikan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menjaga integritas selama menjalankan tugas.

“Kita harapkan juga 1.204 yang lulus ini juga nanti mengakhiri semua kariernya dalam keadaan yang baik dan nama yang baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua. Kepada para wisudawan, selamat telah wisuda hari ini. Selamat menjadi seorang ilmuwan,” tandasnya.

Baca juga:  Mendagri Tito: Rekrutmen Bersih Kunci IPDN Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  19  =  27